Selasa, 22 September 2026
12:59 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Mehen

Mehen adalah dewa pelindung digambarkan sebagai ular yang melingkari dewa matahari Ra selama perjalanannya sepanjang malam, kisahnya terdapat di Amduat.[1]

Dewa Ular

Mehen dalam Mitologi Mesir, yang berarti ''yang melingkar'', merujuk pada dewa ular mitologis dan permainan papan.[2]

Bukti keberadaan paling awal ke Mehen muncul di Teks Peti Mati.[3]

Dalam kamus Jerman-Mesir karya R. Hannig[4] disebutkan bahwa ular Mehen (mḥn) atau Mehenet (mḥnt) setara dengan Ouroboros.

Hubungan antara Dewa Ular dan Permainan Mehen

Hubungan yang tepat antara dewa dan Mehen (permainan) tidak diketahui. Misalnya, tidak diketahui apakah permainan tersebut berasal dari karakter mitologis, atau karakter tersebut berasal dari permainan itu sendiri.

250px--3000_Abydos_Spiel_der_Schlange_Mehen_anagoria.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mehen dengan batu permainan, dari Abydos, Mesir , 3000 SM, Museum Neues

Diketahui bahwa objek yang dikenal sebagai mehen lebih menggambarkan permainan daripada pemujaan religius karena di terdapat studi lukisan di kuburan dan papan permainan serta peralatan hal ini. Aturan dan metode bermain permainan tidak diketahui, meskipun aturan telah dibuat pada zaman modern berdasarkan penilaian tentang bagaimana permainan itu dimainkan.

Referensi

  1. Hornung, Erik (1999). The Ancient Egyptian Books of the Afterlife (dalam bahasa Inggris). Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-8515-2.
  2. "a game board". www.ucl.ac.uk. Diakses tanggal 2020-08-28.
  3. Wilkinson, Richard H. (2003). The Complete Gods and Goddesses of Ancient Egypt (dalam bahasa Inggris). Thames and Hudson. ISBN 978-0-500-05120-7.
  4. Goldwasser, Orly; Gôldwasser, Ôrlî (2002). Prophets, Lovers and Giraffes: Wor(l)d Classification in Ancient Egypt (dalam bahasa Inggris). Otto Harrassowitz Verlag. ISBN 978-3-447-04590-2.

Pranala luar

Mehen di BoardGameGeek

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan