Rabu, 04 November 2026
20:36 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Teori sel

Teori sel

materi

Bagikan:
250px-HeLa_cells_stained_with_Hoechst_33258.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sel kanker manusia dengan inti sel (DNA secara spesifik) diwarnai biru. Sel di tengah dan paling kanan berada dalam interfase, sehingga keseluruhan nukleus terlabeli. Sel di kiri sedang mengalami mitosis dan DNA-nya terkondensasi.
Bagian dari seri tentang
Biologi
250px-DNA_simple_horizontal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cabang

Dalam biologi, teori sel adalah teori ilmiah yang pertama kali dirumuskan pada pertengahan abad kesembilan belas, bahwa organisme hidup terdiri dari sel, bahwa sel adalah unit struktural/organisasi dasar dari semua organisme, dan bahwa semua sel berasal dari sel yang sudah ada sebelumnya.[1] Sel adalah unit dasar struktur dalam semua organisme dan juga unit dasar reproduksi.

Tiga prinsip teori sel adalah seperti yang dijelaskan di bawah ini:

  1. Semua organisme hidup terdiri dari satu atau lebih sel.
  2. Sel adalah unit dasar struktur dan organisasi dalam organisme.
  3. Sel muncul dari sel yang sudah ada sebelumnya.

Teori ini pernah diterima secara universal, tetapi sekarang beberapa ahli biologi menganggap entitas non-seluler seperti virus sebagai organisme hidup,[2] dan dengan demikian tidak setuju dengan prinsip pertama. Pada tahun 2021: "pendapat ahli tetap terbagi kira-kira sepertiga masing-masing antara ya, tidak, dan tidak tahu".[3] Karena tidak ada definisi kehidupan yang diterima secara universal, diskusi akan terus berlanjut.

Sejarah

Dengan perbaikan terus-menerus yang dilakukan pada mikroskop dari waktu ke waktu, teknologi pembesaran menjadi cukup maju untuk menemukan sel. Penemuan ini sebagian besar dikaitkan dengan Robert Hooke, dan mengawali studi ilmiah tentang sel, yang dikenal sebagai biologi sel. Saat mengamati sepotong gabus di bawah teropong, dia bisa melihat pori-pori. Ini mengejutkan pada saat itu karena diyakini tidak ada orang lain yang melihat ini. Untuk lebih mendukung teorinya, Matthias Schleiden dan Theodor Schwann kedua-duanya mempelajari sel hewan dan tumbuhan. Yang mereka temukan adalah ada perbedaan yang signifikan antara kedua jenis sel tersebut. Ini mengemukakan gagasan bahwa sel tidak hanya mendasar bagi tumbuhan, tetapi juga hewan.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Villarreal, Luis P. (August 8, 2008) Are Viruses Alive? Diarsipkan 2018-07-06 di Wayback Machine Scientific American
  3. ↑ Farnsworth, Keith D. (2021). "An organisational systems-biology view of viruses explains why they are not alive". Biosystems. 200: 104324. doi:10.1016/j.biosystems.2020.104324. ISSN 0303-2647. PMID 33307144. S2CID 228169048.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. ↑ National Geographic Society. (2019, May 22). "History of the Cell: Discovering the Cell Diarsipkan 2022-02-09 di Wayback Machine". Retrieved November 05, 2020.

Bibliografi

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Subdisiplin
250px-Tree_of_life_by_Haeckel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hierarki kehidupan
Fondasi
Prinsip
Evolusi
Ekologi
Biologi
molekuler
Biokimia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan