Sabtu, 17 Oktober 2026
21:42 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Teks Peti Mati

Teks Peti Mati

Bagikan:
330px-Coffin_of_Gua.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sarkofagus Kerajaan Pertengahan dengan Teks Peti Mati yang dilukis pada panelnya
Bagian dari seri
Agama Mesir Kuno
Eye of Horus
Agama-agama terkait

Teks Peti Mati (bahasa Inggris:Coffin Texts) adalah kumpulan mantra pemakaman Mesir kuno yang mulai muncul di peti mati pada awal Periode Menengah Pertama. Teks-teks ini sebagian berasal dari Teks Piramida sebelumnya yang penggunaanya hanya untuk kerajaan, tetapi dengan muatan materi substansial baru terkait dengan keinginan sehari-hari, menunjukkan target audiens baru dari masyarakat umum. Orang Mesir biasa yang mampu membeli peti mati dapat menggunakan mantra pemakaman ini sehingga firaun tidak lagi memiliki hak eksklusif untuk kehidupan setelah kematian.[1]

Teks-teks ini muncul dari Periode Menengah Pertama (sekitar tahun 2100 SM) dan berkembang selama Kerajaan Pertengahan, ketika kaum bangsawan mendapatkan hak untuk dimakamkan di dalam peti mati dan menggunakan teks-teks magis yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi para Firaun.[2]

Penyebutan modern kompilasi 1.185 mantra ini menyiratkan bahwa mereka kebanyakan ditulis pada peti mati di Kerajaan Pertengahan. Mereka juga kadang-kadang ditulis di dinding makam, prasasti, kendi kanopi, papirus dan topeng mumi. Karena permukaan tulisan yang terbatas dari benda-benda ini, mantranya sering disingkat, sehingga memunculkan versi yang panjang dan pendek, beberapa di antaranya kemudian disalin dalam Kitab Kematian.[3]

The Book of Two Ways

Beberapa peti mati dari nekropolis Mesir Tengah el-Bersheh (Deir el-Bersha) memuat representasi grafis unik dari alam baka, bersama dengan mantra yang berkaitan dengan perjalanan mendiang melalui Duat. Koleksi ini, yang disebut the Book of Two Ways, adalah contoh pertama dari peta dunia bawah di Mesir Kuno. The Book of Two Ways adalah pendahulu kitab-kitab dunia bawah Kerajaan Baru serta Kitab Kematian, di mana penggambaran perjalanan melalui alam baka adalah tema yang tetap. Kitab ini menggambarkan rute darat dan perairan, yang dipisahkan oleh lautan api, yang mengarah ke Rostau dan kediaman tinggal Osiris.[3]

Lihat pula

Kutipan

Daftar pustaka

  • Goelet, Dr. Ogden (1994). The Egyptian Book of the Dead: The Book of Going Forth by Day (dalam bahasa Inggris). San Francisco: Chronicle Books.
  • Lichtheim, Miriam (1975). Ancient Egyptian Literature, vol 1 (dalam bahasa Inggris). London, England: University of California Press. ISBN 0-520-02899-6.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan