| Gultom | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Aksara Batak | ᯎᯮᯞ᯲ᯖᯬᯔ᯲ (Surat Batak Toba) | ||||||||||||||||||||
| Nama marga | Gultom | ||||||||||||||||||||
| Nama/penulisan alternatif |
| ||||||||||||||||||||
| Silsilah | |||||||||||||||||||||
| Generasi dari Si Raja Batak |
| ||||||||||||||||||||
| Nama lengkap tokoh | Toga Gultom | ||||||||||||||||||||
| Nama istri | Boru Sitindaon | ||||||||||||||||||||
| Nama anak (putra) |
| ||||||||||||||||||||
| Kekerabatan | |||||||||||||||||||||
| Klan | Raja Sonang | ||||||||||||||||||||
| Marga sekerabat | |||||||||||||||||||||
| Turunan |
| ||||||||||||||||||||
| Mataniari binsar | Sitindaon | ||||||||||||||||||||
| Asal | |||||||||||||||||||||
| Suku | Batak | ||||||||||||||||||||
| Etnis | |||||||||||||||||||||
| Daerah asal | Onan Runggu, Samosir | ||||||||||||||||||||
Gultom (Surat Batak: ᯎᯮᯞ᯲ᯖᯬᯔ᯲) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari daerah Onan Runggu, Samosir. Gultom merupakan sub-marga dari marga Samosir, leluhur marga Gultom merupakan anak pertama dari Raja Sonang.[1]
Asal
Marga Gultom awalnya bermukim di Tujuanlaut, Onan Runggu, Samosir, kemudian menyebar dan membuka perkampungan ke daerah lain di sekitar Danau Toba
Tarombo (Silsilah) dari Toga Pandiangan
| Raja Lontung | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Toga Sinaga | Tuan Situmorang | Toga Pandiangan Boru Sagala | Toga Nainggolan | Toga Simatupang | Toga Aritonang | Toga Siregar | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Datu Ronggur Boru Sagala | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Guru Sarangbanua Boru Sagala | Guru Solandason Boru Naibaho | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Raja Amparhutala Boru Simbolon | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Raja Humirtap (Pandiangan) Boru Simbolon | Raja Sonang Boru Sitindaon | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Raja Pande | Tuan Suhut (Suhutnihuta) | Toga Gultom Boru Sitindaon | Toga Samosir Boru Sitindaon | Toga Pakpahan Boru Sitindaon | Toga Sitinjak Boru Sitindaon | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Siturangke | Sitangkubang | Hutatoruan (Tujuanlaut) | Hutapea | Hutabagot | Hutabalian | Raja Bolon (Rumabolon) | Raja Surung (Rumasurung) | Raja Sidari (Rumasidari) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tampuk Nabolon | Sidebata | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Raja Minar | Raja Napodu | Raja Parhoris (Harianja) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tarombo (Silsilah) Toga Gultom
Silsilah Gultom Hutatoruan (Tujuanlaut)
| Hutatoruan (Tujuanlaut) Boru Tamba | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Guru Sinaingan Boru Pangaribuan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Sohutihon Boru Panjaitan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Marpodang Boru Sitindaon | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ama ni Marpodang Boru Sitindaon | Raja Martabu Boru Lumbantungkup | Ompu Sonar Boru Sinurat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Ratus Boru Sipahutar | Ompu Morsa Boru Tamba | Raja Botul Boru Sitohang | Ompu Mangumbin | Guru Tumindi 1. Boru Sitindaon 2. Boru Pasaribu | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ama ni Ratus Boru Siburian | Raja Pangindingan (Amparhudogam) Boru Pangaribuan | Ompu Natanang | Ompu Lomak Dihuta | Tuan Narabingan Boru Sitindaon | Ompu Raja Gansip | Raja Oloan Boru Sitindaon | Ompu Padang Bolak Boru Pakpahan | Guru Mandatas 1. Boru Sirait 2. Boru Pangaribuan | Ompu Pintu Bahal Boru Sianipar | Raja Maksi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Guru Mangaraja Boru Sihotang | Guru Hatudungan | Ompu Surung Barita Boru Pangaribuan | Ampanganar | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hutatoruan (Tujuanlaut) yang menikah dengan Boru Tamba dan memiliki seorang putra, yaitu: Guru Sinaingan, kemudian menikahi Boru Pangaribuan dan memperoleh seorang putra, yaitu: Ompu Sohutihon, kemudian Ompu Sohutihon menikah dengan Boru Panjaitan dan memperoleh seorang putra, yaitu: Ompu Raja Marpodang, kemudian Ompu Raja Marpodang menikahi Boru Sitindaon dan memperoleh tiga orang putra yang kemudian ketiga orang putra ini mewakili ketiga kelompok marga Gultom Hutatoruan. Adapun ketiga orang Putra tersebut, yaitu:
- Ama ni Raja Marpodang
- Raja Martabu
- Ompu Sonar
Ama ni Raja Marpodang yang menikahi Nai Minar Boru Sitindaon, paribannya dan memiliki dua orang putra, yaitu:
- Ompu Ratus, kemudian beliau menikahi Boru Sipahutar serta memiliki seorang putra yaitu: Ama ni Ratus, kemudian Ama ni Ratus menikah dengan Boru Siburian serta memiliki dua orang putra, yaitu: (1) Guru Mangaraja yang menikah dengan Boru Sihotang; (2) Guru Hatundungan
- Ompu Morsa yang menikahi Boru Tamba dan memperoleh seorang putra yaitu: Raja Pangindingan (Amparhudogam), kemudian menikahi Boru Pangaribuan dan memiliki dua orang putra, yaitu: (1) Ompu Surung Barita yang menikahi Paribannya, Boru Pangaribuan; dan (2) Ampanganar.
Raja Martabu yang menikah dengan Pinta Omas Boru Nainggolan Lumbantungkup dan memiliki dua orang putra, yaitu:
- Raja Botul, lalu menikah dengan Boru Sitohang dan memiliki empat orang putra, yaitu: (1) Ompu Natanang; (2) Ompu Lomak Dihuta; (3) Ompu Tuan Narabingan yang menikah dengan Boru Sitinjak; (4) Ompu Raja Gansip
- Ompu Mangumbin.
Ompu Sonar yang menikah dengan Sinta Uli Boru Sinurat dan memiliki seorang putra yang Bernama Guru Tumindi, kemudian Guru Tumindi menikahi Boru Sitindaon dan Boru Pasaribu serta memiliki lima orang putra, yaitu: Raja Oloan, Ompu Padang Bolak, Guru Mandatas, Pintu Bahal, dan Manarsik, Guru Tumindi juga memiliki seorang putri yang menikah dengan Tuan Arak Samosir Rumasidari.
- Raja Oloan yang menikah dengan Boru Sitindaon serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Dori kemudian Ompu Dori menikahi Boru Doloksaribu serta memiliki seorang putra, yaitu: Ompu Tahuan lalu Ompu Tahuan menikah dengan Boru Nainggolan dari Sipira serta memiliki empat orang putra, yaitu: Toga Raja, Ompu Alhit, Ompu Pegeng, dan Ompu Tao.
- Ompu Toga Raja yang menikah dengan Boru Sitindaon serta memperoleh dua orang putra, yaitu: (1) Ama Toga Raja yang menikahi Boru Pakpahan Hutanamora; dan (2) Ompu Beta.
- Ompu Alhit yang kemudian menikah dengan Boru Sipahutar serta memperoleh seorang putra yaitu Ama Alhit yang menikahi Boru Sianturi serta memiliki seorang putra yaitu Raja Alhit.
- Ompu Pegeng
- Ompu Tao
- Ompu Padang Bolak menikah dengan Boru Pakpahan, putri dari Ompu Timbo Raja Pakpahan Hutaraja serta memperoleh seorang putra yaitu Ompu Torpuan kemudian menikahi Boru Sinurat serta memperoleh lima orang putra, yaitu: Ompu Mual Nihuta, Ompu Padan Nihuta, Ompu Dori Huta yang menikahi Boru Siringoringo, Ompu Pungga, dan Ompu Ronang.
- Guru Mandatas yang menikahi Pareme Boru Sirait dan Boru Pangaribuan serta memperoleh empat orang putra, dari pernikahan pertamanya dengan Pareme Boru Sirait mempunyai tiga orang putra, yaitu: (1) Ama ni Panggalang yang menikahi Sahat Boru Manurung, (2) Ama ni Pangandosan, dan (3) Ama ni Panganas, sedangkan dari Boru Pangaribuan Guru Mandatas mempunyai seorang putra yaitu Pangonbis.
- Pintu Bahal kemudian menikahi Boru Sianipar serta bermukim di Pangaribuan.
- Raja Manarsik yang juga bermukim di Pangaribuan.
Silsilah Gultom Hutapea
| Hutapea Boru Sitindaon | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Sumorong | Sipalang Namora Boru Sirait | Hutapunjung | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ama ni Sumorong | Tumonggo Pulo | Namora Lontung | Namora Sende | Raja Urang Pardosi (Datu Tambun) Boru Pasaribu | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Totar Sabungan | Ompu Dolok | Raja Pinajingjing | Ompu Jait Oloan | Namora Sosuharon | Baginda Raja Boru Sirait | Saribu Raja Boru Silalahi | Pati Sabungan Boru Simanjuntak | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ama ni Totar Sabungan | Tuan Sorga | Ama ni Dolok | Ompu Ginjang | Ompu Galanggang | Ompu Raja Dompak | Paruma Raja | Ompu Mora | Ompu Pangindingan | Namora Sotambingon | Datu Soholungon | Tunggar Nageduk (Batu Malela) | Ompu Pagar | Debata Raja | Raja Panopa Boru Silitonga | Mula Siantar | Namora Soaloon Boru Sigalingging | Babiat Galemun Boru Hutasuhut | Datu Marrayar | Barita Raja | Sipoya Nabegu | Ompu Nihutana (Sibuat Narurus) | Ompu Leanon | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Raja Hutagalung | Ompu Sumodung | Ompu Raja | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ama ni Raja | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Sanganga | Ompu Mandidang | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hutapea sendiri menikah dengan paribannya, Boru Sitindaon serta memiliki tiga orang putra, yaitu: Ompu Sumorong, Sipalang Namora, dan Hutapunjung.
Ompu Sumorong sendiri menikah dan keturunannya terbagi menjadi dua kelompok, yaitu: (1) Ama ni Totar Sabungan, (2) Tuan Sorga. Adapun Sipalang Namora yang menikah dengan Talagan Pinta Omas Boru Sirait, putri sulung dari Sirait Sianggian serta memiliki empat orang putra yaitu: adapun anak pertama yang bernama Tumonggo Pulo yang menikah dan mempunyai seorang putra yaitu Ompu Dolok, kemudian menikah serta memiliki dua orang putra yaitu: Ama ni Dolok dan Ompu Ginjang. Adapun anak kedua yang bernama Namora Lontung yang keturunannya terbagi menjadi dua kelompok, yaitu: Ompu Sanganga dan Ompu Mandidang. Putra ketiga dari Palang Namora yang bernama Namora Sende memiliki seorang putra yang bernama Ompu Jait Oloan lalu Ompu Jait Oloan memiliki empat orang putra, yaitu: Ompu Raja Dompak, Ompu Raja Paruma, Ompu Mora, dan Ompu Pandinginan. Adapun putra keempat yang bernama Raja Urang Pardosi yang bergelar Datu Tambun yang menikahi Boru Pasaribu serta memiliki empat orang putra, yaitu: Namora Sosuharon, Baginda Raja, Saribu Raja, dan Pati Sabungan.
Namora Sosuharon memiliki empat orang putra yaitu: Namora Sotambingon, Datu Soholungan, Tunggar Nageduk (Batu Malela), dan Ompu Pagar. Baginda Raja sendiri menikah dengan Boru Sirait serta memiliki tiga orang putra, yaitu: (1) Debata Raja, (2) Panopa Raja yang menikahi Boru Silitonga; (3) Mula Siantar. Saribu Raja sendiri menikahi putri dari Guru Pandiam Silalahi Rumasondi serta memiliki dua orang putra, yaitu: (1) Namora Soaloon yang menikah dengan Boru Sigalingging; (2) Babiat Galemun yang menikah dengan Boru Hutasuhut. Pati Sabungan yang menikah dengan Boru Simanjuntak serta memiliki lima orang putra, yaitu: (1) Datu Marrayar, (2) Barita Raja, (3) Sipoya Nabegu, (4) Ompu Nihutana (Sibuat Narurus), (5) Ompu Leanon.
Sipalang Namora juga memiliki beberapa orang putri dari istrinya Talagan Pinta Omas Boru Sirait yaitu (1) Tiur Sihol Haulahan yang menikah dengan Raja Nioloan Nadapdap dari Lumban Padang Sibisa; (2) Tonggor Nalungun Mangulahi tidak menikah karena meninggal di usia muda; dan (3) Siboru Butet yang meninggal saat usianya masih anak-anak.
Silsilah Gultom Hutabagot
| Hutabagot Boru Sihotang | |||||||||||||||||||||||||||||
| Raja Hutari | Raja Sada Nahurang Boru Hutapea | ||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Gihontan Boru Hutagaol | |||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Manara Boru Nadeak | |||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Sotarduat Boru Tampubolon | |||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Baringin Boru Malau | |||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Ambar Bolak Boru Sitindaon | |||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Batak Boru Lumbantungkup | Ompu Bohang Boru Tampubolon | Ompu Altong Boru Sitinjak | |||||||||||||||||||||||||||
Hutabagot menikah dengan Boru Sihotang serta memiliki dua orang putra yaitu Raja Hutari dan Raja Sada Nahurang. Lalu Raja Sada Nahurang menikah dengan Boru Hutapea dan memperoleh seorang putra yang bernama Ompu Gihontan, kemudian Ompu Gihontan menikahi Boru Hutagaol serta memiliki seorang putra, yaitu: Ompu Manara kemudian menikah dengan Boru Nadeak dan memiliki seorang putra, yaitu: Ompu Sotarduat, lalu Ompu Sotarduat menikah dengan Boru Tampubolon serta memiliki seorang putra, yaitu: Ompu Baringin kemudian menikah dengan Boru Malau serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Ambar Bolak, lalu Ompu Ambar Bolak menikah dengan Boru Sitindaon serta memiliki tiga orang putra, kemudian dari tiga orang putra ini yang menjadi penerus keturunan dari Gultom Hutabagot, adapun ketiga orang putra tersebut, yaitu: (1) Ompu Batak yang menikah dengan Boru Nainggolan Lumbantungkup; (2) Ompu Bohang yang menikah dengan Boru Tampubolon; dan (3) Ompu Altong yang menikah dengan Boru Sitinjak.
Silsilah Gultom Hutabalian
| Hutabalian Boru Sitindaon | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Raja Nadong | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Pagar Sombaon Boru Sitohang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Malangat Ari Boru Panjaitan | Ompu Tarupun (?) | Ama ni Pamontang Laut Boru Sihombing | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Manggalang | Ompu Manaham | Raja Ulung | Ampenosil | Ama ni Paruhum | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ama ni Manggalang Boru Hutabalian | Ompu Sinaingan | Guru Lumiap | Ompu Partungkoan | Ompu Ruhun | Simangam Belaut | Ompu Gumbol Boru Siregar | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ompu Manganar | Ompu Manguhir | Ompu Marulak Huta Boru Hutabalian | Ompu Sinanggapang | Ompu Jumotang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hutabalian menikah dengan salah satu putri pamannya Boru Sitindaon serta memiliki seorang putra yaitu: Ompu Raja Nadong lalu menikah serta memperoleh seorang putra, yaitu: Ompu Pagar Sombaon kemudian menikah dengan Boru Sitohang dan memiliki tiga orang putra yaitu: Ompu Malangat Ari, Ompu Tarupun, dan Ama ni Pamontang Laut.
Ompu Malangat Ari lalu menikah dengan Boru Panjaitan serta memperoleh dua orang putra, yaitu:
- Ompu Manggalang yang kemudian memiliki seorang putra, yaitu: Ama ni Manggalang kemudian menikah dengan Boru Hutabalian serta memiliki tiga orang putra, yaitu: (1) Ompu Manganar, (2) Ompu Manguhir, dan (3) Ompu Marulak Huta yang menikahi Boru Nainggolan Hutabalian.
- Ompu Manaham memiliki seorang putra yaitu: Ompu Sinaingan lalu Ompu Sinaingan mempunyai dua orang putra, yaitu: (1) Ompu Sinanggapang dan (2) Ompu Jumotang.
Amani Pamontang Laut menikah dengan Boru Sihombing Lumbantoruan serta memperoleh tiga orang putra, yaitu:
- Raja Ulung kemudian memiliki dua orang putra, yaitu: Guru Lumiap dan Ompu Partungkoan
- Ampenosil mempunyai seorang putra yaitu: Ompu Ruhun
- Ama ni Paruhum, kemudian memiliki dua orang putra, yaitu: (1) Simangam Belaut dan (2) Ompu Gumbol yang menikah dengan Boru Siregar Silali
Tokoh
Beberapa tokoh yang bermarga Gultom, di antaranya adalah:
- Binsar Gultom
- Bonar Gultom
- Dolly Gultom
- Gomar Gultom
- Ivan Doly Gultom
- Martha Gultom
- Miranda Gultom
- Maidin Gultom
- Potler Gultom
- Ridwan Gultom
- Roby Gultom
- Syamsul Gultom
- Syawal Gultom
- Theresia Margaretha Gultom
- Tilhang Gultom
- Vandiko Gultom
Referensi
- ↑ Vergouwen, J. C. (Jacob Cornelis) (1964). The social organisation and customary law of the Toba-Batak of northern Sumatra. Internet Archive. The Hague, M. Nijhoff.
• "Tarombo marga Gultom - Sipalang Namora | PDF" https://id.scribd.com/document/422531521/SIPALANGNAMORA
Pranala luar
- (Indonesia)