Minggu, 20 September 2026
11:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Koalisi Indonesia Maju (2019)

Koalisi Indonesia Maju (2019)

koalisi partai politik dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019

250px-JokowiAminLogo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Calon PresidenJoko Widodo
Calon Wakil PresidenMa'ruf Amin
Ketua Tim SuksesErick Thohir
SekretarisHasto Kristiyanto
Dibentuk10 Agustus 2018 (2018-08-10)
Dibubarkan26 Juli 2019 (2019-07-26)
Didahului oleh
Diteruskan oleh
IdeologiPancasila
Jokowisme
Posisi politikTenda besar
Anggota
Warna  Merah
  Putih
DPR RI
525 / 575
DPRD I
2.013 / 2.232
DPRD II
15.756 / 17.340
120px-National_emblem_of_Indonesia_Garuda_Pancasila.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden serta anggota DPR, DPRD, dan DPD
TAHUN 2019
60px-Indonesian_Presidential_Seal_gold.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian_Vice_Presidential_Seal_gold.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Coat_of_arms_of_the_People%27s_Representative_Council_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Coat_of_arms_of_the_Regional_Representative_Council_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Berdasarkan provinsi
Berdasarkan provinsi
Pilpres sebelumnya
Pilpres setelahnya
Pileg sebelumnya
Pileg setelahnya

Koalisi Indonesia Maju (sebelumnya bernama Koalisi Indonesia Kerja) adalah nama koalisi yang mendukung pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, yakni Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Koalisi ini sendiri secara resmi berdiri bersamaan dengan diserahkannya nama calon Presiden-Wakil Presiden RI Joko Widodo-Ma'ruf Amin ke Komisi Pemilihan Umum pada 10 Agustus 2018.[3]

Penamaan koalisi ini merupakan lanjutan dari Koalisi Indonesia Hebat yang pernah digunakan oleh calon presiden petahana Joko Widodo pada kampanye tahun 2014 yang lalu.[4]

Koalisi ini didirikan oleh sepuluh partai politik, antara lain Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Selain itu, jumlah tim kampanye nasional partai ini berjumlah 150 orang.[5]

Pada 26 Juli 2019, Tim Kampanye Nasional beserta Tim Kampanye Daerah seluruh Indonesia secara resmi dibubarkan oleh Joko Widodo seiring berakhirnya tugas kampanye dalam pemilihan umum presiden Indonesia 2019 di Menteng, Jakarta Pusat.[6]

250px-Joko_Widodo_Coalition_Party_dinner.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Joko Widodo bersama pemimpin partai Koalisi Kerjasama Partai Pendukung Pemerintah (KP3) sedang makan malam, Juli 2018. Dari kiri ke kanan: Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto, Megawati Sukarnoputri, Joko Widodo, Surya Paloh, Oesman Sapta Odang and Muhammad Romahurmuziy.

Keanggotaan

Setelah pemilihan umum presiden Indonesia 2019 digelar, setidaknya terdapat dua belas partai politik yang mendukung pemerintahan Joko WidodoMa'ruf Amin. Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Amanat Nasional merupakan partai politik oposisi yang bergabung ke dalam pemerintahan.

Partai Politik Ketua Umum Kursi DPR RI
(2019)
  PDI-P Megawati Soekarnoputri
128 / 575
  Golkar Airlangga Hartarto
85 / 575
  Gerindra[a] Prabowo Subianto
78 / 575
  NasDem Surya Paloh
59 / 575
  PKB Muhaimin Iskandar
58 / 575
  Demokrat[b] Agus Harimurti Yudhoyono
54 / 575
  PAN[c] Zulkifli Hasan
44 / 575
  PPP Suharso Monoarfa
19 / 575
  Perindo Hary Tanoesoedibjo
0 / 575
  Berkarya[d] Muchdi Purwoprandjono
0 / 575
  PSI Grace Natalie
0 / 575
  Hanura Oesman Sapta Odang
0 / 575
  PBB Yusril Ihza Mahendra
0 / 575
  PKPI Yussuf Solichien
0 / 575

Direktorat

Adapun koalisi ini memiliki 11 direktorat antara lain perencanaan, konten, komunikasi politik, media dan sosmed, kampanye, pemilih muda, penggalangan dan penjaringan, logistik dan Alat Peraga Kampanye, hukum dan advokasi serta saksi dan relawan.[7][8]

Tim Kampanye Nasional

Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja berjumlah 150 orang, dengan beberapa jabatan penting dipegang oleh:[5]

Catatan

  1. 1 2 sejak 23 Oktober 2019
  2. 1 2 sejak 21 Februari 2024
  3. 1 2 sejak 31 Agustus 2021
  4. 1 2 sejak 12 Juli 2020

Referensi

  1. Nicholas Ryan Aditya; Rakhmat Nur Hakim (31 Agustus 2021). "PAN Resmi Gabung ke Koalisi Pemerintah". Kompas.com.
  2. "Usai Munaslub Presidium, Berkarya Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin". Detik.com. Jakarta. 12 Juli 2020.
  3. "Koalisi Indonesia Adil Makmur lawan Koalisi Indonesia Kerja Jokowi - Tempo". Tempo.co. 19 September 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. 1 2 Haryanto, Andry; Kiansantang, Jennar, ed. (20 Agustus 2018). "Koalisi Indonesia Kerja Setor 150 Nama Tim Kampanye ke KPU, Ini Daftarnya". Liputan6.com.
  5. Martinus, Yaspen (2019-07-26). Martinus, Yaspen (ed.). "Hari Ini Jokowi Pimpin Pembubaran TKN Koalisi Indonesia Kerja, 10 Parpol akan Terus Kawal Pemerintah". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-09-05.
  6. "Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Telah Terbentuk". Tribunnews.com. 2018-08-11.
  7. Kuwado, Fabian Januarius (2018-08-11). "Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Terbentuk, Tinggal Pilih Ketua". Kompas.com.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan