Selasa, 22 September 2026
15:28 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Lutung

Lutung

genus mamalia

Lutung
250px-Dusky_Langurs_at_Penang_National_Park.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Langur Francois
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Famili: Cercopithecidae
Subfamili: Colobinae
Tribus: Presbytini
Genus: Trachypithecus
Reichenbach, 1862
Spesies tipe
Trachypithecus auratus
Artikel takson sembarang

Lutung (atau dalam bahasa lain disebut langur) merupakan kelompok monyet Dunia Lama yang membentuk genus Trachypithecus. Secara garis besar, lutung tersebar di dua wilayah: Asia Tenggara (India barat daya, Tiongkok selatan, Kalimantan, dan Bali) dan India selatan berikut Sri Lanka.

Lutung berbadan langsing dan berekor panjang. Warna bulu (rambut) tubuhnya berlainan tergantung spesiesnya, dari hitam dan kelabu, hingga kuning emas. Jika dibandingkan dengan kakinya, tangan lutung terbilang pendek, dengan telapak yang tidak berbulu. Ukuran lutung berkisar antara 40–80 cm, dengan berat 5–15 kg; pejantan berbadan lebih besar daripada betinanya. Tonjolan di atas matanya membedakan lutung dari saudara dekatnya, surili.

Lutung hidup di hutan, terutama hutan hujan. Sehari-hari bergelayutan dan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya, lutung termasuk hewan siang (hewan diurnal), dan sangat aktif pada pagi dan sore hari. Hewan ini hidup bergerombol antara 5-20-an yang dipimpin oleh seekor jantan. Suara pejantan ini sangat nyaring, ditujukan terutama untuk mengingatkan agar kelompok lain tidak memasuki wilayahnya.

Lutung termasuk herbivora yang terutama makan dedaunan, buah-buahan, dan kuncup bunga. Bahan makanan yang cenderung keras ini bisa dicerna, karena lutung memiliki empat kamar pada lambungnya.

Biasanya, lutung beranak satu, dengan masa hamil tujuh bulan. Salah satu hal yang menarik dari monyet ini adalah anaknya yang berbulu keemasan, dan dipelihara oleh seluruh betina dalam kelompok. Seiring dengan bertambahnya umur, warna keemasan pada rambutnya ini akan makin pudar berganti gelap hingga akhirnya mencapai dewasa pada umur 4-5 tahun. Hewan ini bisa hidup hingga 20 tahun.

Spesies

  • Genus Trachypithecus
    • Kelompok T. vetulus
      • Trachypithecus vetulus
      • Trachypithecus johnii
    • Kelompok T. cristatus
      • Trachypithecus auratus
        • Trachypithecus auratus auratus
        • Trachypithecus auratus mauritius
      • Trachypithecus cristatus
        • Trachypithecus cristatus cristatus
        • Trachypithecus cristatus vigilans
      • Trachypithecus germaini
        • Trachypithecus germaini germaini
        • Trachypithecus germaini caudalis
      • Trachypithecus barbei
    • Kelompok T. obscurus
      • Trachypithecus obscurus
        • Trachypithecus obscurus obscurus
        • Trachypithecus obscurus flavicauda
        • Trachypithecus obscurus halonifer
        • Trachypithecus obscurus carbo
        • Trachypithecus obscurus styx
        • Trachypithecus obscurus seimundi
        • Trachypithecus obscurus sactorum
      • Trachypithecus phayrei
        • Trachypithecus phayrei phayrei
        • Trachypithecus phayrei crepusculus
        • Trachypithecus phayrei shanicus
    • Kelompok T. pileatus
      • Trachypithecus pileatus
        • Trachypithecus pileatus pileatus
        • Trachypithecus pileatus durga
        • Trachypithecus pileatus brahma
        • Trachypithecus pileatus tenebricus
      • Trachypithecus shortridgei
      • Trachypithecus geei
    • Kelompok T. francoisi
      • Trachypithecus francoisi
      • Trachypithecus hatinhensis
      • Trachypithecus poliocephalus
        • Trachypithecus poliocephalus poliocephalus
        • Trachypithecus poliocephalus leucocephalus
      • Trachypithecus laotum
      • Trachypithecus delacouri
      • Trachypithecus ebenus
Genus TrachypithecusReichenbach, 1862 – 21 spesies
Nama umum Nama ilmiah dan subspesies Sebaran Ukuran dan ekologi Status IUCN dan estimasi jumlah populasi
Lutung annam

Gray monkey

T. margarita
(Elliot, 1909)
Asia Tenggara
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[2]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[2]

Lutung mahkota

Gray monkey

T. pileatus
(Blyth, 1843)

Tiga subspesies
  • T. p. brahma
  • T. p. pileatus
  • T. p. tenebricus
Asia Selatan
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[3]

Makanan: Daun, biji, dan buah, serta bunga, kuncup, kulit kayu, dan ulat[3]
 VU 


Tidak diketahui Population declining[3]

Langur cat ba

Gray monkey

T. poliocephalus
(Pousargues, 1898)
Pulau Cát Bà, Vietnam (warna ungu)
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan dan gua[4]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 CR 


30–35 Population increasing[4]

Langur delacour

Gray monkey

T. delacouri
(Osgood, 1911)
Vietnam Utara
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan, gua dan daerah berbatu[5]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 CR 


240–250 Population declining[5]

Lutung celak

Brown monkey

T. obscurus
(Reid, 1837)

Tujuh subspesies
  • T. o. carbo
  • T. o. flavicauda
  • T. o. halonifer
  • T. o. obscurus
  • T. o. sanctorum
  • T. o. seimundi
  • T. o. styx
Asia Tenggara
Map of range
Ukuran: 42–61 cm (17–24 in), dengan ekor sepanjang 50–85 cm (20–33 in)[6]

Habitat: Hutan[7]

Makanan: Daun, tunas, buah, dan bibit[6]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[7]

Lutung budeng

Brown monkeys

T. auratus
(É. Geoffroy, 1812)
Jawa dan pulau-pulau terdekat di Indonesia
Map of range
Ukuran: 44–65 cm (17–26 in), dengan ekor sepanjang 61–87 cm (24–34 in)[8]

Habitat: Hutan[9]

Makanan: Daun dan bunga, serta buah dan larva serangga[8]
 VU 


Tidak diketahui Population declining[9]

Langur françois

Gray monkeys

T. francoisi
(Pousargues, 1898)
Asia Selatan
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan, daerah berbatu dan gua[10]

Makanan: Daun, buah, dan biji, serta serangga[11]
 EN 


2,000–2,100 Population declining[10]

Lutung emas gee

Brown monkey

T. geei
(Khajuria, 1956)
Asia Selatan
Map of range
Ukuran: 50–75 cm (20–30 in), dengan ekor sepanjang 70–100 cm (28–39 in)[12]

Habitat: Hutan[13]

Makanan: Buah, daun, bunga, biji, dan ranting[12]
 EN 


6,000–6,500 Population declining[13]

Lutung indocina

Gray monkey

T. germaini
(A. Milne-Edwards, 1876)
Asia Tenggara
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan dan daerah berbatu[14]

Makanan: Daun, buah, dan bunga[14]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[14]

Langur hatinh

Black monkey

T. hatinhensis
(Dao, 1970)
Vietnam
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan, daerah berbatu, dan gua[15]

Makanan: Daun, serta buah, tanaman merambat, dan bunga[15]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[15]

Lutung hitam indocina


T. ebenus
(Brandon-Jones, 1995)
Asia Tenggara Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan, daerah berbatu, dan gua[15]

Makanan: Daun, serta buah, tanaman merambat, dan bunga[15]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[15]

Lutung kelabu indocina

Gray monkey

T. crepuscula
(Elliot, 1909)
Asia Tenggara (warna merah)
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan, lahan basah pedalaman, dan daerah berbatu[16]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 EN 


2,400–2,500 Population declining[16]

Lutung laos

Black and yellow monkey

T. laotum
(Thomas, 1911)
Laos
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan dan daerah berbatu[17]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[17]

Lutung phayre

Gray monkey

T. phayrei
(Blyth, 1847)

Dua subspesies
  • T. p. phayrei
  • T. p. shanicus
Asia Tenggara (warna hijau)
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[18]

Makanan: Daun, serta rebung[19]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[18]

Lutung popa


T. popa
Roos et al., 2020
Myanmar
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[20]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 CR 


130–180 Population declining[20]

Lutung shortridge

Gray monkey

T. shortridgei
(Wroughton, 1915)
Asia Selatan
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[21]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[21]

Lutung kelabu selangor

Gray monkey and baby

T. selangorensis
Roos, Nadler, Walter, 2008
Malaysia Semenanjung Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[22]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 NT 


Tidak diketahui Population declining[22]

Lutung kelabu

Gray monkey

T. cristatus
(Raffles, 1821)

Dua subspesies
  • T. c. cristatus
  • T. c. vigilans
Asia Tenggara
Map of range
Ukuran: 46–56 cm (18–22 in), dengan ekor sepanjang 63–84 cm (25–33 in)[23]

Habitat: Hutan[24]

Makanan: Daun, serta buah, biji, tunas, bunga, dan kuncup[23]
 VU 


Tidak diketahui Population declining[24]

Lutung tenasserim


T. barbei
(Blyth, 1847)
Asia Tenggara
Map of range
Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[25]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 VU 


Tidak diketahui Population declining[25]

Lutung budeng barat

Gray monkeys

T. mauritius
(Griffith, 1821)
Pulau Jawa Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Hutan[26]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 VU 


Tidak diketahui Population declining[26]

Langur kepala-putih

Gray monkey

T. leucocephalus
Tan, 1957
Tiongkok Selatan Ukuran: 40–76 cm (16–30 in), dengan ekor sepanjang 57–110 cm (22–43 in)[1]

Habitat: Daerah berbatu[27]

Makanan: Daun, bunga, dan buah[1]
 CR 


230–250 Population declining[27]

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Lutung.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Nowak, Ronald M. (1999). Walker's Mammals of the World. Vol. 1. Johns Hopkins University Press. hlm. 602. ISBN 978-0-8018-5789-8.
  2. 1 2 Hoang Minh Duc, Nadler; T., Coudrat; C. N. Z., Rawson; B. M., Covert; H., Moody; J., Ang; A. (2022) [amended version of 2021 assessment]. "Trachypithecus margarita". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2022 e.T39875A210372003. doi:10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T39875A210372003.en.
  3. 1 2 3 Das, J.; Chetry, D.; Choudhury, A.; Bleisch, W. (2021) [errata version of 2020 assessment]. "Trachypithecus pileatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22041A196580469. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T22041A196580469.en.
  4. 1 2 Rawson, B. M.; Leonard, N.; Covert, H.; Nadler, T. (2020). "Trachypithecus poliocephalus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T39871A17959804. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T39871A17959804.en.
  5. 1 2 Nadler, T.; Quyet, L. K.; Rawson, B. M.; Coudrat, C. N. Z. (2020). "Trachypithecus delacouri". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22043A17958988. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T22043A17958988.en.
  6. 1 2 Viswanathan, Lata (2002). "Trachypithecus obscurus". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 9, 2023. Diakses tanggal Juli 24, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 Boonratana, R.; Ang, A.; Traeholt, C.; Thant, N. M. L. (2020). "Trachypithecus obscurus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22039A17960562. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T22039A17960562.en.
  8. 1 2 Cannon, William; Vos, Abby (2009). "Trachypithecus auratus". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 24, 2023. Diakses tanggal Juli 24, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 Nijman, V. (2021). "Trachypithecus auratus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T39848A17988500. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T39848A17988500.en.
  10. 1 2 Nadler, T.; Quyet, L. K.; Covert, H.; Long, Y. (2020). "Trachypithecus francoisi". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T39853A17958817. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T39853A17958817.en.
  11. Ris, Lauren (2004). "Trachypithecus francoisi". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 12, 2023. Diakses tanggal Juli 24, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 Raval, Shivani (2004). "Trachypithecus geei". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 7, 2019. Diakses tanggal Juli 24, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. 1 2 Das, J.; Chetry, D.; Medhi, R.; Choudhury, A. (2020). "Trachypithecus geei". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22037A17960997. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T22037A17960997.en.
  14. 1 2 3 Duc, H.; Covert, H.; Ang, A.; Moody, J. (2022) [amended version of 2021 assessment]. "Trachypithecus germaini". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2022 e.T39874A217754957. doi:10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T39874A217754957.en.
  15. 1 2 3 4 5 6 Quyet, L. K.; Coudrat, C. N. Z.; Phiaphalath, P.; Nadler, T.; Covert, H. (2021) [amended version of 2020 assessment]. "Trachypithecus hatinhensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T40789A196139355. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T40789A196139355.en.
  16. 1 2 Yongcheng, L.; Nadler, T.; Quyet, L. K. (2021) [amended version of 2020 assessment]. "Trachypithecus crepusculus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T136920A204397334. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-2.RLTS.T136920A204397334.en.
  17. 1 2 Coudrat, C. N. Z.; Nadler, T.; Phiaphalath, P.; Duckworth, J. W. (2020). "Trachypithecus laotum". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22044A17959133. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T22044A17959133.en.
  18. 1 2 Chetry, D.; Ahmed, T. (2021). "Trachypithecus phayrei". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T175862145A175862149. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-2.RLTS.T175862145A175862149.en.
  19. cantwell, wayne (2011). "Trachypithecus phayrei". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 12, 2023. Diakses tanggal Juli 24, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. 1 2 Matauschek, C.; Meyer, D.; Lwin, N.; Ko Lin, A.; Lin, A.; Momberg, F.; Roos, C. (2022). "Trachypithecus popa". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2022 e.T196344474A196344962. doi:10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T196344474A196344962.en.
  21. 1 2 Long, Y.; Htun, S. (2020). "Trachypithecus shortridgei". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T39869A17961202. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T39869A17961202.en.
  22. 1 2 Ang, A.; Nijman, V.; Traeholt, C. (2021). "Trachypithecus selangorensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T205911038A205911065. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T205911038A205911065.en.
  23. 1 2 Bedore, Christine (2005). "Trachypithecus cristatus". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 12, 2023. Diakses tanggal Juli 24, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. 1 2 Meijaard, E.; Nijman, V. (2020). "Trachypithecus cristatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22035A17959977. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T22035A17959977.en.
  25. 1 2 Nadler, T. (2021). "Trachypithecus barbei". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T41554A17960144. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T41554A17960144.en.
  26. 1 2 Setiawan, A.; Traeholt, C.; Nijman, V.; Supriatna, J. (2021) [amended version of 2020 assessment]. "Trachypithecus mauritius". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T39849A196325582. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T39849A196325582.en.
  27. 1 2 Bleisch, B.; Long, Y. (2020). "Trachypithecus leucocephalus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T39872A17988378. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T39872A17988378.en.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan