Selasa, 22 September 2026
10:12 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Amun

Dewa Mesir Kuno

Untuk kegunaan lain, lihat Amun (disambiguasi).
Amun
Raja para Dewa
250px-Amun.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Amun sering digambarkan mengenakan mahkota bulu tinggi
Hieroglif
imn
n
C12
SimbolDua bulu vertikal, kepala domba Sphinx (Criosphinx)
Pemujaan
Kepercayaanagama Mesir Kuno
Etnisbangsa Mesir
DaerahMesir
Pusat pemujaanThebes
Keluarga
Orang tuaTidak ada (menciptakan diri sendiri)
PasanganAmunet
Wosret
Mut
AnakKhonsu dan Monthu (keduanya anak angkat)

Amun, rekonstruksi dari bahasa Mesir Yamānu (juga diucapkan Amon, Amoun, Amen, dan kadang Imen, Yunani Ἄμμων Ammon, dan Ἅμμων Hammon), adalah nama dewa dalam mitologi Mesir yang muncul secara berangsur-angsur dari konsep abstrak menjadi dewa pelindung Thebes dan menjadi salah satu dewa penting di Mesir Kuno sebelum memudar.

Setelah pemberontakan orang Thebes terhadap penguasa Hyksos dan pada pemerintahan Ahmose I, Amun menjadi penting dan dinyatakan dalam gabungan dengan dewa matahari, Ra, menjadi Amun-Ra atau Amun-Re.

Sejarah awal

Nama Amun dan Amaunet disebutkan dalam Teks Piramida Mesir Kuno.[1] Nama Amun (ditulis imn) memiliki suatu makna seperti "yang tersembunyi" atau "tidak terlihat".[2]

Amun naik ke posisi dewa penunggu Thebes setelah akhir Periode Menengah Pertama, di bawah Dinasti ke-11. Sebagai pelindung Thebes, istrinya adalah Mut. Di Thebes, Amun sebagai ayah, Mut sebagai ibu dan dewa Bulan Khonsu membentuk keluarga dewa atau "Theban Triad".

Kuil Karnak

Menurut sejarah, Amun dipuja sebagai dewa pelindung Thebes dimulai pada abad ke-20 SM, yang ditandai dengan pembangunan Kuil Amun-Re di Karnak di bawah kekuasaan Senusret I.

Pembangunan besar-besaran di Kuil Amun berlangsung selama Dinasti ke-18 ketika Thebes menjadi ibu kota kesatuan Mesir kuno. Pembangunan Balai Hipostilium Agung kemungkinan juga telah dimulai selama Dinasti ke-18, meskipun sebagian besar bangunan dilakukan di bawah kekuasaan Seti I dan Ramses II. Peringatan kemenangan Merenptah atas Bangsa Laut dalam bentuk prasasti di dinding Cachette Court merupakan awal dari rute prosesi ke Kuil Luxor. Prasasti Besar tersebut (yang saat ini telah kehilangan sekitar sepertiga isinya) menunjukkan kampanye raja dan akhirnya kembali dengan barang-barang yang bernilai potensial serta para tahanan. Di sebelah prasasti ini terdapat prasasti Kemenangan Stela (Victory Stela), yang sebagian besar merupakan salinan dari Prasasti Merneptah yang ditemukan di kompleks pemakaman Merenptah di tepi barat Sungai Nil di Thebes.[3] Putra Merenptah, Seti II, menambahkan dua obelisk kecil di depan Tiang Kedua, dan tiga lapis kuil kulit kayu di utara jalan prosesi di tempat yang sama. Tambahan tersebut dibangun dari batu pasir, dengan kapel ke Amun yang diapit oleh Kapel Mut dan Khonsu.

Perubahan besar terakhir pada tata letak Kuil Amun adalah penambahan tiang pertama dan dinding penutup besar yang mengelilingi seluruh kuil, keduanya dibangun oleh Nectanebo I.

Referensi

  1. "Die Altaegyptischen Pyramidentexte nach den Papierabdrucken und Photographien des Berliner Museums, Page 231". www3.lib.uchicago.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-17. Diakses tanggal 2022-08-17.
  2. Hart, George (2005). The Routledge Dictionary of Egyptian Gods and Goddesses (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 21. ISBN 978-0-415-36116-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Blyth, Elizabeth (2006). Karnak : evolution of a temple. Library Genesis. New York, NY : Routledge. hlm. 164. ISBN 978-0-415-40486-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjut

  • Assmann, Jan (1995). Egyptian Solar Religion in the New Kingdom: Re, Amun and the Crisis of Polytheism. Kegan Paul International. ISBN 978-0710304650.
  • Ayad, Mariam F. (2009). God's Wife, God's Servant: The God's Wife of Amun (c. 740–525 BC). Routledge. ISBN 978-0415411707.
  • Cruz-Uribe, Eugene (1994). "The Khonsu Cosmogony". Journal of the American Research Center in Egypt. 31: 169–189. doi:10.2307/40000676. JSTOR 40000676.
  • Gabolde, Luc (2018). Karnak, Amon-Rê : La genèse d'un temple, la naissance d'un dieu (dalam bahasa Prancis). Institut français d'archéologie orientale du Caire. ISBN 978-2-7247-0686-4.
  • Guermeur, Ivan (2005). Les cultes d'Amon hors de Thèbes: Recherches de géographie religieuse (dalam bahasa Prancis). Brepols. ISBN 978-90-71201-10-3.
  • Klotz, David (2012). Caesar in the City of Amun: Egyptian Temple Construction and Theology in Roman Thebes. Association Égyptologique Reine Élisabeth. ISBN 978-2-503-54515-8.
  • Kuhlmann, Klaus P. (1988). Das Ammoneion. Archäologie, Geschichte und Kultpraxis des Orakels von Siwa (dalam bahasa Jerman). Verlag Phillip von Zabern in Wissenschaftliche Buchgesellschaft. ISBN 978-3805308199.
  • Otto, Eberhard (1968). Egyptian art and the cults of Osiris and Amon. Abrams.
  • Roucheleau, Caroline Michelle (2008). Amun temples in Nubia: a typological study of New Kingdom, Napatan and Meroitic temples. Archaeopress. ISBN 9781407303376.
  • Thiers, Christophe, ed. (2009). Documents de théologies thébaines tardives. Université Paul-Valéry.
  • Zandee, Jan (1948). De Hymnen aan Amon van papyrus Leiden I. 350 (dalam bahasa Belanda). E.J. Brill.
  • Zandee, Jan (1992). Der Amunhymnus des Papyrus Leiden I 344, Verso (dalam bahasa Jerman). Rijksmuseum van Oudheden. ISBN 978-90-71201-10-3.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Mesir Kuno ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Kepercayaan
250px-Ancient_Egypt_Wings.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Djed.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Djed.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-Kheper.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Aker.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ritual
Dewa-dewi
Ogdoad
Ennead
Makhluk
Karakter
Lokasi
Simbol
dan Benda
Tulisan
Agama terkait
  • Buku
  • error: Template:portal-inline accepts only one portal as a parameter     "
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan