Partai Aceh | |
|---|---|
| Singkatan | PA |
| Ketua umum | Muzakir Manaf |
| Sekretaris Jenderal | Aiyub Abbas |
| Wakil Ketua Umum | Jufri Hasanuddin |
| Dibentuk | 7 Juni 2007 |
| Kantor pusat | Banda Aceh |
| Ideologi | Nasionalisme Aceh Regionalisme Aceh |
| Posisi politik | Sayap-kanan |
| Afiliasi nasional | Koalisi Indonesia Maju |
| Nomor urut | 21 |
| Kursi di DPRD I | 20 / 81
|
| Kursi di DPRD II | 116 / 620
|
| Situs web | |
| www.partaiaceh.org | |
Partai Aceh (bahasa Aceh:Peurté Acèh) atau bisa disingkat PA adalah partai politik lokal di Indonesia. Partai ini ikut serta dalam pemilu tahun 2009 di provinsi Aceh, dan merupakan partai terbesar di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.[1][2]
Ketua Umum
| No. | Potret | Ketua umum | Mulai menjabat | Selesai menjabat | Wakil | Ket. |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Muzakir Manaf | 7 Juni 2007 | Petahana | Jufri Hasanuddin |
Sejarah
Partai Aceh sebelumnya dikenal sebagai Partai GAM (Partai GAM) setelah Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sebuah kelompok separatis yang mengobarkan perang untuk kemerdekaan Aceh dari tahun 1976 hingga 2005. Banyak pemimpin partai tersebut adalah tokoh senior GAM, termasuk ketuanya Muzakir Manaf, yang merupakan mantan komandan sayap militer GAM.
Pemilu 2009
Partai tersebut mencalonkan diri dalam Pemilu 2009 di Aceh, dan diperkirakan menang di setidaknya 15 dari 21 kabupaten di Aceh. Partai tersebut memasang target 70% suara Aceh. Selama kampanye pemilu, gedung dan kendaraan partai diserang, termasuk penggunaan granat dan bom. Tembakan dilepaskan ke arah anggota partai. Dalam beberapa kesempatan, personel TNI menurunkan bendera Partai Aceh.[3][4]
Partai tersebut meraih 46,91% suara di provinsi tersebut, yang sejauh ini merupakan perolehan suara terbesar, mengalahkan partai lokal dan nasional. Jumlah ini cukup untuk memberikan mereka 33 dari 69 kursi di legislatif provinsi.[5]: 226–227 [6]
Pemilu 2012
Zaini Abdullah dari Partai Aceh terpilih dengan 55,9% suara pada Pemilihan Gubernur Aceh 2012.[7]
Pemilu 2014
Partai ini ikut serta dalam Pemilu Legislatif 2014, yang sekali lagi hanya terjadi di Aceh. Meskipun mereka optimis bahwa partai ini akan memenangkan 60 hingga 70% suara masyarakat Aceh selama kampanye pemilu, tetapi suara mereka turun tajam menjadi 35,3 persen, meskipun angka ini cukup untuk mewakili pluralitas. Salah satu penyebab turunnya perolehan suara adalah konflik internal partai yang berkecamuk sejak Februari 2011, yang menyebabkan beberapa anggota Partai Aceh hengkang dan mendirikan Partai Nasional Aceh. Partai Aceh meraih 29 dari 81 kursi di legislatif provinsi.[5]: 229–230
Susunan Pengurus Partai
Berikut susunan pengurus DPA-PA periode 2023–2028[8]:
Majelis Tuha Peut
- Ketua: Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar
- Wakil Ketua: Tgk. H. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi)
- Anggota:
- H. Muzakir Manaf (Mualem)
- H. Aiyub Bin Abbas
- H. Usman Abubakar (Pos Men)
- Abi Mawardi (Aceh Rayek)
- H. Mukhtaruddin (Abu Mekkah)
- Tgk. H. Sofyan Mahdi Bin Bayak (Abon Arongan)
- Tgk. H. Azhari Abd. Latief
Dewan Penasehat
- Ketua: Saiful Bahri (Pon Yaya)
- Wakil Ketua: Iskandar Usman Al-Farlaky
- Anggota:
- Tarmizi, M. Yusuf (Pang Ucok)
- Muhammad Sulaiman
- Rita Satria Syarbaini
- Tgk. M. Nazir
- Jauhari
- Tgk. M. Isa
Mahkamah Partai
- Ketua: Muslim Usman
- Wakil Ketua: Tgk. Akhyar A Rasyid
- Anggota:
- Drs. H. Bukhari
- Ir. T. Iskandar
- Mohd. Nurdin Bin M. Hasan
- Drs. Tgk. H. Adnan Beuransah
- Hasnawi
Dewan Pengurus Pusat
- Ketua Umum: H. Muzakir Manaf (Mualem)
- Ketua Harian: Tgk. H. Anwar Ramli
- Wakil Ketua Bidang:
- Ir. H. Jufri Hasanuddin, MM
- Ermiadi Abdul Rahman
- Juanda Djamal
- Lukman Hakim
- Azhari M. Nur H. Maop
- Suadi Sulaiman
- Efendi
- Nurzahri
- Fadjri
- Kennedi Husen
- Tgk. Zulfanuddin
- Syamsul Bahri Sarjev
- Sri Mawarni
- Alfa Rahman
- Hj. Ummi Kalsum
- Dr. Fajran Zain
- Muhammad Raviq
Sekretaris Jenderal
- Sekretaris Jenderal: H. Aiyub Abbas, S.I.P
- Wakil Sekretaris Jenderal:
- Dr. T. Rasyidin
- Dr. H. Said Mulyadi
- Taufik Muhammad
- Samsuar M. Thaleb
- Sofyan
- Agam Nur Muhajir
- Hj. Siti Nahziah
- Syarifah Nafisah
- Ayyub Sabar
- Said Firdaus
- Tgk. Muksalmina
- Safrizal
- Muhammad Zakiruddin
- Sarjani (Imum Jhon)
- Hj. Marlina Usman
- Haspiana Hanafiah
- T. Nasruddinsyah
Bendahara
- Bendahara Umum: Zulfadhli (Abang Samalanga)
- Wakil Bendahara Umum:
- Hj. Aisyah Ismail,
- Hendri Muliana
- Nurlaili
- Tgk. H. Muharuddin
- Arman
- Zakaria N. Yacob
- H. Sopian Adami
- Abdul Jalil
- Hj. Cut Fatma Dahlia
- Sitti Nurmasyithah
- Fajriah
- Nur Ainun
- Nurliana
- Bertina
- Asnidar
- Syarifah Nurjannah
- Cut Mardhiah
- Suryana Usman
- Nona Supriana
- Chairunnisa
- Rahmi Bustami
- Mustawa Agustina
- Tetty Verawati
- Nur Afni
- Erita
- Nelus Saidah
Referensi
- ↑ Hillman, Ben (2012). "'Power Sharing and Political Party Engineering in Conflict-Prone Societies: The Indonesian Experiment in Aceh". Conflict Security and Development. 12 (2): 149–169. doi:10.1080/14678802.2012.688291. S2CID 154463777.
- ↑ Simanjuntak, Hotli (18 Agustus 2008). "Finally, Aceh local parties to take part in general election". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2008. Diakses tanggal 2017-05-27.
- ↑ "Indonesia: Pre-Election Anxieties in Aceh" (PDF). International Crisis Group (dalam bahasa Inggris). 9 September 2008. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 10 September 2008. Diakses tanggal 26 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Majalah Tempo Maret 31-April 06". No. 0931. 2009. hlm. 46–47.
- 1 2 Nainggolan, Bestian; Wahyu, Yohan (2016). Partai Politik Indonesia 1999-2019 (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Kompas Media Nusantara. ISBN 978-602-412-005-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) - ↑ "Partai Aceh dan Demokrat Kuasai Kursi DPRA dan DPR". Media Indonesia. 4 Mei 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Januari 2010. Diakses tanggal 26 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "IFES - UPDATED - Elections in Aceh: Another Step Forward". 2012-10-16. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-16. Diakses tanggal 2021-11-07.
- ↑ "struktur partai aceh". Partai Aceh. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juli 2026. Diakses tanggal 26 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Lihat pula
- Partai politik di Indonesia
- Pemerintahan Aceh
- Komisi Independen Pemilihan
- Pemilihan umum legislatif Indonesia 2019
- Komite Peralihan Aceh
- Kesepakatan Helsinki
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi

- (Indonesia) Website resmi Komisi Independen Pemilihan
- (Indonesia) Website resmi Komisi Pemilihan Umum Diarsipkan 2021-01-25 di Wayback Machine.
| Nasional |
| ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lokal Aceh | |||||||
Keterangan: Miring - tidak mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan ketentuan ambang batas parlemen. | |||||||
| Nasional |
| ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lokal Aceh | |||||||||||||||
Keterangan: Miring - tidak mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan ketentuan ambang batas parlemen. | |||||||||||||||