Rabu, 07 Oktober 2026
23:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Psamtik III

Psamtik III

Bagikan:
Psamtik III
Psammetichus III
250px-Karnak_Psammetique_III.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief menggambarkan Psamtik III di Karnak
Firaun
Masa pemerintahan526–525 BC (Dinasti ke-26)
PendahuluAmasis II
PenggantiCambyses II
AnakAmasis
Meninggal525 BC

Psamtik III (juga dieja Psammetichus atau Psammeticus) adalah firaun terakhir dinasti ke-26 Mesir Kuno yang berkuasa dari tahun 526 SM hingga 525 SM. Herodotus menyatakan bahwa Psamtik hanya menguasai Mesir selama enam bulan, sebelum kerajaannya diserbu oleh Persia di bawah pimpinan Raja Cambyses II.[1] Ia berhasil dikalahkan dalam pertempuran di Pelusium. Psamtik III melarikan diri ke Memphis, dan kemudian ditangkap. Firaun yang telah dijatuhkan itu lalu dibawa ke Susa, dan selanjutnya dihukum mati.[2]

Keluarga

Psamtik III adalah putra Amasis II dari salah satu istrinya, Ratu Tentkheta. Ia meneruskan tahta ayahnya sebagai firaun pada tahun 526 SM, ketika Amasis wafat setelah memerintah dengan sejahtera selama 44 tahun.[2] Menurut Herodotus, Psamtik III mempunyai seorang putra yang bernama Amasis, juga seorang istri dan anak perempuan, keduanya tidak ditulis namanya dalam catatan sejarah.[3]

Pemerintahan dan kejatuhan

250px-Head_of_Osiris-E_10706_%28Louvre_Museum%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala patung Psamtik III.

Psamtik memerintah Mesir tidak lebih dari enam bulan. Beberapa hari setelah dinobatkan, hujan turun di Thebes, suatu peristiwa langka yang membuat sejumlah orang Mesir ketakutan, karena menafsirkannya sebagai firasat buruk. Firaun muda dan tidak berpengalaman ini tidak berdaya menghadapi serangan tentara Persia. Setelah pasukan Persia di bawah pimpinan Cambyses II telah melintasi padang gurun Sinai dengan bantuan orang Arab, terjadi pertempuran sengit di dekat Pelusium, sebuah kota perbatasan timur Mesir, pada musim semi tahun 525 SM.[2] Tentara Mesir dikalahkan di Pelusium, ketika Psamtik dikhianati oleh salah seorang sekutunya, Phanes dari Halicarnas. Akibatnya, Psamtik dan tentaranya harus mundur ke Memphis.[2] Tentara Persia merebut kota itu setelah mengepung dalam waktu lama, dan Psamtik ditawan. Tidak lama kemudian, Cambyses memerintahkan hukuman mati publik atas 2000 penduduk terkemuka, termasuk salah satu putra raja.[2]

Pembuangan dan kematian

Menurut Herodotus, putri Psamtik dijadikan budak, putranya dihukum mati dan salah satu sahabat laki-lakinya dijadikan pengemis.[3] Mereka ini dibawa ke hadapannya untuk menguji reaksinya, dan ia hanya marah setelah melihat keadaan si pengemis. Psamtik III tidak dihukum mati, tetapi putranya dipotong-potong. Psamtik dipenjarakan dan dibawa ke Susa dalam keadaan dirantai. Mulanya ia diperlakukan dengan baik, tetapi kemudian Psamtik dilaporkan merencanakan pemberontakan terhadap Cambyses, sehingga dihukum dengan dipaksa meminum darah banteng, dan ini menyebabkan kematiannya.[3]

Referensi

  1. ↑ The New Encyclopædia Britannica: Micropædia, Vol.9 15th edition, 2003. hal.756
  2. 1 2 3 4 5 The New Encyclopædia Britannica: Micropædia, Vol.9, 15th edition, 2003. p.756
  3. 1 2 3 Herodotus. Historia. Buku III.

Pranala luar

Penguasa Mesir Kuno
Periode
Dinasti
  • Firaun (pria
  • wanita ♀)
  • tidak jelas
Protodinastik
(pra-3150 SM)
Hilir
Hulu
Penguasa Protodinastik
sampai Dinasti Awal
(<3150–2040 SM)
Dinasti I
Dinasti II
Penguasa
Kerajaan Lama
Dinasti III
Dinasti IV
Dinasti V
Dinasti VI
Penguasa
Menengah pertama
Dinasti VII & VIII
Dinasti IX & & X
Penguasa
Kerajaan Pertengahan
(2040-1550 SM)
Dinasti XI
Dinasti XII
Penguasa
Menengah kedua
Dinasti XIII
Dinasti XIV
Dinasti XV
Dinasti XVI
Dinasti Abydos
Dinasti XVII
Penguasa
Kerajaan Baru
(1550-664 SM)
Dinasti XVIII
Dinasti XIX
Dinasti XX
Penguasa
Menengah ketiga
Dinasti XXI
Dinasti XXII
Dinasti XXIII
Dinasti XXIV
Dinasti XXV
Periode Akhir
(664–30 SM)
Dinasti XXVI
Dinasti XXVII (Persia)
Dinasti XXVIII
Dinasti XXIX
Dinasti XXX
Dinasti XXXI
Periode Helenistik
(332–30 SM)
Dinasti Argead (XXXII)
Dinasti Ptolemaik
Suami/Istri
Pejabat istana
Imhotep · Weni · Sobeknakht II · Ahmose-Ebana · Ineni · Senenmut · Rekhmire · Yuya · Maya · Yuny · Bay · Manetho · Pothinus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan