Kamis, 05 November 2026
23:01 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Kecer

Kecer

Bagikan:
Kecer
250px-Kecer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Alat musik perkusi
Klasifikasi Idiofon
Hornbostel–Sachs111.142
(Simbal)
Alat musik terkait
Cengceng, rojeh

Kecer (bahasa Jawa:ꦏꦼꦕꦺꦂ) adalah alat musik dalam gamelan Jawa yang dimainkan dengan cara menggerakkan talinya dengan tangkupan logam yang berada di bawah tali agar berbenturan dan menghasilkan suara yang ritmis dan sesuai dengan irama gending yang dimainkan. Kecer berbentuk lingkaran yang atasnya cembung dan berlubang untuk tempat mengikat talinya.[1][2] Disebut kecer karena bunyinya car-cer-car-cer saat kedua belah logam itu dipukul-pukulkan satu sama lain.[3][1]

Fungsi

Kecer biasanya dimainkan untuk mengiringi pementasan wayang atau pertunjukan pakeliran. Fungsi kecer adalah sebagai pengendali irama gending-gending dalam permainan karawitan.{{ Kecer juga digunakan untuk mengiringi tari-tarian anak-anak, mengisi upacara pada hari-hari besar, atau bahkan hanya sebagai hiburan rakyat.[1][4]

Bahan dan pembuatan

Kecer terbuat dari berbagai jenis logam seperti kuningan, perunggu, besi yang tidak mudah berkarat. Pembuatan kecer adalah dengan cara dicetak.[1] Terlebih dahulu dibuat alat cetak yang sudah sesuai dengan ukuran kecer yang ditentukan. Setelah logam dipanasi hingga jadi cair, cairan logam tersebut dituang ke dalam cetakan kecer yang sudah dibuat. Kecer biasanya dibuat oleh para pembuat gamelan. Perajin kecer ini berada di daerah Kajor, Kecamatan Karangmaja, Wonosari dan di Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.[3]

Cara memainkan

Kecer terdiri dari dua lempengan atau satu pasang, oleh karena itu cara memainkannya antara yang satu dengan yang lainnya adalah dengan dipukulkan berhadap-hadapan. Kecer sering kali diadu bersamaan dengan keplok (tepuk tangan), dan terkadang peranan kecer dapat digantikan dengan keplok.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 50
  2. ↑ "Indonesian Musical Instruments". Diakses tanggal 2026-02-02.
  3. 1 2 Moertjipto et al. 1993, hlm. 86. sfn error: tanpa target: CITEREFMoertjiptoSoeratminPolimanAlbiladiyah1993 (bantuan)
  4. 1 2 Palgunadi 2021, hlm. 111.

Daftar pustaka

  • Moertjipto; Suratmin; Poliman; Albiladiyah, I; Sukirman (1993). Peralatan Hiburan dan Kesenian Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta. Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Palgunadi, B. (2021). Bayang-Bayang Kisah Wayang. B&C Studio, Design, & Craft Works.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Teori
Gamelan Jawa
Musicians performing musical ensemble, bas-relief of Borobudur.
A Java-Bali style Gong, hanging in a frame.
Genre dan
ansambel
Musisi
Alat musik
Kolotomi dan
penanda khusus
Instrumen balungan
atau melodi
Instrumen panerusan
Tak bernada
Vokal dan
tepuk tangan
Tata gendhing
Komposisi
terkenal
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan