Senin, 28 September 2026
05:29 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Apedemak

Apedemak

250px-Apedemak-Louvre-E11157_mg_7709.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Apedemak atau Apademak adalah dewa prajurit berkepala singa yang dipuja oleh orang-orang Nubia di Kerajaan Meroë. Sejumlah kuil yang dipersembahkan untuk dewa ini telah dibangun di Naqa, Meroë, dan Musawwarat es-Sufra (yang diduga merupakan pusat pemujaan Apedemak). Di kuil Naqa yang dibangun oleh penguasa-penguasa Meroë, Apedemak digambarkan sebagai dewa singa berkepala tiga dengan empat tangan[1] dan juga sebagai ular berkepala singa. Namun, ia biasanya digambarkan sebagai manusia dengan kepala singa.

Apedemak adalah dewa yang tidak berperan besar dalam agama Mesir Kuno karena merupakan produk budaya Meroë.

Referensi

  1. ↑ Claude Traunecker, The Gods of Egypt, Cornell University Press 2001, ISBN0-8014-3834-9, hlm.106

Bacaan lanjut

  • Žabkar, Louis V. Apedemak, Lion-God of Meroe: A Study in Egyptian-Meroitic Syncretism. Aris and Phillips, 1975.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan