Rabu, 23 September 2026
15:22 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Merneptah

Merneptah

Merneptah
Merenptah
250px-Merenptah_Louxor-HeadAndShoulders-BackgroundKnockedOut.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Firaun
Masa pemerintahan1213-1203 SM (Dinasti ke-19)
PendahuluRamses II
PenggantiSeti II/Amenmesse
Prenomen  (Praenomen)
Baenre Merynetjeru
The Soul of Ra, Beloved of the Gods
M23L2
N5E11
n
N36
nTr nTr nTr
Nomen
Merneptah Hotephermaat
Beloved of Ptah, Joyous is Truth
G39N5
H6X1
D42
U4D2
Z1
R4
X1 Q3
V28Q3
X1
U6
N35
Nama Horus
Kanakht Haiemmaat
Nama Nebty
Iribauertaentjemhu
Horus emas
Nebsenedjaashefit[1]
PasanganIsisnofret, Takhat
AyahRamses II
IbuIsisnofret
Meninggal1203 SM
MakamKV8

Merneptah ( / ˈ m ɛr n ɛ p t ɑː , m ər ˈ n ɛ p t ɑː /  ) adalah Firaun ke-4 dari Dinasti ke-19 Mesir Kuno. Ia memerintah sekitar satu dekade, dari 13 Agustus 1213 SM hingga wafatnya pada 2 Mei 1203 SM.[2] Sebagai putra ketiga belas Ramses II,[3] ia naik takhta setelah semua kakak laki-lakinya, termasuk Khaemweset, meninggal terlebih dahulu. Usianya sekitar 50 tahun ketika mulai berkuasa, menjadikannya firaun pertama yang lahir dalam keluarga kerajaan sejak era Tutankhamun dari Dinasti Kedelapan Belas.[4]

250px-Merneptah_Steli_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti Merenptah di Kairo

Salah satu peninggalan terkenalnya adalah Prasasti Merneptah, yang dianggap sebagai dokumen pertama yang menyebutkan nama "Israel" dalam catatan sejarah. Gelar takhtanya, Ba-en-re Mery-netjeru, bermakna "Jiwa Ra, Kekasih Para Dewa".

Berdasarkan penelitian Maurice Bucaille, kini diyakini bahwa Firaun Merneptah adalah Firaun yang mengejar-ngejar Musa dan rombongan Bani Israil; yang jasadnya dapat diselamatkan orang-orang Mesir setelah mati ditenggelamkan dalam peristiwa Penyeberangan Laut Merah.[5]:148–155,156–160,[6]:237–239

Tahun-tahun awal

Merneptah kemungkinan adalah anak keempat dari permaisuri Isetnofret dan Firaun Ramses II, menjadikannya putra ketiga belas Ramses. Ia menikahi seorang wanita bernama Isetnofret II (yang diperkirakan adalah saudari atau keponakannya sendiri), yang kemudian mendampinginya sebagai Istri Agung Kerajaan. Dari pernikahan ini, Merneptah setidaknya memiliki dua orang anak yakni Merenptah, yang dinamai seperti ayahnya dan Seti II, yang kelak menjadi firaun berikutnya. Seti II menikahi Tausret, yang kemudian juga menjadi firaun penguasa tunggal setelah masa pemerintahan Firaun Siptah.[7][8]

Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa Merneptah juga memiliki seorang ratu lain bernama Takhat, yang merupakan ibu dari firaun lain, Amenmesse, meskipun hubungan ini belum dapat dipastikan oleh para ahli.

Masa Sebelum Menjadi Firaun

Sebagai seorang pangeran, Merneptah muncul dalam beberapa prasasti keluarga kerajaan. Namanya tercatat bersama orang tuanya dan saudara-saudaranya seperti Bintanath, Ramesses, dan Khaemwaset pada prasasti di Aswan dan Silsila.[9] Namun, tidak banyak yang diketahui tentang perannya hingga sekitar tahun ke-40 pemerintahan Ramses II, ketika ia diangkat menjadi Pengawas Angkatan Darat.

Karena Ramses II berusia sangat lanjut dan melebihi masa hidup banyak putra mahkotanya, akhirnya Merneptah-lah yang ditetapkan sebagai penerus. Pada tahun ke-55 kekuasaan ayahnya, ia secara resmi diproklamirkan sebagai Putra Mahkota dan menjalankan tugas sebagai Pangeran Bupati selama 12 tahun terakhir sebelum Ramses II wafat, sekaligus mempersiapkan diri untuk memimpin Mesir.[10]

Lihat pula

Referensi

  1. "King Merenptah", Digital Egypt, University College London (2001).
  2. Jürgen_von_Beckerath, Chronologie des Pharaonischen Ägypten, Mainz, (1997), pp.190
  3. Gae Callender, The Eye Of Horus: A History of Ancient Egypt, Longman Cheshire (1993), p.263
  4. Makar, A. B.; McMartin, K. E.; Palese, M.; Tephly, T. R. (1975-06). "Formate assay in body fluids: application in methanol poisoning". Biochemical Medicine. 13 (2): 117–126. doi:10.1016/0006-2944(75)90147-7. ISSN 0006-2944. PMID 1.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. Bucaille, M. (1987). Les Momies des pharaons et la médecine, Séguier, 1987 (ISBN 2906284475). Mummies of the Pharaohs: Modern Medical Investigations by Maurice Bucaille. Terjemahan bahasa Inggris oleh Alastair D. Pannell dan pengarang. New York: St. Martin's Press, 1990. 236 pp. illust.
  6. Bucaille, M. (1976). La Bible, le Coran et la Science : Les Écritures Saintes examinées à la lumière des connaissances modernes, Seghers, 1976, (ISBN 978-2221501535) The Bible, The Qur'an and Science: The Holy Scriptures Examined in the Light of Modern Knowledge (Dr Maurice Bucaille). Terjemahan bahasa Inggris oleh Alastair D. Pannell dan pengarang. Lahore: Islamic Book Service, 1998.
  7. Callender, Gae (2012-03-27). Female Horus: The Life and Reign of Tausret. Oxford University Press. hlm. 25–47.
  8. Gates, Charles; Goldman, Andrew (2024-01-17). Egyptian cities, temples, and tombs of the second millennium BCE. London: Routledge. hlm. 107–128. ISBN 978-0-429-27881-5.
  9. Yoyotte, Jean (1949). "Les grands dieux et la religion officielle sous Séti Ier et Ramsès II". Bulletin de la Société française d'égyptologie. 3 (1): 17–22. doi:10.3406/bsfe.1949.1277. ISSN 0037-9379.
  10. "Merneptah". ancient_egypt.enacademic.com. Diakses tanggal 2026-02-02.{{cite web}}: Periksa nilai |url=

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Merneptah.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Mesir Kuno ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan