Sabtu, 07 November 2026
07:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Amenemhat II

Amenemhat II

Bagikan:
Amenemhat II
Ammenemes
Patung duduk dikaitkan dengan Amenemhat II, yang kemudian dirampas oleh firaun Dinasti kesembilan belas Mesir. Berlin, Pergamon Museum
Patung duduk dikaitkan dengan Amenemhat II, yang kemudian dirampas oleh firaun Dinasti kesembilan belas Mesir. Berlin, Pergamon Museum
Firaun
Masa pemerintahanskt. 35 tahun, 1914–1879/6 SM;[1] 1878–1843 SM;[2] 1877/6–1843/2 SM[3] (Dinasti kedua belas Mesir)
PendahuluSenusret I
PenggantiSenusret II
Prenomen  (Praenomen)
Nubkaure
Nbw-k3w-Rˁ
Golden are the souls of Ra
M23
t
L2
t
<
ra
S12
D28 D28
D28
>
Nomen
Amenemhat
Jmn m ḥ3.t
Amun ada di depan
G39N5<
imn
n
mHAt
t
>

Variant form:
Ameni
Jmn-j
(Penguasa ?) Amun
<
M17Y5
N35
M17M17
>
Nama Horus
Hekenemmaat
ḥkn-m-m3ˁ.t
Ia yang senang di Maat
G5
Hk
n
mmAat
Nama Nebty
Hekenemmaat
ḥkn-m-m3ˁ.t
Ia yang senang di Maat
G16
Hk
n
mmAat
Horus emas
Maatkheru
(Bjk-nbw)-m3ˁ.t-ḫrw
Horus emas, suara yang sebenarnya
G8U2
Aa11
xrw

Variant form:
Maatkheruemnebtawy
(Bjk-nbw)-m3ˁ.t-ḫrw-m-nb-t3.w(j)
Horus emas, suara yang sesungguhnya sebagai tuan kedua tanah
G8Aa11
P8
G17V30
N19
AyahSenusret I
IbuNeferu III
MakamPiramide Putih di Dahshur

Nubkaure Amenemhat II merupakan firaun ketiga Dinasti kedua belas Mesir di Mesir Kuno. Meksipun ia bertakhta setidaknya selama tiga puluh lima tahun, pemerintahannya agak kabur, begitu pula hubungan keluarganya.

Temuan arkeologi memberi nama ibunda Amenemhat, "ibunda raja" Neferu III, tapi bukan nama ayahandanya. Meskipun demikian, biasanya dianggap bahwa ia adalah putra pendahulunya, Senusret I. Kesaksian awal Amenemhat mungkin berasal dari makam yang bernama sama sepertinya, Nomark Amenemhat, yang dimakamkan di Beni Hasan Nomark ini, yang tinggal di bawah Senusret I, mengawal "putra Raja Ameny" di dalam sebuah ekspedisi kepada Nubia, dan diyakini bahwa pangeran Ameny ini tidak lain adalah Amenemhat II di masa mudanya.[3]

Identitas permaisuri Amenemhat tidak diketahui. Banyak wanita kerajaan dimakamkan di dalam kompleks piramida tapi hubungan mereka dengan raja tidak jelas: seorang ratu Keminub harus diberi tanggal pada yang kemudian Dinasti ketiga belas Mesir, dan tiga "putri raja" yang bernama Ita, Itaweret dan Khenmet mungkin adalah putri-putri Amenemhat, meskipun sebuah bukti definitif masih kurang.[3] Penggantinya, Senusret II kemungkinan adalah putranya, meskipun ini tidak pernah dinyatakan dengan eksplisit di manapun.[4] Katurunan lainnya adalah pangeran Amenemhatankh dan putri-putri Nofret II dan Khenemetneferhedjet, kemungkinan orang yang sama dengan Khenemetneferhedjet I; kedua wanita tersebut kemudain menjadi istri saudara mereka yang bernama Senusret II.[5]

250px-Great_Sphynx%2C_Louvre_2009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sphinx Amenemhat II, dari Tanis. Louvre, A23
250px-Khnumit%E2%80%99s_Necklace_by_Circe_Subara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalung Putri Khenmet, putri Amenemhat II

Referensi

Bibliografi

Delia, Robert D. (1979). "A new look at some old dates: a reexamination of Twelfth Dynasty double dated inscriptions". Bulletin of the Egyptological Seminar of New York. 1: 15–28.
Dodson, Aidan; Hilton, Dyan (2004). The Complete Royal Families of Ancient Egypt. Thames & Hudson. ISBN 0-500-05128-3.
Grajetzki, Wolfram (2006). The Middle Kingdom of Ancient Egypt: History, Archaeology and Society. London: Duckworth. ISBN 0-7156-3435-6.
Hornung, Erik; Krauss, Rolf; Warburton, David, ed. (2006). Ancient Egyptian Chronology. Handbook of Oriental Studies. Leiden, Boston: Brill. ISBN 978-90-04-11385-5. ISSN 0169-9423.
Murnane, William J. (1977). Ancient Egyptian coregencies (=Studies in Ancient Oriental Civilization, no. 40). Chicago: The Oriental Institute of the University of Chicago. ISBN 0-918986-03-6.
Willems, Harco (2010). "The First Intermediate Period and the Middle Kingdom". Dalam Lloyd, Alan B. (ed.). A companion to Ancient Egypt, volume 1. Wiley-Blackwell.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Amenemhat II.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan