Sabtu, 07 November 2026
22:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kemanak

Kemanak

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kemanak" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Kemanak
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Bekken_van_messing_TMnr_2711-1a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kemanak
Alat musik perkusi
Klasifikasi Idiofon
Hornbostel–Sachs111.14
(Bejana gegar)

Kemanak (Jawa: ꦏꦼꦩꦤꦏ꧀) adalah alat musik gamelan berukuran sedang yang berbentuk seperti pisang atau sendok yang memiliki tangkai di bagian ujungnya.[1] Kemanak biasanya dimainkan bersamaan dengan musik gamelan lainnya sebagai pembawa ritme.[2] Pada umumnya, kemanak terbuat dari logam, perunggu, atau besi.[3][4]

Di daerah Jawa tertentu, biasanya alat musik kemanak dipakai untuk mengiringi syair-syair pujian kepada Allah dan selawat kepada nabi Islam Muhammad. Syair yang dilantunkan biasanya berisi doa-doa dan petuah bijak di jalan agama Islam. Kemanak digunakan bersamaan dengan alat musik kendang dan trebang. Gabungan alunan melodi yang dihasilkan oleh ketiga alat musik ini akan memberikan nuansa yang hening, sakral, magis.[3][5]

Keberadaan alat musik ini telah dijumpai beberapa abad sebelum relief Panataran (abad 12, Wrata Sancaya).[6]

Bentuk

Kemanak merupakan alat musik berbentuk silinder yang bagian atasnya melengkung menyerupai buah pisang.[1] Terdapat lubang memanjang di bagian badannya sebagai sumber bunyi. Pada bagian pangkalnya terdapat pegangan yang berbentuk kait.[2][7]

Cara penggunaan

Kemanak adalah alat musik tradisional Jawa yang kian langka. Kemanak merupakan alat musik tradisional Jawa yang memiliki keunikan tersendiri dan merupakan satu-satunya yang ada di dunia. Kemanak dimainkan dengan cara dipukul dan dipadukan dengan alat musik tradisional lainnya. Teknik memukul dalam memainkan kemanak yaitu dengan memukul bagian samping dan sedikit menggesekkannya. Namun apabila lubang yang ada di bagian badannya ditutupi, kemanak akan menghasilkan nada yang beragam. Alat musik ini memiliki karakter suara pelan yang dipadukan pada lagu bertempo lambat.[8]

Di wilayah Cirebon barat laut Jawa, kemanak dimainkan dengan dipasangkan dan memukulinya dengan cara bergiliran dan berulang-ulang. Di Jawa tengah, Kemanak biasanya dianggap alat musik yang sangat diperlukan dalam acara gamelan standar. Seiring perkembangan zaman, alat musik kemanak di dalam instrumen gamelan sudah jarang di gunakan. Hingga tidak heran, jika banyak yang tidak mengenal alat musik ini.[8]

Keunikan

Keunikan alat musik kemanak terletak pada bunyinya. Dahulu bunyi yang dihasilkan oleh alat musik ini hanya nada ting dan tong, tetapi leluhur Jawa terus mengembangkan kemanak hingga menjadi seperti sekarang ini. Meskipun alat musik kemanak semakin langka, alat musik ini telah lebih dulu mendunia. Alat musik kemanak sering dipakai dalam acara-acara internasional seperti di Maroko, Belanda, Jerman, dan sebagainya.[8]

Referensi

  1. 1 2 Fauzi, A. (2025). Proses pembuatan dan teknik pelarasan ricikan kemanak versi CV Wibowo: kajian organologi .Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
  2. 1 2 Dewi, Ni Luh Putu Chandra; Estudiantin, Nusi Lisabilla; Yogaswara, Wawan; Yulita, Ita; Moerdianti, Retno (2008). Informasi Koleksi Musik Tradisional Indonesia (PDF). Jakarta: Museum Nasional.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 ADP (2014-04-17). "PENGERTIAN – ARTI KEMANAK". ARTI DEFINISI PENGERTIAN (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-11-22.
  4. ↑ "Kemanak". Diakses tanggal 2026-02-03.
  5. ↑ "Kemanak". Diakses tanggal 2026-02-03.
  6. ↑ Sejarah Seni Budaya Daerah Jawa Timur (PDF). Jakarta: Proyek Pengembangan Media Kebudayaan. 1977.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ "Kemanak dalam Karawitan Jawa". Diakses tanggal 2026-02-03.
  8. 1 2 3 Saeroji, Udin (2018-02-05). "Kemanak Alat Musik Tradisional Jawa yang Kian Langka". Asatu.id | #AsatuSekarang. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-23. Diakses tanggal 2019-11-22.
Teori
Gamelan Jawa
Musicians performing musical ensemble, bas-relief of Borobudur.
A Java-Bali style Gong, hanging in a frame.
Genre dan
ansambel
Musisi
Alat musik
Kolotomi dan
penanda khusus
Instrumen balungan
atau melodi
Instrumen panerusan
Tak bernada
Vokal dan
tepuk tangan
Tata gendhing
Komposisi
terkenal
Ikon rintisan

Artikel bertopik alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan