Kamis, 08 Oktober 2026
20:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Paleobotani

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Paleobotani" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Paleobotani atau palaeobotani (dari bahasa Yunani paleon berarti tua dan botany yang berarti ilmu tentang tumbuhan), adalah cabang dari paleontologi yang khusus mempelajari tentang tumbuhan pada masa lampau. Ilmu ini khusus mempelajari tumbuhan masa lampau yang tergantung tumbuhan tumbuhan besar.

Paleobotani penting dalam rekonstruksi sistem ekologi dan iklim kuno, yang masing-masing dikenal sebagai paleoekologi dan paleoklimatologi; dan sangat penting dalam studi perkembangan dan evolusi tumbuhan hijau. Paleobotani juga menjadi penting bagi bidang arkeologi, terutama untuk penggunaan fitolit dalam penanggalan relatif dan paleoetnobotani.[1]

Kemunculan paleobotani sebagai disiplin ilmu dapat dilihat pada awal abad ke-19, terutama dalam karya-karya paleontolog Jerman Ernst Friedrich von Schlotheim, bangsawan dan cendekiawan Ceko (Bohemia) Kaspar Maria von Sternberg, dan ahli botani Prancis Adolphe-Théodore Brongniart.[2][3]

Kelompok-kelompok fosil tumbuhan

Beberapa tumbuhan hampir tidak memiliki perubahan sepanjang skala waktu geologi bumi. Paku ekor kuda telah berevolusi pada zaman Devon Akhir,[4] pakis-pakisan awal telah berevolusi pada zaman Mississippium, tumbuhan runjung pada zaman Pennsylvanium. Beberapa tumbuhan prasejarah adalah tumbuhan yang sama dengan yang ada saat ini dan dengan demikian merupakan fosil hidup, seperti Ginkgo biloba dan Sciadopitys verticillata. Tumbuhan lainnya telah berubah secara radikal, atau punah.

Contoh tumbuhan prasejarah:

Referensi

  1. ↑ Cabanes, D. (2020). Phytolith Analysis in Paleoecology and Archaeology. In Interdisciplinary Contributions to Archaeology (pp. 255-288) doi: 10.1007/978-3-030-42622-4_11
  2. ↑ "Brongniart, Adolphe-Théodore". www.encyclopedia.com (dalam bahasa Inggris). Encyclopedia.com: FREE online dictionary. Diakses tanggal 22 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Cleal, Christopher J.; Lazarus, Maureen; Townsend, Annette (2005). "Illustrations and illustrators during the 'Golden Age' of palaeobotany: 1800–1840". Dalam Bowden, A. J.; Burek, C. V.; Wilding, R. (ed.). History of palaeobotany : selected essays. London: Geological Society of London. hlm. 41. ISBN 9781862391741.
  4. ↑ Elgorriaga, A.; Escapa, I.H.; Rothwell, G.W.; Tomescu, A.M.F.; Cúneo, N.R. (2018). "Origin of Equisetum: Evolution of horsetails (Equisetales) within the major euphyllophyte clade Sphenopsida". American Journal of Botany. 105 (8): 1286–1303. doi:10.1002/ajb2.1125. PMID 30025163.


Ikon rintisan

Artikel bertopik ilmu pengetahuan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan