Senin, 28 September 2026
16:47 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Partai Republika Nusantara

Partai Republika Nusantara

partai politik di Indonesia

Partai Republika Nusantara
250px-Logo_Partai_Republika_Nusantara.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua umumLetjen. (Purn) Drs. H. Syahrir, MS, SE
Sekretaris JenderalDrs. Yus Sudarso, SH, MH, MM
Dibentuk20 Mei 2007
Dibubarkan10 Maret 2013
Digabungkan denganHanura
Kantor pusatKompleks Perkantoran Pulo Mas Blok VI No.1-2,
Jakarta Timur,
Telp. 021-4702960
Fax.021-4702966
IdeologiPancasila
Sekularisme
Nasionalisme Indonesia
Posisi politikTengah ke Kanan-Tengah
Situs web
http://www.republikan.or.id; http://partairepublikan.org/

Partai Republika Nusantara (RepublikaN) adalah sebuah partai politik di Indonesia yang didirikan pada tanggal 20 Mei 2007 di Cikopo, Jawa Barat. Partai ini didirikan oleh 1.945 individu dari 33 dari 38 provinsi di Indonesia, termasuk tokoh-tokoh terkenal seperti mantan Komandan Jenderal Kopassus Syahrir MS dan mantan Mayor Jenderal Danpuspom TNI Djasri Marin. Partai ini juga terdiri dari anggota yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).[1][2]

Didorong oleh visi bersama dan rasa nasionalisme yang mendalam, misi RepublikaN adalah menciptakan partai politik berkualitas tinggi yang memprioritaskan pembangunan negara demokratis dan pembinaan politikus yang berdedikasi dan berkualitas tinggi, yang tidak hanya beriman tetapi juga berkomitmen untuk melayani rakyat dan tetap setia kepada Republik Indonesia. Platform RepublikaN berfokus pada peningkatan kesejahteraan nasional secara keseluruhan, dengan penekanan khusus pada empat pilar utama: Pendidikan, Kesehatan, Transportasi, dan Ekonomi.[1]

Pemilihan Umum 2009

Dalam pemilu 2009, Partai RepublikaN berpartisipasi dengan nomor urut 21.[3] Dalam pemilu tersebut, partai ini hanya berhasil meraih 630.780 suara, atau sekitar 0,61% dari total suara, dan tidak berhasil mendapatkan satu kursi pun di Dewan Perwakilan Rakyat.[4][5]

Pemilihan Umum 2014

Pada proses seleksi partai politik peserta pemilihan umum legistatif 2014 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum, Partai Republika Nusantara lolos dalam tahap verifikasi awal namun kemudian gagal dalam tahap verifikasi administrasi.[6] Pada tanggal 10 Maret 2013, Partai Republika Nusantara bersama sembilan partai nonparlemen lainnya menyatakan bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat.[7]

Referensi

  1. 1 2 https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/election/directory/political_party/?box=detail&id=14&from_box=list&hlm=6&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=
  2. ↑ "Partai Republika Nusantara (21)". detiknews. Diakses tanggal 2023-11-02.
  3. ↑ Media, Kompas Cyber (2008-07-09). "Nomor Urut Parpol untuk Pemilu 2009". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-11-02.
  4. ↑ antaranews.com (2009-05-10). "Hasil Perolehan Suara Parpol Pemilu 2009". Antara News. Diakses tanggal 2023-11-02.
  5. ↑ Media, Kompas Cyber (2022-05-25). "Hasil Pemilu dan Pilpres 2009 Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-11-02.
  6. ↑ "16 Parpol Lolos Verifikasi Adminitrasi - Situs Resmi KPU". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-05. Diakses tanggal 2013-03-10.
  7. ↑ Sepuluh Parpol Tak Lolos Verifikasi Gabung ke Hanura - Kompas.com
Nasional
Lokal Aceh
Keterangan: Tebal - mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan ketentuan ambang batas parlemen.
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan