Minggu, 27 September 2026
04:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Bahasa Proto-Jermanik

bahasa proto dari bahasa-bahasa Jermanik

Proto-Jermanik, juga disebut Jermanik Umum atau Ur-Jermanik, adalah bahasa proto yang direkonstruksi dari seluruh bahasa Jermanik, termasuk bahasa Inggris.[1] Proto-Jermanik sendiri adalah turunan dari bahasa Proto-Indo-Eropa (PIE).

Catatan

  1. ↑ Sumber lainnya mengatakan bahwa nama umum yang digunakan dalam sastra bahasa Inggris oleh sarjana-sarjana terkenal adalah Bahasa Orangtua Jermanik (Primitif). Contohnya, lihat Bloomfield, Leonard (1984). Language. Chicago and London: The University of Chicago Press. hlm. 298–299. ISBN 0-226-06067-5.

Referensi

  • Bennett, William Holmes (1980). An Introduction to the Gothic Language. New York: Modern Language Association of America.
  • Campbell, A. (1959). Old English Grammar. London: Oxford University Press.
  • Cercignani, Fausto (1972). "Indo-European ē in Germanic". Zeitschrift für vergleichende Sprachforschung. 86 (1): 104–110.
  • Cercignani, Fausto (1973). "Indo-European eu in Germanic". Indogermanische Forschungen. 78: 106–112.
  • Cercignani, Fausto (1979). "Proto-Germanic */i/ and */e/ Revisited". Journal of English and Germanic Philology. 78 (1): 72–82.
  • Krahe, Hans and Meid, Wolfgang. Germanische Sprachwissenschaft, 2 vols., de Gruyter, Berlin (1969).
  • Orel, Vladimir (2003). A Handbook of Germanic Etymology. Leiden; Boston; Internet: Brill; Internet Archive.
  • Plotkin, Vulf (2008). The Evolution of Germanic Phonological Systems: Proto-Germanic, Gothic, West Germanic, and Scandinavian. Lewiston: Edwin Mellen.
  • Ramat, Anna Giacalone and Paolo Ramat (Eds.) (1998). The Indo-European Languages. Routledge. ISBN 0-415-06449-X.
  • Ringe, Donald A. (2006). From Proto-Indo-European to Proto-Germanic. Linguistic history of English, v. 1. Oxford: Oxford University Press. ISBN 0-19-955229-0.
  • Voyles, Joseph B. (1992). Early Germanic Grammar. San Diego: Academic Press. ISBN 0-12-728270-X.
  • Guus, Kroonen (2013). Etymological Dictionary of Proto-Germanic. Leiden Indo-European Etymological Dictionary Series, 11. Brill Academic Publishers. ISBN 978-90-04-18340-7.

Pranala luar

Albania
Armenia
Balto-Slavia
Kelt
Jermanik
Helenik
Indo-Iran
Italik
Tokharia
Anatolia
(tidak terklasifikasi)
(bahasa proto)
Huruf miring menunjukkan bahasa mati atau punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan