Jumat, 23 Oktober 2026
13:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Ompusunggu

Ompusunggu

salah satu marga Batak Toba

Bagikan:
Ompusunggu
250px-Toga_Tugu_Aritonang_Village%3B_Village%2C_Dolok_Martumbur%2C_Muara%2C_North_Tapanuli_Regency%2C_North_Sumatra_22476.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksara Batakᯀᯬᯔ᯲ᯇᯮᯘᯮᯰᯎᯮ
(Surat Batak Toba)
Nama marga
  • Aritonang
  • Ompusunggu
  • Aritonang Ompusunggu
Nama/penulisan alternatifOmpoesoenggoe (ejaan lama)
Artiompu + sunggu
(kakek/nenek + berkumpul)
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Guru Tatea Bulan
3Tuan Saribu Raja
4Raja Lontung
5Toga Aritonang
6Ompusunggu
Nama lengkap tokohOmpu Sunggu
Nama istriBoru Tamba
Nama anak (putra)
  • 1. Patuan Dolok
  • 2. Tuan Pangihuri
Genealogi
Induk margaAritonang
KlanToga Aritonang
Marga sekerabat
Mataniari binsarTamba
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
LahirSabulan, Samosir
Daerah asalAritonang, Muara, Tapanuli Utara

Ompusunggu (Surat Batak: ᯀᯬᯔ᯲ᯇᯮᯘᯮᯰᯎᯮ) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari Aritonang, Muara, Tapanuli Utara. Ompusunggu merupakan sub-marga dari marga Aritonang yang mana leluhur marga Ompusunggu adalah anak pertama dari Toga Aritonang.

Asal

Dalam garis keturunannya, Si Raja Lontung memiliki tujuh anak laki-laki dan dua anak perempuan. Sesuai urutan kelahirannya, ketujuh anak laki-lakinya tersebut adalah: Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Aritonang, dan Siregar. Sedangkan anak perempuannya dinikahi oleh dua bersaudara dari anak Si Raja Sumba yakni Sihombing dan Simamora.

Dari perkawinannya, Aritonang memiliki tiga orang anak laki-laki yang tercatat hidup dan meneruskan keturunannya hingga saat ini. Ketiganya kini telah berkembang menjadi belahan marga Aritonang yang semi independen.

Sesuai urutan kelahirannya, ketiga anak laki-laki Aritonang ini adalah sebagai berikut:

  1. Ompu Sunggu
  2. Raja Gukguk
  3. Tuan Simare (Simaremare)

Konsentrasi marga Aritonang kebanyakan bermukim di daerah Muara yang terletak di pesisir Timur Danau Toba dan juga terdapat di Pulau Sibandang, Barus, dan Humbang Hasundutan, di Sumatera Utara. Namun di luar daerah-daerah itu banyak pula ditemukan keturunan Aritonang yang telah merantau dan berkembang sejak berabad yang lalu.

Desa Silando, Hutaginjang, Tapian Nauli adalah desa yang banyak didiami oleh marga Aritonang, yang walaupun jauh dari Muara tetapi hakikatnya marga Aritonang-lah yang menyatukan ketiga desa ini sehingga masuk dalam wilayah Kecamatan Muara.

Di daerah Muara yang mayoritas penduduknya adalah bermarga Aritonang, umumnya mereka sudah menggunakan nama marga sesuai alur percabangan dari ketiga anak laki-laki dari Aritonang tersebut. Namun untuk di luar Muara, para keturunan Marga Aritonang yang sudah merantau beberapa abad yang lalu, lebih suka menggunakan nama Marga Aritonang.

Karena itulah saat ini kerap ditemukan para keturunan Marga Aritonang dalam kesehariannya menggunakan nama marga yang bervariasi, yaitu:

  1. Marga Aritonang
  2. Marga Ompusunggu
  3. Marga Rajagukguk
  4. Marga Simaremare

Tokoh

Beberapa tokoh bermarga Aritonang Ompusunggu, di antaranya adalah:

Galeri

Referensi

Si Raja Lontung
Toga Aritonang
Ompusunggu
 • Patuandolok  • Tuan Pangihuri
Rajagukguk
 • Ompu Manungkol Langit  • Ompu Pingganpasu
Simaremare
 • Sorimangaraja  • Mangarerak
120px-Tugu_Toga_Aritonang_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu Toga Aritonang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan