Senin, 21 September 2026
02:53 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Horemheb

Horemheb

Horemheb
Horemhab atau Haremhab
250px-StatueOfHoremhebAndTheGodHorus-DetailOfHoremheb01_KunsthistorischesMuseum_Nov13-10.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Firaun
Masa pemerintahan1319–1292 SM /990-962 SM (Dinasti ke-18)
PendahuluAy
PenggantiRamses I
Prenomen  (Praenomen)
Djeserkheperure Setepenre
M23L2
ra
Dsr
xpr
Z2ss
ra
stp
n
Nomen
Horemheb Meryamun'
G39N5
imn
n
U7
NG5Aa13
Hb
PasanganAmenia, Mutnedjmet
Meninggal1292 SM atau 962 SM
MakamKV57
MonumenMakam Memphite

Horemheb (kadang-kadang dieja Horemhab atau Haremhab) adalah firaun terakhir dinasti ke-18 Mesir Kuno.[1]

Sebelum menjadi firaun, Horemheb adalah kepala komando angkatan bersenjata pada era kekuasaan Tutankhamun dan Ay. Setelah naik takhta, ia mereformasi negara. Horemheb menghancurkan monumen-monumen Akhenaten, menggunakan puing-puingnya untuk proyek-proyek pembangunannya, dan merebut makam Tutankhamun dan Ay. Ia tidak memiliki keturunan dan menunjuk wazirnya, Paramesse (Ramesses I), sebagai penerus.

Menurut Kronologi Baru usulan David Rohl, Horemheb adalah firaun yang merebut Gezer dan memberikan kota itu sebagai hadiah beserta salah seorang putrinya kepada Raja Salomo untuk menjadi istrinya.[2]

Perhitungan waktu

Menurut kronologi konvensional Horemheb berkuasa dari tahun 1319 SM hingga akhir 1292 SM.[1] Menurut kronologi baru masa kekuasaannya adalah dari tahun 990-962 SM.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Erik Hornung, Rolf Krauss & David Warburton (editors), Ancient Egyptian Chronology (Handbook of Oriental Studies), Brill: 2006, p.493 Chronology table
  2. 1 2 Rohl, David (1995). A Test of Time: The Bible - from Myth to History. London: Century. ISBN 0-7126-5913-7. Published in the US as Rohl, David (1995). Pharaohs and Kings: A Biblical Quest. New York: Crown Publishers. ISBN 0-517-70315-7.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan