Sabtu, 03 Oktober 2026
18:08 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Abiogenesis

Abiogenesis

Bagikan:
330px-Stromatolites.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stromatolit Prakambrium di Formasi Siyeh, Taman Nasional Glasier. Pada tahun 2002, William Schopf dari UCLA menerbitkan paper di jurnal ilmiah Nature yang menyatakan bahwa formasi geologis seperti ini mengandung fosil mikrob cyanobacteria yang berasal dari 3,5 miliar tahun yang lalu. Jika benar, ini adalah bukti kehidupan pertama di Bumi.
Bagian dari seri
Paleontologi
250px-Tyrannosaurus_Rex_Holotype.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Abiogenesis (diucapkan [ˌeɪbaɪ.ɵˈdʒɛnɨsɪs] [1]) atau biopoiesis, atau generatio spontanea, adalah studi mengenai bagaimana kehidupan biologis dapat muncul dari materi anorganik melalui proses alami.[2] Secara khusus, istilah ini biasanya merujuk kepada proses saat kehidupan di Bumi muncul. Abiogenesis diperkirakan terjadi pada masa awal Eoarkean atau sekitar 4 hingga 3,5 miliar tahun yang lalu.

Sebagian besar asam amino, yang sering dijuluki "bahan dasar kehidupan", berhasil disintesiskan dalam percobaan Miller-Urey dan percobaan lain yang menyimulasikan kondisi awal Bumi. Bahan biokimia lain yang penting seperti nukleotida dan sakarida dapat muncul dengan cara yang mirip. Dalam semua organisme, bahan biokimia tersebut diorganisasi menjadi molekul yang lebih kompleks, seperti protein, polisakarida, dan asam nukleat. Tiga molekul tersebut penting untuk fungsi kehidupan dan ada di semua organisme. Pembentukan makromolekul tersebut diperantarai oleh asam nukleat dan enzim, yang disintesis melalui jalur biokimia yang dikatalis oleh protein. Molekul organik mana yang pertama muncul dan bagaimana mereka membentuk organisme pertama masih diperdebatkan.

Kehidupan pertama yang muncul di bumi diduga merupakan prokariot bersel-satu yang mungkin berevolusi dari protobion (molekul organik yang dikelilingi oleh struktur mirip membran).[3] Fosil mikrob tertua tercatat berasal dari 3,5 miliar tahun yang lalu, sekitar satu miliar tahun setelah pembentukan Bumi.[4][5] Pada masa 2,4 miliar tahun yang lalu, rasio isotop karbon, besi, dan sulfur menunjukkan pengaruh kehidupan terhadap mineral dan sedimen anorganik[6][7] dan penanda molekular menunjukkan terjadinya fotosintesis.[8][9]

Pembentukan spontan dan pembuktian bahwa teori Generatio Spontanea salah

Sampai pada abad ke-19 banyak ilmuwan sebagaimana orang Yunani kuno percaya bahwa benda hidup dapat secara spontan muncul dari benda mati – suatu proses yang disebut Generatio spontanea. Aristoteles mengemukakan bahwa suatu makhluk hidup dapat berasal dari organisme yang sama sekali berbeda atau dari tanah. Variasi konsep pembentukan spontan (spontaneous generation) masih ada sampai akhir abad ke-17, tetapi menjelang akhir abad tersebut, sejumlah observasi dan argumen yang menentang pandangan tersebut mulai terbentuk. Kemajuan sains ini mendapat tantangan keras terutama oleh mereka yang masih percaya pada teori abiogenesis.

Francesco Redi, seorang dokter Italia, membuktikan pada tahun 1668 bahwa bentuk kehidupan yang lebih tinggi tidak muncul secara spontan, tetapi para penganut abiogenesis mengatakan bahwa hal itu tidak berlaku bagi mikrob dan terus berpegang bahwa mikrob dapat muncul secara spontan. Upaya untuk membuktikan teori abiogenesis ini salah berlanjut pada abad ke-19 melalui observasi dan percobaan oleh Franz Schulze dan Theodor Schwann.

Pada tahun 1745, John Needham menempatkan sup kaldu ayam ke dalam sebuah tabung gelas, memanasi sampai mendidih, kemudian mendinginkan dan membiarkannya beberapa waktu. Ternyata muncul mikrob dan ini dianggapnya bukti dari pembentukan spontan. Namun, pada tahun 1768, Lazzaro Spallanzani mengulangi percobaan Needham, tetapi memompa keluar semua udara dari tabung gelas. Tidak ada pertumbuhan makhluk hidup apapun.[10]

Pada tahun 1854, Heinrich Schröder (1810–1885) dan Theodor von Dusch mengulangi percobaan filtrasi Hermann von Helmholtz (Schröder melakukan lagi sendirian pada tahun 1859) dan membuktikan bahwa partikel-partikel benda hidup dapat dipisahkan dari udara dengan menyaringnya melalui kain katun.[11]

Pada tahun 1864, Louis Pasteur mengumumkan hasil percobaan ilmiahnya. Dalam percobaan yang mirip dengan apa yang dilakukan sebelumnya oleh Needham dan Spallanzani, Pasteur membuktikan bahwa kehidupan tidak bisa muncul pada tempat-tempat yang tidak terkontaminasi oleh kehidupan. Hasil penelitian Pasteur dapat disarikan dalam frasa Omne vivum ex vivo, bahasa Latin untuk "semua kehidupan berasal dari kehidupan".[12][13]

Setelah memperoleh hasil ini Pasteur menyatakan: "La génération spontanée est une chimère" ("pembentukan spontan adalah sebuah impian").

Referensi

  1. ↑ Pelafalan: The New Oxford Dictionary of English (1998) ISBN 0-19-861263-X - p.3 "Abiogenesis /ˌeɪbʌɪə(ʊ)ˈdʒɛnɪsɪs/".
  2. ↑ Parker, Sybil P. (1984). Mcgraw-hill Dictionary of Biology. Mcgraw-hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Zimmer, C (Agustus 2009). "Origins. On the origin of eukaryotes". Science. 325 (5941): 666–8. doi:10.1126/science.325_666. PMID 19661396.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Wilde, SA; Valley, JW; Peck, WH; CM, Colin M. (Januari 2001). "Evidence from detrital zircons for the existence of continental crust and oceans on the Earth 4.4 Gyr ago". Nature. 409 (6817): 175–8. doi:10.1038/35051550. PMID 11196637.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Schopf, JW; Kudryavtsev, AB; Agresti, DG; Wdowiak, TJ; AD, Andrew D. (Maret 2002). "Laser--Raman imagery of Earth's earliest fossils". Nature. 416 (6876): 73–6. doi:10.1038/416073a. PMID 11882894.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Hayes, John M. (2006). "The carbon cycle and associated redox processes through time". Phil. Trans. R. Soc. B. 361 (1470): 931–50. doi:10.1098/rstb.2006.1840. PMC 1578725. PMID 16754608.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  7. ↑ Archer, Corey (2006). "Coupled Fe and S isotope evidence for Archean microbial Fe(III) and sulfate reduction". Geology. 34 (3): 153–156. Bibcode:2006Geo....34..153A. doi:10.1130/G22067.1.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  8. ↑ Cavalier-Smith, Thomas (2006). "Introduction: how and when did microbes change the world?". Phil. Trans. R. Soc. B. 361 (1470): 845–50. doi:10.1098/rstb.2006.1847. PMC 1626534. PMID 16754602.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  9. ↑ Summons, Roger E.; Bradley, A. S; Jahnke, L. L; Waldbauer, J. R (2006). "Steroids, triterpenoids and molecular oxygen". Phil. Trans. R. Soc. B. 361 (1470): 951–68. doi:10.1098/rstb.2006.1837. PMC 1578733. PMID 16754609.
  10. ↑ "The controversy over spontaneous generation". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2013-08-24.
  11. ↑ McKendrick, John Gray (1899). Hermann Ludwig Ferdinand von Helmholtz. London: Fisher Unwin. hlm. 162. ISBN 978-1-150-66769-5.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  12. ↑ "The microbial world: a look at things small". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-03-21. Diakses tanggal 2013-08-24.
  13. ↑ Biogenesis and Abiogenesis: Critiques and Addresses

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan