Senin, 21 September 2026
06:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Burung unta

Burung unta

genus burung

Artikel ini bukan mengenai Unta.
Burung unta
Rentang waktu: MiosenHolosen, 23–0 jtyl
250px-Struthio_Diversity.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua spesies hidup burung unta: Burung unta biasa (kiri) dan burung unta somalia (kanan)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Infrakelas: Palaeognathae
Ordo: Struthioniformes
Famili: Struthionidae
Genus: Struthio
Linnaeus, 1758[2]
Spesies tipe
Struthio camelus
Linnaeus, 1758
Spesies
Sinonim
  • Autruchon Temminick 1840 fide Gray, 1841 (nomen nudum)
  • Struthiolithus Brandt 1873
  • Megaloscelornis Lydekker 1879
  • Palaeostruthio Burchak-Abramovich 1953
Artikel takson sembarang

Burung unta adalah burung tak terbang besar dalam genus Struthio. Terdapat dua spesies hidup yang telah diakui, yaitu burung unta biasa, yang berasal dari daerah besar id Afrika Sub-Sahara, dan burung unta somalia, yang berasal dari Tanduk Afrika.

Mereka adalah burung hidup terbesar dan terberat, dengan burung unta biasa dewasa memiliki berat antara 63.5 dan 145 kilogram, serta menelurkan telur terbesar di antara hewan darat lainnya.[3] Dengan kemampuan untuk berlari dalam kcepatan 70 km/jam,[4] mereka adalah burung tercepat di darat. Mereka diternakkan di seluruh dunia, dengan industri-industri signifikan di Filipina dan Namibia. Afrika Selatan menghasilkan sekitar 70% dari total produk burung unta global,[5] dengan industri yang sebagian besar terpusat di desa Oudtshoorn. Kulit burung unta adalah komoditas yang sangat menguntungkan, dan bulunya yang besar digunakan sebagai hiasan kepala seremonial. Telur burung unta beserta dagingnya telah digunakan oleh manusia selama beberapa milenium. Minyak burung unta adalah produk lainnya yang dibuat dari lemak burung unta.

Referensi

  1. BirdLife International (2018). "Struthio camelus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T45020636A132189458. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T45020636A132189458.en. Diakses tanggal 29 Februari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. Gray, George Robert (1855). Catalogue of the Genera and Subgenera of Birds contained in the British Museum. London, UK: Taylor and Francis. hlm. 109.
  3. Del Hoyo, Josep, et al. Handbook of the birds of the world. Vol. 1. No. 8. Barcelona: Lynx edicions, 1992.
  4. Doherty, James G. (Maret 1974). "Speed of animals". Natural History.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Western Cape Department of Agriculture (Juli 2020). "The South African Ostrich Industry Footprint" (PDF). Diakses tanggal 20 Mei 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan