
Daging monyet adalah daging atau bagian tubuh lainnya dari monyet yang dapat dimakan. Konsumsi manusia terhadap daging monyet telah tercatat dalam sejarah di berbagai belahan dunia, mencakup negara-negara di Asia dan Afrika. Pada saat ini, daging monyet juga dikabarkan telah dikonsumsi di sebagian Eropa dan Amerika.
Menurut kawasan
Asia/Pasifik
Indonesia
Indonesia umumnya adalah Muslim, dan kebanyakan orang Indonesia tak mengkonsumsi daging monyet. Namun di Sulawesi Utara, suku Minahasa, sebuah kelompok minoritas non-Muslim, dikenal menjadi pemakan monyet, dan monyet wolai dijadikan santapan.[1][2]
Risiko kesehatan
Konsumsi daging monyet, dalam beberapa kasus bisa mengganggu kesehatan. Sebuah studi pada Agustus 1992 yang diterbitkan dalam Journal of Tropical Medicine Hygiene melaporkan sembilan kasus Salmonelosis yang dikaitkan dengan konsumsi daging monyet.[3]
Lihat pula
Referensi
- ↑ "Jelang Natal, Permintaan Kuliner Ekstrem Khas Tomohon Meningkat". Rima News. Desember 25, 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-12-25. Diakses tanggal 2017-06-27.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Indonesian market sells monkey meat, other exotic animals". Rappler. Diakses tanggal Juni 23, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Lamabadusuriya, S. P; Perera, C; Devasiri, I. V; Jayantha, U. K; Chandrasiri, N (1992). "An outbreak of salmonellosis following consumption of monkey meat". Journal of Tropical Medicine Hygiene. 95 (4): 292–295. PMID 1495128.
Daging | ||
|---|---|---|
| Unggas dan hewan buruan | ||
| Hewan ternak | ||
| Boga bahari | ||
| Daging potong dan daging olahan | ||
| Subjek terkait | ||