Minggu, 20 September 2026
21:35 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Amenemhat II

Amenemhat II

Amenemhat II
Ammenemes
Patung duduk dikaitkan dengan Amenemhat II, yang kemudian dirampas oleh firaun Dinasti kesembilan belas Mesir. Berlin, Pergamon Museum
Patung duduk dikaitkan dengan Amenemhat II, yang kemudian dirampas oleh firaun Dinasti kesembilan belas Mesir. Berlin, Pergamon Museum
Firaun
Masa pemerintahanskt. 35 tahun, 1914–1879/6 SM;[1] 1878–1843 SM;[2] 1877/6–1843/2 SM[3] (Dinasti kedua belas Mesir)
PendahuluSenusret I
PenggantiSenusret II
Prenomen  (Praenomen)
Nubkaure
Nbw-k3w-Rˁ
Golden are the souls of Ra
M23
t
L2
t
<
ra
S12
D28 D28
D28
>
Nomen
Amenemhat
Jmn m ḥ3.t
Amun ada di depan
G39N5<
imn
n
mHAt
t
>

Variant form:
Ameni
Jmn-j
(Penguasa ?) Amun
<
M17Y5
N35
M17M17
>
Nama Horus
Hekenemmaat
ḥkn-m-m3ˁ.t
Ia yang senang di Maat
G5
Hk
n
mmAat
Nama Nebty
Hekenemmaat
ḥkn-m-m3ˁ.t
Ia yang senang di Maat
G16
Hk
n
mmAat
Horus emas
Maatkheru
(Bjk-nbw)-m3ˁ.t-ḫrw
Horus emas, suara yang sebenarnya
G8U2
Aa11
xrw

Variant form:
Maatkheruemnebtawy
(Bjk-nbw)-m3ˁ.t-ḫrw-m-nb-t3.w(j)
Horus emas, suara yang sesungguhnya sebagai tuan kedua tanah
G8Aa11
P8
G17V30
N19
AyahSenusret I
IbuNeferu III
MakamPiramide Putih di Dahshur

Nubkaure Amenemhat II merupakan firaun ketiga Dinasti kedua belas Mesir di Mesir Kuno. Meksipun ia bertakhta setidaknya selama tiga puluh lima tahun, pemerintahannya agak kabur, begitu pula hubungan keluarganya.

Temuan arkeologi memberi nama ibunda Amenemhat, "ibunda raja" Neferu III, tapi bukan nama ayahandanya. Meskipun demikian, biasanya dianggap bahwa ia adalah putra pendahulunya, Senusret I. Kesaksian awal Amenemhat mungkin berasal dari makam yang bernama sama sepertinya, Nomark Amenemhat, yang dimakamkan di Beni Hasan Nomark ini, yang tinggal di bawah Senusret I, mengawal "putra Raja Ameny" di dalam sebuah ekspedisi kepada Nubia, dan diyakini bahwa pangeran Ameny ini tidak lain adalah Amenemhat II di masa mudanya.[3]

Identitas permaisuri Amenemhat tidak diketahui. Banyak wanita kerajaan dimakamkan di dalam kompleks piramida tapi hubungan mereka dengan raja tidak jelas: seorang ratu Keminub harus diberi tanggal pada yang kemudian Dinasti ketiga belas Mesir, dan tiga "putri raja" yang bernama Ita, Itaweret dan Khenmet mungkin adalah putri-putri Amenemhat, meskipun sebuah bukti definitif masih kurang.[3] Penggantinya, Senusret II kemungkinan adalah putranya, meskipun ini tidak pernah dinyatakan dengan eksplisit di manapun.[4] Katurunan lainnya adalah pangeran Amenemhatankh dan putri-putri Nofret II dan Khenemetneferhedjet, kemungkinan orang yang sama dengan Khenemetneferhedjet I; kedua wanita tersebut kemudain menjadi istri saudara mereka yang bernama Senusret II.[5]

250px-Great_Sphynx%2C_Louvre_2009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sphinx Amenemhat II, dari Tanis. Louvre, A23
250px-Khnumit%E2%80%99s_Necklace_by_Circe_Subara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalung Putri Khenmet, putri Amenemhat II

Referensi

Bibliografi

Delia, Robert D. (1979). "A new look at some old dates: a reexamination of Twelfth Dynasty double dated inscriptions". Bulletin of the Egyptological Seminar of New York. 1: 15–28. {{cite journal}}: |ref=harv tidak valid
Dodson, Aidan; Hilton, Dyan (2004). The Complete Royal Families of Ancient Egypt. Thames & Hudson. ISBN 0-500-05128-3. {{cite book}}: |ref=harv tidak valid
Grajetzki, Wolfram (2006). The Middle Kingdom of Ancient Egypt: History, Archaeology and Society. London: Duckworth. ISBN 0-7156-3435-6. {{cite book}}: |ref=harv tidak valid
Hornung, Erik; Krauss, Rolf; Warburton, David, ed. (2006). Ancient Egyptian Chronology. Handbook of Oriental Studies. Leiden, Boston: Brill. ISBN 978-90-04-11385-5. ISSN 0169-9423.
Murnane, William J. (1977). Ancient Egyptian coregencies (=Studies in Ancient Oriental Civilization, no. 40). Chicago: The Oriental Institute of the University of Chicago. ISBN 0-918986-03-6. {{cite book}}: |ref=harv tidak valid
Willems, Harco (2010). "The First Intermediate Period and the Middle Kingdom". Dalam Lloyd, Alan B. (ed.). A companion to Ancient Egypt, volume 1. Wiley-Blackwell. {{cite book}}: |ref=harv tidak valid

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Amenemhat II.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan