Rabu, 07 Oktober 2026
06:14 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Sultan Thaha Saifuddin

Sultan Thaha Saifuddin

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

Bagikan:
Sultan Thaha Saifuddin
250px-Sultan_Thaha_Syaifuddin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sultan Jambi ke-20
Berkuasa(1855 – 1858)
(1900 – 26 April 1904)
PendahuluSultan Abdurrahman Nazaruddin
PenerusSultan Ahmad Nazaruddin
Lahir1816
Tanah Pilih, Kesultanan Jambi
Meninggal26 April 1904(1904-04-26) (umur 87–88)
Betung Bedarah, Tebo Ilir, Tebo
AyahSultan Muhammad Fachruddin
250px-Groepsportret_met_Sultan_Thaha_Syaifuddin_van_Djambi_en_zijn_gevolg_%281904%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Sultan Thaha Saifuddin beserta rombongannya (1904)

Sultan Thaha Saifuddin[a][1][2] (juga dieja Sultan Thaha Syaifuddin); (1816 - 26 April 1904) adalah seorang sultan terakhir dari Kesultanan Jambi[3] dan Pahlawan Nasional Indonesia.[4][5] Ia menolak untuk memperbarui perjanjian yang diberlakukan pada sultan-sultan pendahulunya dengan Belanda, yang menginvasi Jambi pada tahun 1858,[6] memerintah sebagian besar kesultanan sampai tahun 1899.[3] Thaha, terus mengklaim kesultanan dan menguasai wilayah-wilayah yang sulit dijangkau sampai dia dibunuh oleh tentara Belanda.[3]

Kehidupan

Thaha dilahirkan di Keraton Tanah Pilih Jambi pada pertengahan tahun 1816. Ketika kecil, Ia biasa dipanggil Raden Thaha Jayadiningrat dan bersikap sebagai seorang bangsawan yang rendah hati dan suka bergaul dengan rakyat biasa.[7]

Sultan Taha Saifuddin naik tahta tahun 1855 menggantikan Sultan Abdurrahman Nazaruddin. la pada tahun 1858 menyingkir dari kraton yang diduduki Belanda dan tetap melakukan perlawanan hingga gugur pada tahun 1904. Sultan Taha di mata rakyat Jambi merupakan Sultan yang sah, sedangkan sultan-sultan lain yang ada pada masa Sultan Taha masih hidup merupakan Sultan yang diangkat Belanda dan dianggap Sultan Bayang (tidur).[8]: 29 

Pemberontakan Jambi

Artikel utama: Pemberontakan Jambi

Kematian

Pada pertempuran di Sungai Aro, jejak Sultan Thaha tidak diketahui lagi oleh rakyat umum, kecuali oleh pembantunya yang sangat dekat. Ia meninggal pada tanggal 26 April 1904 dan dimakamkan di Muara Tebo, Jambi.[7]

Penghargaan

Namanya diabadikan untuk Bandar Udara Sultan Thaha di Kota Jambi, kemudian menjadi nama salah satu perguruan tinggi di Jambi UIN Sultan Thaha Saifuddin dan nama rumah sakit di Kabupaten Tebo. Sultan Thaha Saifuddin akhirnya dianugerahkan menjadi Pahlawan Nasional pada 24 Oktober 1977 berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 079/TK/Tahun 1977.[9]

Catatan kaki

  1. ↑ Peneliti Jambi terdahulu menggunakan ejaan yang variatif untuk nama Thaha Saifuddin. Penulis memilih menggunakan ejaan tersebut, selanjutnya diringkas Thaha, merujuk pada penulisan aksara Arab pada stempel yang digunakan oleh sultan serta keumuman penulisan dalam institusi resmi di Jambi saat ini. Dalam stempel resmi kesultanan tertulis طه سيف الدين yang jika ditransliterasi ke dalam aksara Latin menggunakan Turabian style menjadi Taha Sayf al-Din. Dalam diskusi tahun 2016 lalu, Elsbeth Locher-Scholten menjelaskan alasannya menggunakan ejaan Taha merujuk pada penulisan dalam dokumen-dokumen Belanda.

Referensi

  1. ↑ Abid, M. Husnul (2010). "Saifuddin atau Safiuddin?: atau Jambi di Pinggir Sejarah". Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. 25 (2): 37092. ISSN 1979-598X.
  2. ↑ Sagala, Ismawati (2021). Nugrahini, Karika Nurul (ed.). Islam dan Adat dalam Sistem Pemerintahan Jambi (dalam bahasa Indonesia) (Edisi Revisi). Yogyakarta: Ombak. ISBN 6022585953.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 Ricklefs, Merle Calvin (2001). A History of Modern Indonesia Since C. 1200. Stanford University Press. hlm. 182. ISBN 9780804744805. Diakses tanggal 1 November 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Daftar Nama Pahlawan Nasional Republik Indonesia (2)" [List of Names of National Heroes of the Republic of Indonesia (2)]. Awards of the Republic of Indonesia. Indonesian State Secretariat. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Januari 2013. Diakses tanggal 17 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Mirnawati (2012). Kumpulan Pahlawan Indonesia Terlengkap [Most Complete Collection of Indonesian Heroes]. Jakarta: CIF. hlm. 48–49. ISBN 978-979-788-343-0.
  6. ↑ Kerlogue, Fiona G (2004). "Jambi". Dalam Ooi, Keat Gin (ed.). Southeast Asia: A Historical Encyclopedia, from Angkor Wat to East Timor. Vol. 1. ABC-CLIO. hlm. 678. ISBN 9781576077702. Diakses tanggal 1 November 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 "Sesepuh Kodam II/Sriwijaya". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-01-11. Diakses tanggal 2008-06-25.
  8. ↑ Zainuddin, R.; Yuhadi, M.; As., Bachtiar (1878/1879). Kutoyo, Sutrisno (ed.). Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Jambi (PDF). Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=; line feed karakter dalam |publisher= pada posisi 51Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Sultan Thaha Syaifuddin (PDF). Proyek lnventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1980. hlm. 102-103/97-98.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir ·Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara ·Kasman Singodimedjo ·Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja ·Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi ·Soeharto  · Soekarni ·Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto ·Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Kemerdekaan
Revolusi
Pergerakan
Sastra
Seni
Pendidikan
Integrasi
Pers
Pembangunan
Agama
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan