Kamis, 05 November 2026
09:33 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Partai Merdeka

Partai Merdeka

partai politik di Indonesia

Bagikan:
Partai Merdeka
250px-Partai_Merdeka.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua umumHasannudin M Kholil
Sekretaris JenderalAji Erlangga
Dibentuk10 Oktober 2002;24 tahun lalu (2002-10-10)
IdeologiPancasila
Kursi di DPR
0 / 560
Situs web
http://www.partaimerdeka.or.id

Partai Merdeka adalah Partai Politik Indonesia yang didirikan oleh Adi Sasono dan saat ini dipimpin oleh Ketua Umum: Hasannudin M. Kholil dan Sekretaris Jenderal: Aji Erlangga Martawireja.

Partai Merdeka didirikan di Jakarta pada tanggal 10 Oktober 2002 dengan Akta Notaris Umar Saili, SH No 4 tanggal 10 Oktober 2002. Selanjutnya Partai ini didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM RI untuk mendapatkan status Badan Hukum.

Melalui serangkain proses verifikasi administrasi dan faktual di lapangan, akhirnya Partai Merdeka dinyatakan lolos dan memenuhi semua persyaratan sebagai partai politik berbadan hukum. Partai Merdeka disahkan sebagai Partai Politik berbadan hukum melalui Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M-23.UM.06.08. Tahun 2003, tanggal 6 Oktober 2003.

Kontestasi dalam pemilihan umum

Partai Merdeka pertama kali mengikuti pemilu pada tahun 2004. Sekalipun belum bisa menembus ambang batas parlemen (PT) 2,5% agar bisa menempatkan wakilnya di DPR RI tetapi Partai Merdeka berhasil memperoleh ratusan anggota DPRD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2009, Partai Merdeka kembali mengikuti Pemilu Legislatif.[1][2] Hasilnya kurang lebih sama dengan hasil pemilu 2004: belum berhasil menempatkan wakilnya di DPR RI, tetapi mampu menempatkan wakil - wakilnya di DPRD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada Pemilu Legislatif 2014, Partai Merdeka absen dari pemilu dan memfokuskan diri pada upaya konsolidasi organisasi dan mempersiapkan sumber daya yang cukup agar bisa mengikuti pemilu legislatif berikutnya.

Daftar Ketua

Forum Persatuan Nasional

Partai ini menjadi salah satu pendiri Forum Persatuan Nasional (FPN) yang dipimpin oleh Oesman Sapta dan didirikan 12 tokoh parpol antara lain Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Patriot, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) Indonesia, Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kedaulatan, dan Partai Merdeka.[4]

Hasil Pemilihan Legislatif

Pemilu No. Urut
Partai
Total
Kursi
Total
suara
Persentase
suara
Hasil Urutan suara Ref
2004 4
0 / 550
842.541 0,74% Partai Baru 20 dari 24 [5]
2009 41
0 / 560
111.623 0,11% Steady 0 kursi 38 dari 38
2014 Tidak lolos verifikasi awal

Rujukan

  1. ↑ "4 Partai Resmi Jadi Peserta Pemilu 2009". Tempo.co. 16 Agustus 2008. Diakses tanggal 20 April 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Profil Partai Merdeka (41)". detikNews. 24 Desember 2008. Diakses tanggal 20 April 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Partai Merdeka dan Perhatian buat Kaum Kecil". Liputan6.com. 20 Februari 2004. Diakses tanggal 19 April 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Partai Gurem Ingin Bersatu"
  5. ↑ "Bab V - Hasil Pemilu - KPU" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-04-17. Diakses tanggal 1 Agustus 2018.

Pranala luar

Nasional
Lokal Aceh
Keterangan: Tebal - mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan ketentuan ambang batas parlemen.
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan