Rabu, 30 September 2026
12:07 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Pandiangan

Pandiangan

salah satu marga Batak Toba

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Sembiring Pandia. Keduanya merupakan marga yang berbeda tanpa hubungan kekerabatan.
"Pandiangan" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Pandiangan (disambiguasi).
Pandiangan
Aksara Batakᯇᯉ᯲ᯑᯪᯀᯝᯉ᯲
(Surat Batak Toba)
Nama margaPandiangan
Artipan + diang (deang) + an
(merujuk pada dayang atau gadis)
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Guru Tatea Bulan
3Tuan Saribu Raja
4Si Raja Lontung
5Toga Pandiangan
6Datu Ronggur
7Guru Solandason
8Raja Amparhutala
9Raja Humirtap
(Pandiangan)
Nama lengkap tokohToga Pandiangan
Nama istriPinta Rantiti Boru Sagala
Nama anak (putra)(Anak dari Raja Amparhutala)
Raja Humirtap Pandiangan
(Menikah dengan Boru Simbolon)
Kekerabatan
Induk margaSiraja Lontung
Marga sekerabat
Turunan
250px-Marga-marga_Pandiangan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mataniari binsar
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
LahirSabulan, Samosir
Daerah asalUrat, Samosir

Pandiangan (Surat Batak: ᯇᯉ᯲ᯑᯪᯀᯝᯉ᯲) adalah salah satu marga Batak Toba. Leluhur marga Pandiangan adalah Raja Humirtap, keturunan dari Toga Pandiangan, anak ketiga dari Raja Lontung yang berasal dari Urat, Samosir.

Asal

Menurut tarombo (Silsilah) Suku Batak, Toga Pandiangan merupakan anak ketiga dari Siraja Lontung dengan Siboru Pareme. Pandiangan lahir dan dibesarkan di Sabulan, daerah tepian Danau Toba di Samosir.

Kemudian salah satu keturunannya bernama Raja Humirtap pindah ke Urat, di bagian barat Pulau Samosir, Hanya dari keturunan Raja Humirtap inilah yang kemudian bermarga Pandiangan.

Tarombo (Silsilah)

Siraja Lontung
Toga SinagaTuan SitumorangToga Pandiangan
Boru Sagala
Toga NainggolanToga SimatupangToga AritonangToga Siregar
Datu Ronggur
Boru Sagala
Guru Sarangbanua
Boru Sagala
Guru Solandason
Boru Naibaho
Punguten Sori
Boru Kombih
Raja Amparhutala
Boru Simbolon
Solin
Boru Maharaja
Raja Humirtap
(Pandiangan)

Boru Simbolon
Raja Sonang
Boru Sitindaon
Kubu
Boru Tumanggor
Raja Pande
Boru Simbolon
Tuan Suhut
(Suhutnihuta)

Boru Simbolon
Toga Gultom
Boru Sitindaon
Toga Samosir
Boru Sitindaon
Toga Pakpahan
Boru Sitindaon
Toga Sitinjak
Boru Sitindaon
Raja Hembar
Boru Nahampun
Siturangke (Suhutnihuta) Sitangkubang
Boru Simbolon
Raja Bolon
(Rumabolon)
Boru Sitindaon
Raja Surung
(Rumasurung)
Boru Sitindaon
Raja Sidari
(Rumasidari)
Boru Sitindaon
Miskar Dipamiskaran
Boru Maharaja
Tumpak Bolon]]
Boru Sibarani
Sidebata
Boru Simbolon
Kulit NipaneRahat NipaneRaja Minar
Boru Simbolon
Raja Napodu
Boru Tambunan
Raja Parhoris
(Harianja)

Boru Sirait
SebayangMahalaMajanggut
Macendeh DidellengMacendeh NinangkaMacermin Dilai Mayang
Patobing
(Raja Enggang)
Raja Lambing
PinemSebayangRaja Lele
(Selian)
Raja Adeh
(Selian)
Raja Kaye
(Selian)

Versi II

Siraja Lontung
Toga SinagaTuan SitumorangRaja AmparhutalaToga NainggolanToga SimatupangToga AritonangToga Siregar
PandianganRaja Sonang
Raja PandeTuan SuhutGultomSamosirPakpahanSitinjak
SuhutnihutaSitangkubangSiturangkeRaja Bolon (Rumabolon)Raja Surung (Rumasurung)Raja Sidari II (Rumasidari)
Pungutan SoriTumpak NabolonSidebata
SolinRaja MinarRaja NapoduRaja Parhoris (Harianja)
Kubu
Raja Hembar
Miskar Dipamiskaran
Kulit NipaneRahat Nipane
MahalaMajanggut
Macendeh DidelengMacendeh NinangkaMacermin Dilai Mayang
Raja EnggangRaja Lambing
PinemSebayangRaja Lele (Selian)Raja Adeh (Selian)Raja Kaye (Selian)

Kekerabatan

Hubungan kekerabatan

Marga Pandiangan tercatat memiliki beberapa boru sihabolonan/namatua, adapun beberapa boru sihabolonan/namatua tersebut, yaitu: Sidabutar (Parna), Sijabat, Siadari, Sidabalok, dan Aruan.

Tanah Pakpak - Tanah Dairi

Menurut Tarombo (Silsilah) Suku Batak, salah seorang keturunan Toga Pandiangan bernama Guru Sarang Banua pindah ke wilayah Tanah Pakpak, yakni di Siempat Rube. Kemudian menikah dengan boru Sagala lalu melahirkan seorang putra bernama Punguten Sori.

Menurut cerita rakyat Pakpak Simsim, Pungeten Sori menikah dengan beru Kombih yang merupakan seorang perempuan yang sudah dua kali menikah dan dua kali ditinggal mati oleh suaminya (janda) dan sudah memiliki 2 (dua) orang putra yang bernama Padang dan Berutu.

Dari hasil hubungan Punguten Sori dengan beru Kombih tersebut kemudian mempunyai seorang putra yang dinamai Solin, keturunannya tersebut kemudian hari menjadi marga Solin.

Tanah Singkil

Sebagian keturunan Solin yang berpindah ke Tanah Singkil menurunkan marga Sulin

Tanah Karo

Salah satu keturunan Solin yang bernama Macendeh Ninangka berkelana ke Tanah Karo kemudian memiliki 2 anak yakni, Patobing dijuluki Raja Enggang dan Raja Lambing.

Raja Enggang mempunyai seorang putra yang bernama Pinem, Keturunannya bermarga Pinem Jaren. Raja Lambing juga mempunyai seorang putra bernama Sebayang, keturunannya bermarga Sebayang.

Tanah Alas

Raja Lambing kemudian hari berkelana ke Tanah Alas. Menurut sejarah Alas, Raja Lambing bermukim di Batubulan lalu mempunyai tiga putra yang bernama Raja Lele, Raja Adeh, dan Raja Kaye. Ketiga putranya inilah, yang menjadi Raja di di Tanah Alas. Keturunan Raja Lele, Raja Adeh dan Raja Kaye bermarga Selian.

Sebagian keturunan Pinem yang berpindah ke Tanah Alas menurunkan marga Pinim.

Tanah Kluet

Sebagian keturunan Raja Lambing yang berpindah ke Tanah Kluet mengenakan marga Selian.

Sebagian Keturunan Raja Enggang yang berpindah ke Tanah Kluet tetap mengenakan marga Pinem.

Tokoh

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Beberapa tokoh yang bermarga Pandiangan, di antaranya adalah:

Referensi

Pranala luar

  • (Indonesia)

https://www.obatak.id/2015/03/sejarah-toga-pandiangan.html?m=1

https://www.obatak.id/2015/03/tugu-toga-pandiangan.html?m=1

https://www.sigotom.com/2020/01/silsilah-marga-pandiangan-dan-sejarah.html?m=1 Diarsipkan 2022-04-22 di Wayback Machine.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan