Minggu, 20 September 2026
10:58 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Partai Demokrasi Pembaruan

Partai Demokrasi Pembaruan

partai politik

Partai Demokrasi Pembaruan
Logo_PDP.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Ketua umumRoy B.B. Janis
Petrus Selestinus (versi Laksamana)
Sekretaris JenderalDidi Supriyanto (versi Roy)
Robert Samosir (versi Laksamana)
Dibentuk2005
Dipisah dariPDI-P
Kantor pusatJl. Sisingamangaraja No. 21, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta (versi Laksamana)
Jl. Tebet Barat Dalam Raya No. 29, Tebet, Jakarta Selatan, DKI Jakarta (versi Roy)
IdeologiPancasila
Liberalisme sosial
Progresivisme
Nasionalisme Indonesia
Sekularisme
Populisme
Faksi:
Megawatisme
Posisi politikKiri-Tengah
Faksi:
Sayap-Kiri
Kursi di DPRTidak ada
Situs web
www.pembaruan.org (versi Roy)
www.pdp.or.id (versi Laksamana)

Partai Demokrasi Pembaruan (disingkat PDP) adalah salah satu partai politik di Indonesia. Pada Pemilu 2009, partai ini bernomor urut 16. Partai ini didirikan tahun 2005 oleh beberapa mantan anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang pernah dekat dengan Megawati Soekarnoputri. Saat ini, PDP terpecah menjadi 2 kubu yang keduanya mengaku sebagai pimpinan partai yang sah.

Sejarah

Pada kongres PDI-P tahun 2005 terjadi perbedaan tajam dalam penentuan metode demokratis yang berlaku di partai. Sekelompok orang, termasuk di dalamnya Laksamana Sukardi dan Roy B.B. Janis, mengambil pandangan bahwa walaupun PDI-P adalah partai politik yang modern tetapi masih menggunakan metode lama otoriter, seperti memberikan hak istimewa mutlak kepada ketua partai dan hanya memiliki satu kandidat untuk posisi-posisi senior. Kelompok ini kemudian mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) yang mengambil sistem kepemimpinan kolektif dengan 35 orang dalam pimpinan kolektif nasional.

Saat ini, PDP terpecah menjadi 2 kubu, antara kubu Laksamana Sukardi dan Roy B.B. Janis, yang keduanya mengaku sebagai pimpinan partai yang sah. Masing-masing kubu juga memiliki kantor dan situs web resminya sendiri.

Pengurus saat ini

Versi Laksamana Sukardi

Versi Roy B.B. Janis

Forum Persatuan Nasional

Partai ini menjadi salah satu pendiri Forum Persatuan Nasional (FPN) yang dipimpin oleh Oesman Sapta dan didirikan 12 tokoh parpol antara lain Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Patriot, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) Indonesia, Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kedaulatan dan Partai Merdeka.[1]

Pemilu 2014

Pada proses seleksi partai politik peserta pemilihan umum legistatif 2014 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum, Partai Demokrasi Pembaruan lolos dalam tahap verifikasi administrasi namun kemudian gagal dalam tahap verifikasi faktual.[2] Pada tanggal 7 Maret 2013, Partai Demokrasi Pembaruan menyatakan bergabung dengan Partai Amanat Nasional.[3][4] Namun 3 hari kemudan, tepatnya 10 Maret 2013, pengurus Partai Hati Nurani Rakyat mengklaim bahwa beberapa pengurus PDP ternyata ada yang menyatakan akan bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat.[5]

Rujukan

Nasional
Lokal Aceh
Keterangan: Tebal - mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan ketentuan ambang batas parlemen.
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan