Rabu, 07 Oktober 2026
11:03 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Alphonse Milne-Edwards

Bagikan:

Alphonse Milne-Edwards (Paris, 13 Oktober 1835 – Paris, 21 April 1900) adalah seorang mamalogiwan, ornitologiwan, dan karkinologiwan dari Prancis. Ia memiliki garis keturunan Inggris dari ayahnya, Henri Milne-Edwards dan cucu dari Bryan Edwards, seorang pemilik perkebunan asal Jamaika yang menetap di Brugge (saat itu merupakan wilayah Prancis). Ia memperoleh gelar kedokteran pada tahun 1859 dan menjadi asisten ayahnya di Jardin des Plantes pada tahun 1876. Ia menjadi direktur Muséum National d'Histoire Naturelle pada tahun 1891 dengan mengambil fokus pada fosil burung dan eksplorasi laut dalam. Pada tahun 1881, ia melakukan survei di Teluk Gascogne bersama Léopold de Folin dan bekerja di atas kapal Travailleur serta Le Talisman dengan meneliti lautan di lepas pantai Kepulauan Kanaria, Kepulauan Tanjung Hijau, dan Azores yang mebuatnya mendapatkan medali emas dari Royal Geographical Society.[1]

Karya terkemukannya terdiri dari Recherches Anatomiques et Paléontologiques pour servir a l'Histoire des Oiseaux Fossiles de la France yang diterbitkan dalam dua bagian pada tahun 1867 dan 1872, Recherches sur la Faune ornithologique étiente des iles Mascareignes et de Madagascar 1866–1874 dan Recherches pour servir à l'histoire naturelle des mammifères 1868–1874.[2] Penelitiannya pada fosil membuatnay menemukan burung tropik seperti luntur dan betet dari prasejarah Prancis from prehistoric France.[1] Dia bekerja dengan Alfred Grandidier pada buku L'Histoire politique, physique et naturelle de Madagascar.[3]

Referensi

  1. 1 2 Anonymous (1900). "Obituary – Professor Alphonse Milne-Edwards" (PDF). The Auk. 17 (3): 320–321. doi:10.2307/4069150. JSTOR 4069150.
  2. ↑ "Review of The Fauna of British India. Part I. 'Mammalia', edited by W. T. Blanford; Recherches pour servir à l'Histoire Naturelle des Mammifères par Alphonse Milne Edwards". The Quarterly Review. 186: 394–419. Oktober 1897.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Anonymous (1922). "Obituary – Albert Grandidier" (PDF). The Auk. 39 (3): 451–456 (453). doi:10.2307/4073496. JSTOR 4073496.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan