Rabu, 30 September 2026
21:03 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Amenemhat IV

Amenemhat IV

Bagikan:
Lihat Amenemhat, untuk orang-orang yang bernama sama.
Amenemhat IV
Ammenemes
250px-AmmenemesIV%28Front%29-BritishMuseum-August19-08.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Small gneiss sphinx inscribed with the name of Amenemhat IV, on display at the British Museum.
Firaun
Masa pemerintahan1815–1806 SM (Dinasti ke-12)
PendahuluAmenemhat III
PenggantiSobekneferu
Prenomen  (Praenomen)
Maakherure
M3ˁ-ḫrw-Rˁ
The voice of Ra is true[1]
M23
t
L2
t
<
raU5
a
xrww
>
Nomen
Amenemhat
Jmn-m-ḥ3.t
Amun is in front
G39N5<
imn
n
mHAt
t
>
Nama Horus
Kheperkheperu
Ḫpr-ḫprw
Everlasting of manifestations
G5
xprxprZ3w
Nama Nebty
Sehebtawy
[S]-ḥ3b-t3wj
He who makes the two lands festive
G16
Ba15sBa15aHbW4N16
N16
Horus emas
Sekhembiknebunetjeru
Sḫm-bik-nbw-nṯrw
The golden Horus, powerful one of the gods
sxmG8nTrw
Turin canon:
Maakherure
M3ˁ-ḫrw-Rˁ
The voice of Ra is true
V10AN5U4
a P8Z7A17V11AG7
Anaktidak pasti, kemungkinan Sekhemre Khutawy Sobekhotep dan Sonbef[2]AyahAmenemhat III (?)IbuHeteptiMeninggal1806 SM

Amenemhat IV, atau Amenemhet IV adalah seorang Firaun Mesir kuno yang diperkirakan memerintah antara tahun 1815 SM sampai 1806 SM.[2] Mula-mula ia menjabat sebagai raja muda bersama dengan Firaun Amenemhat III[3] dan telah menyelesaikan kuil Mesir kemudian di Medinet Maadi,[4] yang "piramidanya merupakan satu-satunya kuil yang masih utuh dari Kerajaan Pertengahan" menurut Zahi Hawass, bekas Sekretaris Jenderal "Supreme Council of Antiquities" (SCA).[5] Landasan kuil, gedung-gedung pemerintahan, gudang-gudang makanan dan perumahan ditemukan oleh ekspedisi arkeologi Mesir pada awal tahun 2006. Amenemhat IV tampaknya juga membangun sebuah kuil di bagian timur laut Fayum di Qasr el-Sagha.

Naskah papirus Daftar Raja Turin mencatat pemerintahan Amenemhat IV selama 9 tahun 3 bulan dan 27 hari.[6] Tahun pertama pemerintahannya sebagai raja muda bersama pendahulunya yang berkuasa, Amenemhat III, menurut sebuah graffito pada batu karang di Nubia. Pemerintahanya yang singkat tampaknya berlangsung damai dan tidak memuat peristiwa khusus; sejumlah ekspedisi bertarikh yang dicatat di tambang-tambang Serabit el-Khadim di Semenanjung Sinai. Kematiannya dianggap sebagai permulaan kejatuhan perlahan dari Kerajaan Pertengahan.

Amenemhat IV mati tanpa ahli waris laki-laki, meskipun mungkin dua penguasa pertama dinasti berikutnya, Sobekhotep I dan Sekhemkare atau Amenemhat Senebef adalah putra-putranya.[7] Ia digantikan oleh saudari tirinya (atau mungkin bibinya) Sobekneferu, yang menjadi ratu pertama Mesir kuno sejak Merneith dari dinasti pertama, sekitar 1200 tahun sebelumnya. Ia mungkin adalah suami Sobeknefru, tetapi tidak ada bukti sejarah yang mendukung teori ini.

Kaitan dengan Musa

Ada dugaan bahwa Musa adalah Amenemhat IV dan Sobekneferu adalah "putri Firaun" yang mengambilnya sebagai anak.[8]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Digital Egypt for Universities: Amenemhat IV Maakherure (1807/06-1798/97 BCE)
  2. 1 2 Kim S. B. Ryholt, The Political Situation in Egypt during the Second Intermediate Period, c.1800-1550 B.C., Museum Tusculanum Press 1997, p.185
  3. ↑ Ryholt, p.212
  4. ↑ Dieter Arnold, The Encyclopaedia of Ancient Egyptian Architecture, B.Tauris 2002, p.145
  5. ↑ "Middle East Times: Egypt finds clue to ancient temple's secret". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-06-15. Diakses tanggal 2014-02-28.
  6. ↑ Ryholt, p.15
  7. ↑ Aidan Dodson & Dyan Hilton, The Complete Royal Families of Ancient Egypt, Thames & Hudson (2004) ISBN0-500-05128-3, p.102
  8. ↑ Searching for Moses by David Down (April 1, 2001)

Pustaka tambahan

  • W. Grajetzki, The Middle Kingdom of Ancient Egypt: History,Archaeology and Society, Duckworth, London 2006 ISBN 0-7156-3435-6, 61
  • Shaw, Ian. Nicholson, Paul: The Dictionary of Ancient Egypt. Harry N. Abrams, Inc., Publishers. 1995.

Pranala luar

Penguasa Mesir Kuno
Periode
Dinasti
  • Firaun (pria
  • wanita ♀)
  • tidak jelas
Protodinastik
(pra-3150 SM)
Hilir
Hulu
Penguasa Protodinastik
sampai Dinasti Awal
(<3150–2040 SM)
Dinasti I
Dinasti II
Penguasa
Kerajaan Lama
Dinasti III
Dinasti IV
Dinasti V
Dinasti VI
Penguasa
Menengah pertama
Dinasti VII & VIII
Dinasti IX & & X
Penguasa
Kerajaan Pertengahan
(2040-1550 SM)
Dinasti XI
Dinasti XII
Penguasa
Menengah kedua
Dinasti XIII
Dinasti XIV
Dinasti XV
Dinasti XVI
Dinasti Abydos
Dinasti XVII
Penguasa
Kerajaan Baru
(1550-664 SM)
Dinasti XVIII
Dinasti XIX
Dinasti XX
Penguasa
Menengah ketiga
Dinasti XXI
Dinasti XXII
Dinasti XXIII
Dinasti XXIV
Dinasti XXV
Periode Akhir
(664–30 SM)
Dinasti XXVI
Dinasti XXVII (Persia)
Dinasti XXVIII
Dinasti XXIX
Dinasti XXX
Dinasti XXXI
Periode Helenistik
(332–30 SM)
Dinasti Argead (XXXII)
Dinasti Ptolemaik
Suami/Istri
Pejabat istana
Imhotep · Weni · Sobeknakht II · Ahmose-Ebana · Ineni · Senenmut · Rekhmire · Yuya · Maya · Yuny · Bay · Manetho · Pothinus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan