Senin, 05 Oktober 2026
05:38 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Osteologi

Osteologi

Bagikan:
250px-Human_skeleton_back_ms.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Tulang Manusia

Osteologi adalah ilmu pengetahuan yang merupakan cabang ilmu anatomi tentang tulang manusia dan tulang hewan, termasuk kelainan-kelainan dan penyakit tulang.[1] Tulang terdiri atas tulang keras (os) dan tulang rawan (cartilago). Semua tulang dibungkus oleh selaput jaringan ikat yang disebut periost.[2] Secara Makroskopis, struktur tulang dapat dipelajari dengan dilakukan pembelahan memanjang (longitudinal) sehingga terlihat dua bagian tulangnya, yaitu:[2]

  1. Substantia Compacta yang merupakan dinding tulang yang tebal, keras, padat (kompak). pada umumnya tulang ini menempati bagian diaphyse tulang.[2] Pada tulang panjang, daerah ini memiliki rongga yang disebut cavum medullare sebagai tempat sumsum tulang medulla osseum.[2]
  2. Substantia Spongiosa merupkan bagian yang berstruktur seperti bunga karang.[2] Pada umumnya terletak dibagian epiphyse dari tulang panjang.[2] Struktur menyerupai bunga karang yang tersusun oleh lempengan-lembengan (trabeculae) yang tidak teratur dan berhubungan satu sama lain membentuk anyaman.[2] Struktur semacam ini sangat kuat dan tidak mudah patah, karena disesuaikan dengan kebutuhan mekanis untuk menanggulangi tekanan dan tarikan terhadap tulang tersebut dalam menjalankan fungsinya sebagai alat penunjang atau alat gerak.[2]

Referensi

  1. ↑ "Definisi 'osteologi'". artikata.com. Diakses tanggal 2014-06-24.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Pengertian Osteologi pada Manusia". ubpreneur.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-10. Diakses tanggal 2014-06-24.


Ikon rintisan

Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan