Selasa, 20 Oktober 2026
15:27 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Rumpun bahasa Indo-Iran

Rumpun bahasa Indo-Iran

cabang dari rumpun bahasa Indo-Eropa

Bagikan:
Indo-Iran
Arya
WilayahAsia Selatan, Tengah, dan Barat
Penutur
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3–
ISO 639-5iir
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
indi
Glottologindo1320
IETFiir
Lokasi penuturan
500px-Indo-European_branches_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyebaran bahasa-bahasa Indo-Iran di kawasan Eurasia
  Indo-Iran
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak
Artikel ini adalah bagian dari seri:
Topik Indo-Eropa
250px-Indo-European_migrations.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Rumpun bahasa Indo-Iran, juga disebut rumpun bahasa Arya,[1][2] merupakan salah satu subrumpun bahasa dari rumpun bahasa Indo-Eropa.[3] Rumpun bahasa ini dituturkan di wilayah timur dan memiliki jumlah penutur lebih dari 1 miliar jiwa yang tersebar dari Kaukasus (Osetia) dan Semenanjung Balkan (Romani) di barat sampai Xinjiang (Sarikoli) dan Assam (Assam), hingga Maladewa (Divehi) di selatan.

Leluhur dari semua bahasa di keluarga ini disebut sebagai Proto-Indo-Iran, juga dikenal sebagai bangsa Arya, yang dituturkan di sekitar akhir milenium ke-3 SM di stepa Eurasia di Asia Tengah. Tiga cabang bahasa Indo-Iran modern adalah Indo-Arya, Iran, dan Nuristani.[4]

Bahasa

Rumpun bahasa Indo-Iran terdiri dari tiga sub-rumpun:

Rumpun bahasa Indo-Iran dituturkan oleh lebih dari 1,5 miliar jiwa. Bahasa dengan penutur terbanyak adalah bagian dari cabang Indo-Arya: Hindi-Urdu (~590 juta karena sensus India sering kali mencakup Bhojpuri (40 juta), Awadhi (40 juta), Maithili (35 juta), Marwari (30 juta), Rajasthani (20 juta), Chhattisgarhi (18 juta), dan Kumaoni (2.1 juta) sebagai dialek-dialeknya), Bengali (205 juta),[5] Punjabi (100 juta), Marathi (90 juta), Gujarati (50 juta), Oriya (35 juta), Sindhi (25 juta), Assam (24 juta), Sinhala (19 juta), Nepal (17 juta), dan Bishnupriya (12 juta).[6] Di antara cabang Iran, bahasa utamanya adalah Persia (110 juta), Pashtun (40 juta), Kurdi (35 juta),[7] dan Baluchi (8 juta).

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Annarita Puglielli; Mara Frascarelli (2011). Linguistic Analysis: From Data to Theory. Walter de Gruyter. ISBN 978-3-11-022250-0.
  2. ↑ Jadranka Gvozdanović (1999). Numeral Types and Changes Worldwide. Walter de Gruyter. hlm. 221. ISBN 978-3-11-016113-7.: "The usage of 'Aryan languages' is not to be equated with Indo-Aryan languages, rather Indo-Iranic languages of which Indo-Aryan is a subgrouping."
  3. ↑ Nasution, Sahkholid (2017). Kholison, Moh. (ed.). Pengantar Linguistik Bahasa Arab (PDF). Sidoarjo: CV. Lisan Arabi. hlm. 61. ISBN 978-602-70113-8-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Bashir, Elena (2007). Jain, Danesh; Cardona, George (ed.). The Indo-Aryan languages. hlm. 905. ISBN 978-0415772945. 'Dardic' is a geographic cover term for those Northwest Indo-Aryan languages which [..] developed new characteristics different from the IA languages of the Indo-Gangetic plain. Although the Dardic and Nuristani (previously 'Kafiri') languages were formerly grouped together, Morgenstierne (1965) has established that the Dardic languages are Indo-Aryan, and that the Nuristani languages constitute a separate subgroup of Indo-Iranian.
  5. ↑ Thompson, Irene. "Bengali". AboutWorldLanguages. Diakses tanggal 29 Maret 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Census of India: Family-wise grouping of the 122 Scheduled and Non-Scheduled Languages -2001". www.censusindia.gov.in.
  7. ↑ CIA- The World Factbook: 14.7 million in Turkey (18%)[Verifikasi gagal], 4.9–6.5 million in Iraq (15-20%)[Verifikasi gagal], 8 million in Iran (10%)"Archived copy". Diakses tanggal 31 Maret 2011.[Verifikasi gagal] (all for 2014), plus several million in Syria, neighboring countries, and the diaspora

Daftar pustaka

  • Chakrabarti, Byomkes (1994). A comparative study of Santali and Bengali. Calcutta: K.P. Bagchi & Co. ISBN81-7074-128-9
  • Nicholas Sims-Williams, ed. (2002). Indo-Iranian Languages and Peoples. Oxford University Press.
  • "Contact and change in the diversification of the Indo-Iranic languages" (PDF). Dr. Russell Gray.
  • Pinault, Georges-Jean. "Contacts religieux et culturels des Indo-Iraniens avec la civilisation de l'Oxus". In: Comptes rendus des séances de l'Académie des Inscriptions et Belles-Lettres, 149e année, N. 1, 2005. pp. 213–257. DOI:https://doi.org/10.3406/crai.2005.22848 ; www.persee.fr/doc/crai_0065-0536_2005_num_149_1_22848
  • Pinault, Georges-Jean. "La langue des Scythes et le nom des Arimaspes". In: Comptes rendus des séances de l'Académie des Inscriptions et Belles-Lettres, 152e année, N. 1, 2008. pp. 105–138. DOI:https://doi.org/10.3406/crai.2008.92104 ; www.persee.fr/doc/crai_0065-0536_2008_num_152_1_92104
  • Baly, Joseph. Eur-Aryan roots: With their English derivatives and the corresponding words in the cognate languages compared and systematically arranged. Vol. 1. K. Paul, Trench, Trubner & Company, Limited, 1897.

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri Indo-Iranian Swadesh lists di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Indo-Iranian languages.
Albania
Armenia
Balto-Slavia
Kelt
Jermanik
Helenik
Indo-Iran
Italik
Tokharia
Anatolia
(tidak terklasifikasi)
(bahasa proto)
Huruf miring menunjukkan bahasa mati atau punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan