Senin, 28 September 2026
05:24 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Patologi

Patologi

studi dan diagnosis penyakit

330px-Pathologists_looking_into_microscopes_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang patologis mengamati jaringan hasil biopsi pada mikroskop

Patologi adalah ilmu yang mempelajari penyakit dan proses terjadinya suatu penyakit. lstilah patologi berasal dari bahasa Yunani yaitu pathos yang berarti emosi, menderita atau gairah, sedangkan ology artinya ilmu.[1] Ilmu patologi disebut sebagai ilmu yang paling mendasar dalam dunia kedokteran. Patologi akan membantu dokter mendiagnosis berbagai jenis penyakit yang diderita pasien. Selain itu, patologi juga diperlukan dalam menentukan penyebab dan tingkat keparahan suatu penyakit, memutuskan langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat, serta memantau efektivitas pengobatan yang telah diberikan.[2][3]

Patologi dapat menganalisis penyakit yang disebabkan oleh karena ada perubahan struktur dan fungsi sel dan jaringan tubuh. Tujuan utama patologi yaitu mengidentifikasi penyebab penyakit untuk memberikan petunjuk penentuan program pencegahan, pengobatan dan perawatan terhadap pasien. Ilmu patologi berkembang sejak seorang ahli patologi yang bernama Rudolf Virchow (1821-1902) menemukan bahwa bagian terkecil yang membentuk tubuh manusia adalah sel. Perubahan perubahan sel yang diamati melalui mikroskop memberikan pengetahuan tentang penyakit yang terjadi pada seseorang. Perubahan tersebut dapat menyebabkan kelainan struktur dan gangguan fungsi tubuh yang berwujud penyakit.[1]

Jenis

  • Patologi anatomi, cabang ilmu patologi yang mendeteksi suatu penyakit melalui pemeriksaan sampel jaringan atau organ tubuh pasien. Pemeriksaan jaringan tubuh ini lantas disebut pemeriksaan biopsi. Dokter patologi anatomi sering kali diminta mengidentifikasi kelainan pada sel atau jaringan tubuh pasien.[4] Patologi anatomi selalu berkaitan dengan kelainan atau penyakit dalam bentuk makro organ, jaringan, selular sitologi maupun tingkat subselular yang lazim disebut molekular patologi.[5]
  • Patologi klinik akan mendeteksi melalui pemeriksaan sampel cairan tubuh. Mulai dari urine, darah, dahak, sumsum tulang, cairan sendi, dan nanah. Selain itu sampel juga bisa diambil pada cairan organ tertentu seperti cairan serebrospinal, otak, paru-paru serta rongga perut. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan kadar bahan kimiawi tertentu seperti kolesterol, elektrolit, mineral, enzim, gula darah antibodi hingga antigen (zat asing). Pemeriksaan ini juga bisa untuk menentukan apakah ada penyakit pada tubuh pasien.[4][6]

Cabang utama patologi:

  • Patologi anatomi → memeriksa jaringan dan organ, termasuk histopatologi.
  • Patologi klinik → memeriksa cairan tubuh seperti darah dan urin.
  • Patologi forensik → menentukan penyebab kematian.
  • Patologi molekuler → mempelajari penyakit pada tingkat gen dan molekul.[2]

Rujukan

  1. 1 2 Cut, Sriyanti (Desember 2016). Patologi (Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan) (PDF). Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. hlm. 3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-10-22. Diakses tanggal 2020-11-30.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  2. 1 2 Tim Redaksi (2020-01-11). "Peran dan Bidang Kerja Patologi dalam Dunia Medis". www.alodokter.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-26. Diakses tanggal 2020-11-30.
  3. ↑ Putri, Alia Yassinta Echa. "Patologi Adalah: Pengertian dan Jenisnya". detikHealth. Diakses tanggal 2026-05-29.
  4. 1 2 Nuraini, Tantiya Nimas (05 Oktober 2020). Nuraini, Tantiya Nimas (ed.). "Patologi Adalah Ilmu Mempelajari Penyakit, Kenali Lebih Lengkap Berdasarkan Jenisnya". Merdeka.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-09. Diakses tanggal 2020-11-30.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. ↑ Departemen Patologi Anatomi UNAIR (21 November 2018). "Mengenal Lebih Dekat Patologi Anatomi (1) | Kedokteran - Universitas Airlangga". fk.unair.ac.id. Diakses tanggal 2020-11-30.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  6. ↑ Halodoc, Redaksi. "Patalogi Anatomi: Jenis, Peran Dokter, dan Manfaatnya". halodoc. Diakses tanggal 2026-05-29.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik

Lihat pula

Subdisiplin
250px-Tree_of_life_by_Haeckel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hierarki kehidupan
Fondasi
Prinsip
Evolusi
Ekologi
Biologi
molekuler
Biokimia
Spesialis
dan
subspesialis
Pendidikan kedokteran
Topik terkait
Klasifikasi penyakit menurut ICD-11
1A00–1H0Z
Penyakit infeksi atau parasitik
2A00–2F9Z
3A00–3C0Z
Penyakit darah atau organ pembentuk darah
4A00–4B4Z
Penyakit sistem imun
5A00–5D46
Penyakit endokrin, nutrisional, atau metabolik
6A00–6E8Z
Gangguan mental, perilaku, dan perkembangan saraf
7A00–7B2Z
Gangguan tidur
8A00–8E7Z
Penyakit sistem saraf
9A00–9E1Z
AA00–AC0Z
Penyakit telinga atau tonjolan mastoideus
BA00–BE2Z
CA00–CB7Z
DA00–DE2Z
EA00–EM0Z
FA00–FC0Z
Penyakit sistem muskuloskeletal atau jaringan ikat
GA00–GC8Z
Penyakit sistem kelamin dan perkencingan
HA00–HA8Z
Kondisi terkait kesehatan seksual
JA00–JB6Z
Kehamilan, persalinan, atau nifas
KA00–KD5Z
Kondisi yang berasal dari periode perinatal
LA00–LD9Z
Kelainan perkembangan
MA00–MH2Y
Gejala, tanda, atau temuan klinis yang tidak diklasifikasikan di tempat lain
NA00–NF2Z
Cedera, keracunan, dan konsekuensi lainnya akibat penyebab eksternal
PA00–PL2Z
Penyebab eksternal morbiditas atau mortalitas


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan