Mikroevolusi adalah peristiwa terjadinya perubahan skala kecil pada frekuensi alel suatu populasi selama beberapa generasi. Ia juga disebut sebagai "perubahan di bawah tingkat spesies".[1] Perubahan ini disebabkan oleh empat proses yang berbeda: mutasi, seleksi (baik yang alami maupun buatan), aliran gen, dan hanyutan genetik.
Genetika populasi adalah cabang biologi yang memberikan struktur matematis kajian proses mikroevolusi. Genetika ekologi berfokus pada peristiwa mikroevolusi di lingkungan liar. Umumnya evolusi yang terpantau adalah contoh mikroevolusi, misalnya bakteri yang mendapatkan resistensi antibiotik.
Mikroevolusi dapat dikontraskan dengan makroevolusi, yang merupakan peristiwa terjadinya perubahan skala besar pada frekuensi gen dalam suatu populasi selama periode geologis yang panjang. Perbedaan ini pada dasarnya hanya berbeda pada pendekatan yang dilakukan saja. Mikroevolusi bersifat reduksionis, sedangkan makroevolusi bersifat holistik.
Referensi
- ↑ "Macroevolution: Its definition, Philosophy and History". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-10-24. Diakses tanggal 2010-03-29.
Pranala luar
- Microevolution (UC Berkeley)
- Microevolution vs Macroevolution Diarsipkan 2011-08-18 di Wayback Machine.
Topik dasar tentang biologi evolusioner | |
|---|---|
| Proses-proses dari evolusi | |
| Mekanisme genetika populasi | |
| Konsep biologi perkembangan evolusioner (Evo-devo) | |
| Evolusi struktur sosial dan proses psikologis | |
| Evolusi organ dan proses biologis | |
| Evolusi Taksa | |
| Mode-mode spesiasi | |
| Sejarah pemikiran evolusioner |
|
| Subbidang lain | |
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|
Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |