Sabtu, 10 Oktober 2026
23:36 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Udan Mas

gendhing gamelan Jawa

Bagikan:

Udan Mas, secara harfiah berarti Hujan Emas, adalah salah satu gendhing yang terkenal terutama di Jawa Tengah dan Yogyakarta.[1] Gendhing dengan jenis kendhangan bubaran ini cocok dimainkan saat para tamu meninggalkan tempat duduknya, atau dalam bahasa Jawa disebut bubar. Notasinya yang mudah dihafalkan membuatnya digemari dan mudah dikenali bila dimainkan.[2][3]

Gendhing ini dapat dimainkan dalam pelog barang maupun pelog nem, dan juga dapat dimainkan dalam slendro sanga dan slendro nem, setelah disesuaikan nadanya.

Referensi

  1. ↑ Apel, Willi (1969). Harvard Dictionary of Music (dalam bahasa Inggris). Harvard University Press. hlm. 437. ISBN 978-0-674-37501-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Hood, Mantle (1980). The Evolution of Javanese Gamelan: The legacy of the roaring sea (dalam bahasa Inggris). C.F. Peters Corporation. hlm. 134. ISBN 978-3-7959-0281-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Nettl, Bruno; Turino, Thomas; Wong, Isabel; Capwell, Charles; Bolman, Philip; Dueck, Byron; Rommen, Timmothy (2015-09-25). Excursions in World Music, Sixth Edition (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 978-1-317-35029-3.

Daftar Pustaka

  • Brown, Robert E. Notes to Java: Court Gamelan. Reissued edition. New York: Nonesuch 79719-2, 2003.
  • Hood, Mantle. The Nuclear Theme as a Determinant of Patet in Javanese Music. New York: Da Capo, 1977. hlm. 185-187 dan 243-244.

Pranala luar

Teori
Gamelan Jawa
Musicians performing musical ensemble, bas-relief of Borobudur.
A Java-Bali style Gong, hanging in a frame.
Genre dan
ansambel
Musisi
Alat musik
Kolotomi dan
penanda khusus
Instrumen balungan
atau melodi
Instrumen panerusan
Tak bernada
Vokal dan
tepuk tangan
Tata gendhing
Komposisi
terkenal
Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan