Minggu, 20 September 2026
15:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ahmad Basarah

Ahmad Basarah

politikus Indonesia

Beberapa bagian biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Februari 2024)
Ahmad Basarah
250px-Wakil_Ketua_MPR_Ahmad_Basarah_%282019%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2019–2024
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
26 Maret 2018 –30 September 2024
PresidenJoko Widodo
Ketua MPRZulkifli Hasan
Bambang Soesatyo
PendahuluHajriyanto Y. Thohari
Achmad Dimyati Natakusumah
Melani Leimena Suharli
Ahmad Farhan Hamid
Pengganti
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Mulai menjabat
1 Oktober 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Prabowo Subianto
Ketua DPRSetya Novanto
(2014–2015)
Ade Komarudin
(2016)
Setya Novanto
(2016–2017)
Bambang Soesatyo
(2018–2019)
Puan Maharani
(2019–sekarang)
Daerah pemilihanJawa Timur V
Mayoritas104.914 (2019)
89.769 (2024)
Masa jabatan
1 Oktober 2009 –30 September 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Ketua DPRMarzuki Alie
Daerah pemilihanJawa Timur III
Masa jabatan
30 April 2004 –30 September 2004
Pengganti Antar Waktu
PresidenMegawati Soekarnoputri
Ketua DPRAkbar Tandjung
PendahuluSukono
Pengganti 
Daerah pemilihanJawa Timur (Kediri (Kab.))
Informasi pribadi
Lahir16 Juni 1968 (umur 58)
Jakarta, Indonesia
Partai politik  PDI-P
Suami/istriIva Noviera
Anak1
Pendidikan
PekerjaanPolitikus
Dikenal karena
Anggota DPR RI
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

Ahmad Basarah (lahir 16 Juni 1968[1]) adalah seorang politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2018-2019 dan 2019-2024. Saat ini, Basarah merupakan anggota DPR-RI periode 2024-2029 yang ditunjuk menjadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR-RI. Pencapaian politik Basarah dimulai dengan menjadi anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) tahun 1999-2004. Kemudian, Basarah terpilih kembali menjadi anggota DPR selama empat periode berturut-turut, yaitu periode 2009-2014, 2014-2019, 2019-2024 dan 2024-2029 mewakili daerah pemilihan Jawa Timur V. Capaian yang diraih oleh Basarah ini sekaligus menggenapi lima periode kedewanan yang dijabatnya. Sosok Basarah juga dikenal sebagai tokoh yang kerap mengangkat topik Pancasila sebagai suatu gagasan yang dibumikan oleh Presiden RI pertama, Soekarno. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu tokoh di internal PDI-Perjuangan yang dipercaya untuk mengawal dan sekaligus memperjuangkan ide dan gagasan Pancasila sebagai dasar negara di MPR-RI. Basarah juga tercatat pernah hendak dicalonkan oleh PDI-Perjuangan menjadi Ketua MPR-RI periode 2014-2019. Namun, belakangan nama Basarah hanya diajukan sebagai salah satu calon Wakil Ketua dalam paket pimpinan MPR yang diajukan oleh Koalisi Indonesia Hebat yang terdiri atas PDI-Perjuangan, PKB, Nasdem, Hanura dan PPP. Namun, paket pimpinan tersebut kalah suara dari paket pimpinan MPR yang diajukan oleh Koalisi Merah Putih yang mengajukan Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR dan Mahyudin, Evert Ernest Mangindaan, Hidayat Nur Wahid dan Oesman Sapta Odang sebagai Wakil-Wakil Ketua MPR.

Kehidupan

Karier politik

Ahmad Basarah adalah politisi PDI Perjuangan yang sudah banyak makan asam garam di dunia politik. Dulu, jauh sebelum terjun di kancah politik praktis, pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1968, ini juga sudah merasakan pahit getirnya dunia gerakan parlemen jalanan. Anak lelaki Almarhum H. Soeryanto, seorang Purnawirawan Polri, ini sejak menjadi mahasiswa telah aktif dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Organisasi inilah yang membesarkan namanya. Basarah ikut aktif dalam gerbong reformasi menurunkan rezim Orde Baru.

Di GMNI, Basarah yang akrab disapa Baskara sempat merasakan posisi tertinggi sebagai Sekretaris Jenderal Presidium GMNI antara 1996 - 1999. Pengalaman organisasinya diperkuat dengan berbagai pendidikan nonformal, antara lain Kursus Guru Kader Angkatan I PDI Perjuangan, Kursus Kader Jurnalistik Presidium GMNI, Kursus Kader Pancasila Presidium GMNI, Kursus Kader Pendalaman Pancasila, dan Kursus Kader Marhaenis. Basarah pernah menjadi formatur pembentukan sayap Islam PDI Perjuangan dan sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia pada 2007 - sekarang.

Jabatan tersebut membuat kemesraannya bersama Ketua MPR RI periode 2009-20014, almarhum Taufiq Kiemas, sebagai penggagas berdirinya Baitul Muslimin Indonesia, benar-benar terasa istimewa. Sejak itu, antara Taufiq Kiemas dan Basarah seolah benda nyata dan bayang-bayangnya. Di mana Taufiq Kiemas berada, di situlah Ahmad Basarah biasa mendampinginya. Nasib baik terus berlanjut katika ia masuk ke dalam lingkaran Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Basarah dipercaya partainya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan periode 2010 - 2015 dan 2015 - 2019. Pada Kongres V PDI Perjuangan di Bali, Basarah dipilih oleh Megawati untuk menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019 – 2024. Ahmad Basarah sendiri terjun ke dunia politik praktis paska aktif di GMNI. Saat itu ia langsung menjadi anggota DPR/MPR RI pergantian antarwaktu (PAW) Fraksi PDI Perjuangan tahun 1999 - 2004.

Pada 2009 - 2014 dan 2014 -2019, ia terpilih menjadi anggota DPR/MPR RI periode kedua dan ketiga. Pada Pemilihan Umum 2019, Pada periode ketiganya, ia terpilih menjadi Ketua Fraksi MPR RI mewakili partainya.[2] Pada 26 Maret 2018, Basarah diangkat menjadi Wakil Ketua MPR RI bersama Ahmad Muzani dan Muhaimin Iskandar berdasarkan revisi Undang-undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3).[3] Ia terpilih lagi untuk keempat kalinya kalinya sebagai anggota DPR RI pada periode 2019–2024 dan pada 3 Oktober 2019, terangkat kembali menjadi Wakil Ketua MPR RI bersama 9 orang lainnya.

Penghargaan

Rujukan

  1. "Profil Ahmad Basarah"
  2. "Fraksi PDIP MPR Harap Pemilihan MPR Lewat Musyarawah Mufakat"
  3. Ismail, Taufik (26 Maret 2018). Simanjuntak, Johnson (ed.). "Sah, Ahmad Muzani, Ahmad Basarah, Muhaimin Iskandar jadi Wakil Ketua MPR". Tribunnews.com. Diakses tanggal 26 Maret 2018.
  4. Budilaksono, Imam (2020-08-13). Budiman, Budisantoso (ed.). "Ahmad Basarah dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama". ANTARA News. Diakses tanggal 2021-12-23.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Hajriyanto Y. Thohari
Achmad Dimyati Natakusumah
Melani Leimena Suharli
Ahmad Farhan Hamid
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
2018–2024
Bersama dengan: Mahyudin (2014–2019)
Evert Ernest Mangindaan (2014–2019)
Hidayat Nur Wahid (2014–)
Oesman Sapta Odang (2014–2019)
Ahmad Muzani (2018–2024)
Muhaimin Iskandar (2018–2019)
Fadel Muhammad (2019–2024)
Lestari Moerdijat (2019–2024)
Jazilul Fawaid (2019–2024)
Zulkifli Hasan (2019–2022)
Syarief Hasan (2019–2024)
Arsul Sani (2019–2024)
Yandri Susanto (2022–2024)
Amir Uskara (2024)
Diteruskan oleh:
Abcandra Akbar Supratman
Bambang Wuryanto
Kahar Muzakir
Lestari Moerdijat
Rusdi Kirana
Hidayat Nur Wahid
Eddy Soeparno
Edhie Baskoro Yudhoyono
Pimpinan Fraksi MPR
Lambang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Pimpinan Fraksi DPR
Anggota
Jawa Timur I
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Timur II
Jawa Timur III
Jawa Timur IV
Jawa Timur V
Jawa Timur VI
Jawa Timur VII
Jawa Timur VIII
Jawa Timur IX
Jawa Timur X
Jawa Timur XI
Jawa Timur I
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Timur II
Jawa Timur III
Jawa Timur IV
Jawa Timur V
Jawa Timur VI
Jawa Timur VII
Jawa Timur VIII
Jawa Timur IX
Jawa Timur X
Jawa Timur XI
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan