Selasa, 22 September 2026
09:49 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Mas Isman

Mas Isman

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

Mas Isman
Isman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 1977 –12 Desember 1982
PenggantiSuyoto Hardjosutowo
Daerah pemilihanJawa Timur
Duta Besar Indonesia untuk Mesirke-6
Masa jabatan
September 1964 –Desember 1966
PresidenSoekarno
PendahuluSanusi Hardjadinata
PenggantiAhmad Yunus Mokoginta
Duta Besar Indonesia untuk Thailandke-4
Masa jabatan
1961–1964
PresidenSoekarno
PendahuluMohammad Ichsan
PenggantiB. M. Diah
Duta Besar Indonesia untuk Myanmarke-8
Masa jabatan
1959–1960
PresidenSoekarno
PendahuluSidiq
PenggantiSutan Usman Karim
Informasi pribadi
Lahir(1924-01-01)1 Januari 1924
Meninggal12 Desember 1982(1982-12-12) (umur 58)
Partai politikGolkar
AnakHayono Isman
Hayani Isman
Penghargaan sipil
Pahlawan Nasional Indonesia
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-Pdu_mayjendtni_komando.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI
Pertempuran/perangRevolusi Nasional Indonesia

Mayor Jenderal TNI (Purn) Mas Isman (1 Januari 1924  12 Desember 1982) adalah seorang pejuang kemerdekaan menentang pemerintahan Hindia Belanda di Jawa Timur yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 November 2015.[1]

Mas Isman adalah ayah dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Hayono Isman dan ayah dari mantan Anggota DPR RI Hayani Isman. Mas Isman juga merupakan tokoh Tentara Pelajar Indonesia dan pernah menjabat sebagai Komandan TRIP Jawa Timur dalam era revolusi fisik Indonesia pada tahun 1945—1949, secara resmi TRIP Jawa Timur dibubarkan melalui upacara demobilisasi pelajar pada tahun 1951 oleh Presiden Soekarno. TRIP Jawa Timur yang dipimpin Isman mendapatkan legitimasi langsung oleh Tentara Republik Indonesia (TRI) dan diakui sebagai kekuatan militer resmi dan memiliki jenjang kepangkatan, garis komando dan markas yang jelas.

Mas Isman merupakan tokoh utama dalam berdiri dan berkembang nya Kosgoro, sebuah koperasi yang menghimpun eks tentara pelajar era revolusi fisik, hingga berkembang dan manfaat nya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia yang baru saja merdeka. Di Kosgoro Mas Isman menjabat sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro sejak 1957 hingga 1982.[2]

Mas Isman juga dikenal sebagai tokoh militer yang egaliter, ketika menghembuskan nafas terakhirnya pada 1982 di Surabaya, Mas Isman berwasiat kepada keluarga agar dimakamkan di tempat pemakaman umum, agar keluarga dan rakyat mudah dalam berziarah ke makamnya. Mas Isman dimakamkan di TPU Tanah Kusir, berdekatan dengan makam Moh Hatta Wakil Presiden Pertama Indonesia.[3]

Pada tahun 2024, perjalanan hidup dan pemikiran Mas Isman ditulis menjadi sebuah buku yang berjudul "Manifesto Mas Isman" Oleh Tommy Wibawa Mukti Sitorus.

Referensi

Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Mohammad Ichsan
Duta Besar Indonesia untuk Thailand
1961–1964
Diteruskan oleh:
B. M. Diah
Didahului oleh:
Sanusi Hardjadinata
Duta Besar Indonesia untuk Mesir
1964–1966
Diteruskan oleh:
Ahmad Yunus Mokoginta
Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir ·Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara ·Kasman Singodimedjo ·Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja ·Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi ·Soeharto  · Soekarni ·Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto ·Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Kemerdekaan
Revolusi
Pergerakan
Sastra
Seni
Pendidikan
Integrasi
Pers
Pembangunan
Agama
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan