Senin, 12 Oktober 2026
06:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Horus Sa

Horus Sa

Bagikan:
Horus Sa
Weneg Senedj Sanakht
Pecahan bejana bertuliskan Ḥwt-k3 Ḥrw-z3.
Pecahan bejana bertuliskan Ḥwt-k3 Ḥrw-z3.
Firaun
Masa pemerintahanDinasti ke-II atau Dinasti ke-III
Makamtidak pasti, galeria makam di Saqqara, Gisr el-mudir

Horus Sa (juga Horus Za, Sa dan Za) diduga adalah firaun Mesir awal yang mungkin memerintah selama Dinasti ke-II atau ke-III. Keberadaannya diperdebatkan, begitu pula arti dan artefak-artefak yang ditafsirkan sebagai penegasan keberadaannya.

Pengesahan

Horus Sa diketahui dari pecahan bejana dengan tulisan tinta hitam yang menunjukkan namanya. Bejana-bejana ini ditemukan di galeria timur di bawah piramida Djoser di Saqqara. Prasastinya pendek dan ditulis dengan tulisan tangan kursif. Dalam semua kasus, nama "Horus Sa" tidak muncul dalam serekh dan identifikasinya sebagai nama Horus seorang raja masih diragukan.[1]

Nama "Horus Sa" selalu muncul dalam prasasti Ḥwt-k3 Ḥrw-z3 ("Rumah Ka dari Horus Sa"), ditemukan bersama dengan nama Inykhnum dan Ma'a-aper-Min, dua pejabat tinggi yang bertugas di rumah Ka. Selama Periode Dinasti Awal Mesir, Rumah Ka adalah cikal bakal kuil makam, tempat kultus terhadap Ka dari almarhum penguasa dilakukan. Sebuah prasasti selanjutnya, Ḥwt-k3 Ḥrw-z3, ditemukan pada 1980-an di Saqqara di area makam Maya dan sangat dekat dengan Meryra-Meryneith.[2] Maya dan Meryra-Meryneith keduanya adalah pejabat istana Dinasti ke-XVIII yang menggunakan kembali makam dinasti ke-II untuk diri mereka sendiri, sekitar 1.500 tahun setelah kematian pemilik aslinya.[2][3]

Makam

Tempat pemakaman Horus Sa tidak diketahui. Nabil Swelim menghubungkan Horus Sa dengan Gisr el-Mudir yang belum selesai di Saqqara barat.[4] Hipotesis ini belum banyak diterima dan Gisr el-Mudir dihubungkan dengan berbagai raja dinasti ke-II, khususnya Khasekhemwy.[5] Atau, ahli Mesir kuno Joris van Wetering mengusulkan agar makam galeria yang digunakan oleh imam tinggi Aten, Meryra-Meryneith, di utara Saqqara awalnya adalah milik Horus Sa, karena prasasti Ḥwt-k3 Ḥrw-z3 ditemukan di sektiar makam.[2][3]

Bacaan selanjutnya

  • Thomas Schneider: Lexikon der Pharaonen, Albatros, Düsseldorf 2002, ISBN3-491-96053-3
  • Pierre Lacau & Jean-Philippe Lauer: La Pyramide à Degrés V. – Inscriptions Gravées sur les Vases: Fouilles à Saqqarah, Service des antiquités de l'Égypte, Kairo 1936
  • Wolfgang Helck: Untersuchungen zur Thinitenzeit. Harrassowitz, Wiesbaden 1987, ISBN3-447-02677-4
  • Nabil Swelim: Some Problems on the History of the Third Dynasty, Archaeology Society, Alexandria 1983
  • Ilona Regulski: Second dynasty ink inscriptions from Saqqara paralleled in the Abydos material from the Royal Museums of Art and History in Brussels. In: Stan Hendrickx, R.F. Friedman, Barbara Adams & K. M. Cialowicz: Egypt at its origins. Studies in memory of Barbara Adams. Proceedings of the international Conference „Origin of the State, Predynastic and Early Dynastic Egypt“, Kraków, 28th August – 1st September 2002 (= Orientalia Lovaniensia analecta. Vol. 138). Peeters Publishers, Leuven (NL) 2004, ISBN90-429-1469-6.

Referensi

  1. ↑ Wolfgang Helck, Die Datierung der Gefäßaufschriften aus der Djoserpyramide, in: Zeitschrift für ägyptische Sprache und Altertumskunde 106, 1979, ISSN 0044-216X, pp. 120–132.
  2. 1 2 3 Joris van Wetering: The Royal Cemetery of the Early Dynastic Period at Saqqara and the Second Dynasty Royal Tombs, in Proceedings of the Krakow Conference, 2002.
  3. 1 2 René van Walsem, Sporen van een revolutie in Saqqara. Het nieuw ontdekte graf van Meryneith alias Meryre en zijn plaats in de Amarnaperiode, Phoenix : bulletin uitgegeven door het Vooraziatisch-Egyptisch Genootschap Ex Oriente Lux, 47 (1-2), pp. 69-89.; see also M. J. Raven and R. Walsem: Preliminary report on the Leiden Excavations at Saqqara, 2001, 2003, 2004, 2007, Complete list Diarsipkan 17 Maret 2016 di Wayback Machine
  4. ↑ Nabil Swelim: Some Problems on the History of the Third Dynasty, p. 33 and 181−182.
  5. ↑ Ian Mathieson, Elizabeth Bettles, Joanne Clarke, Corinne Duhig, Salima Ikram, Louise Maguire, Sarah Quie, Ana Tavares: The National Museums of Scotland Saqqara Survey Project 1993–1995. In: Journal of Egyptian Archaeology. 83, 1997, S. 17–53, hier S.36, 38ff., 53.
Didahului oleh:
Nubnefer
Firaun Diteruskan oleh:
Weneg
Penguasa Mesir Kuno
Periode
Dinasti
  • Firaun (pria
  • wanita ♀)
  • tidak jelas
Protodinastik
(pra-3150 SM)
Hilir
Hulu
Penguasa Protodinastik
sampai Dinasti Awal
(<3150–2040 SM)
Dinasti I
Dinasti II
Penguasa
Kerajaan Lama
Dinasti III
Dinasti IV
Dinasti V
Dinasti VI
Penguasa
Menengah pertama
Dinasti VII & VIII
Dinasti IX & & X
Penguasa
Kerajaan Pertengahan
(2040-1550 SM)
Dinasti XI
Dinasti XII
Penguasa
Menengah kedua
Dinasti XIII
Dinasti XIV
Dinasti XV
Dinasti XVI
Dinasti Abydos
Dinasti XVII
Penguasa
Kerajaan Baru
(1550-664 SM)
Dinasti XVIII
Dinasti XIX
Dinasti XX
Penguasa
Menengah ketiga
Dinasti XXI
Dinasti XXII
Dinasti XXIII
Dinasti XXIV
Dinasti XXV
Periode Akhir
(664–30 SM)
Dinasti XXVI
Dinasti XXVII (Persia)
Dinasti XXVIII
Dinasti XXIX
Dinasti XXX
Dinasti XXXI
Periode Helenistik
(332–30 SM)
Dinasti Argead (XXXII)
Dinasti Ptolemaik
Suami/Istri
Pejabat istana
Imhotep · Weni · Sobeknakht II · Ahmose-Ebana · Ineni · Senenmut · Rekhmire · Yuya · Maya · Yuny · Bay · Manetho · Pothinus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan