Rabu, 14 Oktober 2026
10:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Meryhathor

Meryhathor

Bagikan:
Meryhathor
Meryt-Hathor, Mery-Hathor, Neferkare-Meryibre
Nomark Djehutynakht II (kiri) dan cartouche Meryhathor (kanan), dari Hatnub
Nomark Djehutynakht II (kiri) dan cartouche Meryhathor (kanan), dari Hatnub
Firaun
Masa pemerintahanskt. 2130 SM - ? (Dinasti ke-10)
Pendahuluraja terakhir Dinasti kesembilan Mesir
PenggantiNeferkare VIII
Prenomen  (Praenomen)
Meryhathor
mr.j-j-ḥwt-ḥr
Kekasih Hathor
M23L2
C9U6ii
[1]

Meryhathor atau Meryt-Hathor,[2] merupakan seorang Firaun dari Dinasti kesepuluh Mesir selama Periode Menengah pertama.

Identifikasi

Dianggap sebagai pendiri dinasti tersebut, Meryhathor seharusnya memulai pemerintahannya pada sekitar tahun 2130 SM.[2][3] Namanya tidak disebutkan di dalam Daftar Raja Turin namun Djehutynakht II, seorang nomark nome Hare yang tinggal di Hermopolis, memesan sebuah tinta graffito yang menyebutkan Meryhathor di pertambangan alabaster di Hatnub: sejauh ini satu-satunya pengesahan raja tersebut.[4]

Terdapat perselisihan mengenai namanya: karena tanda "Hathor" (C9 di dalam daftar tanda tangan Gardiner) sebagian rusak, beberapa penulis seperti Edward Brovarski[5] yakin bahwa nama sesungguhnya dari firaun ini adalah Meryibre ("Kekasih hati Ra") yang agak mirip dengan tradisi Memphite. Selanjutnya, beberapa Egiptolog yang mendukung pembacaan alternatif juga menggabungkan raja ini dengan penggantinya, Neferkare VIII; Dengan demikian, tidak jarang menemukan seorang firaun Neferkare-Meryibre sebagai pendiri Dinasti ke-10.[6]

Referensi

  1. ↑ Rudolf Anthes, "Die Felseninschriften von Hatnub", Untersuchungen zur geschichte und altertumskunde Aegyptens 9, Leipzig, 1928, pl. VII.
  2. 1 2 Jean Vercoutter, L'Egypte jusq'à la fin du Nouvel Empire, in Pierre Lévêque, Le premieres civilisations, Paris, Presses Universitaires de France, 1987, p. 143.
  3. ↑ William C. Hayes, in The Cambridge Ancient History, vol 1, part 2, 1971 (2008), Cambridge University Press, ISBN0-521-077915, p. 996.
  4. ↑ William C. Hayes, op. cit., p. 470.
  5. ↑ Royal Titulary of Mery... on Eglyphica.net (search in the Tenth Dynasty)
  6. ↑ Nicolas Grimal, A History of Ancient Egypt, Oxford, Blackwell Books, 1992, p. 141.
Penguasa Mesir Kuno
Periode
Dinasti
  • Firaun (pria
  • wanita ♀)
  • tidak jelas
Protodinastik
(pra-3150 SM)
Hilir
Hulu
Penguasa Protodinastik
sampai Dinasti Awal
(<3150–2040 SM)
Dinasti I
Dinasti II
Penguasa
Kerajaan Lama
Dinasti III
Dinasti IV
Dinasti V
Dinasti VI
Penguasa
Menengah pertama
Dinasti VII & VIII
Dinasti IX & & X
Penguasa
Kerajaan Pertengahan
(2040-1550 SM)
Dinasti XI
Dinasti XII
Penguasa
Menengah kedua
Dinasti XIII
Dinasti XIV
Dinasti XV
Dinasti XVI
Dinasti Abydos
Dinasti XVII
Penguasa
Kerajaan Baru
(1550-664 SM)
Dinasti XVIII
Dinasti XIX
Dinasti XX
Penguasa
Menengah ketiga
Dinasti XXI
Dinasti XXII
Dinasti XXIII
Dinasti XXIV
Dinasti XXV
Periode Akhir
(664–30 SM)
Dinasti XXVI
Dinasti XXVII (Persia)
Dinasti XXVIII
Dinasti XXIX
Dinasti XXX
Dinasti XXXI
Periode Helenistik
(332–30 SM)
Dinasti Argead (XXXII)
Dinasti Ptolemaik
Suami/Istri
Pejabat istana
Imhotep · Weni · Sobeknakht II · Ahmose-Ebana · Ineni · Senenmut · Rekhmire · Yuya · Maya · Yuny · Bay · Manetho · Pothinus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan