Jumat, 06 November 2026
00:10 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Sferoid

Sferoid

volume yang dibentuk dengan memutar elips di sekitar salah satu sumbunya; kasus khusus ellipsoid

Bagikan:
250px-OblateSpheroid.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 250px-ProlateSpheroid.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
sferoid pepat sferoid lonjong

Sebuah sferoid, atau elipsoid revolusi adalah permukaan kuadrat yang diperoleh dengan memutar suatu elips di salah satu sumbu utamanya; dengan kata lain, suatu elipsoid dengan dua semi-diameter yang sama.

Jika elips diputar di sumbu utamanya, hasilnya adalah sebuah sferoid lonjong (ditarik) seperti bola rugbi. Jika elips diputar di sumbu kecilnya, hasilnya adalah sebuah sferoid pepat (ditekan) seperti lentil. Jika awal elips tersebut berupa lingkaran, hasilnya adalah sebuah sfer.

Akibat efek gabungan gravitasi dan rotasi, bentuk Bumi secara kasar berupa bola yang sedikit pepat di arah sumbunya. Karena itu, dalam kartografi Bumi sering dianggap sebagai sferoid pepat, bukan bola. Model Sistem Geodesi Dunia saat ini menggunakan sferoid yang radiusnya diperkirakan sepanjang 6.378,137 km di khatulistiwa dan 6.356,752 km di kutub (perbedaan sebesar 21 km).

Persamaan

500px-Ellipsoid-rot-ax.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penetapan semi-sumbu pada spheroid. Itu oblate bila c < a (kiri) dan prolate bila c > a (right).

Sebuah sferoid terpusat di asal "y" dan berputar di sumbu z ditetapkan dengan persamaan implisit

( x a ) 2 + ( y a ) 2 + ( z b ) 2 = 1  atau  x 2 + y 2 a 2 + z 2 b 2 = 1 {\displaystyle \left({\frac {x}{a}}\right)^{2}+\left({\frac {y}{a}}\right)^{2}+\left({\frac {z}{b}}\right)^{2}=1\quad \quad {\hbox{ atau }}\quad \quad {\frac {x^{2}+y^{2}}{a^{2}}}+{\frac {z^{2}}{b^{2}}}=1} {\displaystyle \left({\frac {x}{a}}\right)^{2}+\left({\frac {y}{a}}\right)^{2}+\left({\frac {z}{b}}\right)^{2}=1\quad \quad {\hbox{ atau }}\quad \quad {\frac {x^{2}+y^{2}}{a^{2}}}+{\frac {z^{2}}{b^{2}}}=1}

a adalah radius horizontal melintang di khatulistiwa, dan b adalah radius vertikal terkumpul.[1]

Luas permukaan

Sebuah sferoid lonjong memiliki luas permukaan

2 π ( a 2 + a b α sin ⁡ ( α ) ) {\displaystyle 2\pi \left(a^{2}+{\frac {ab\alpha }{\sin(\alpha )}}\right)} {\displaystyle 2\pi \left(a^{2}+{\frac {ab\alpha }{\sin(\alpha )}}\right)}

α = arccos ⁡ ( a b ) {\displaystyle \alpha =\arccos \left({\frac {a}{b}}\right)} {\displaystyle \alpha =\arccos \left({\frac {a}{b}}\right)} adalah eksentrisitas sudut sferoid lonjong, dan e = sin ⁡ ( α ) {\displaystyle e=\sin(\alpha )} {\displaystyle e=\sin(\alpha )} adalah eksentrisitas normalnya.

Sebuah sferoid pepat memiliki luas permukaan

2 π [ a 2 + b 2 sin ⁡ ( α ) ln ⁡ ( 1 + sin ⁡ ( α ) cos ⁡ ( α ) ) ] {\displaystyle 2\pi \left[a^{2}+{\frac {b^{2}}{\sin(\alpha )}}\ln \left({\frac {1+\sin(\alpha )}{\cos(\alpha )}}\right)\right]} {\displaystyle 2\pi \left[a^{2}+{\frac {b^{2}}{\sin(\alpha )}}\ln \left({\frac {1+\sin(\alpha )}{\cos(\alpha )}}\right)\right]} di mana α = arccos ⁡ ( b a ) {\displaystyle \alpha =\arccos \left({\frac {b}{a}}\right)} {\displaystyle \alpha =\arccos \left({\frac {b}{a}}\right)} adalah eksentrisitas sudut sferoid pepat.

Volume

Volum sferoid (jenis apapun) adalaha 4 3 π a 2 b ≈ 4.19 a 2 b {\displaystyle {\frac {4}{3}}\pi a^{2}b\approx 4.19\,a^{2}b} {\displaystyle {\frac {4}{3}}\pi a^{2}b\approx 4.19\,a^{2}b}. Jika A=2a adalah diameter khatulistiwa, dan B=2b adalah khatulistiwa kutub, maka volumnya adalah 1 6 π A 2 B ≈ 0.523 A 2 B {\displaystyle {\frac {1}{6}}\pi A^{2}B\approx 0.523\,A^{2}B} {\displaystyle {\frac {1}{6}}\pi A^{2}B\approx 0.523\,A^{2}B}.

Kelengkungan

Jika suatu sferoid diparameterkan sebagai

σ → ( β , λ ) = ( a cos ⁡ β cos ⁡ λ , a cos ⁡ β sin ⁡ λ , b sin ⁡ β ) ; {\displaystyle {\vec {\sigma }}(\beta ,\lambda )=(a\cos \beta \cos \lambda ,a\cos \beta \sin \lambda ,b\sin \beta );\,\!} {\displaystyle {\vec {\sigma }}(\beta ,\lambda )=(a\cos \beta \cos \lambda ,a\cos \beta \sin \lambda ,b\sin \beta );\,\!}

di mana β {\displaystyle \beta \,\!} {\displaystyle \beta \,\!} adalah lintang parametrik atau terkurang, λ {\displaystyle \lambda \,\!} {\displaystyle \lambda \,\!} adalah bujur, dan − π 2 < β < + π 2 {\displaystyle -{\frac {\pi }{2}}<\beta <+{\frac {\pi }{2}}\,\!} {\displaystyle -{\frac {\pi }{2}}<\beta <+{\frac {\pi }{2}}\,\!} dan − π < λ < + π {\displaystyle -\pi <\lambda <+\pi \,\!} {\displaystyle -\pi <\lambda <+\pi \,\!}, maka kelengkungan Gauss-nya adalah

K ( β , λ ) = b 2 ( a 2 + ( b 2 − a 2 ) cos 2 ⁡ β ) 2 ; {\displaystyle K(\beta ,\lambda )={b^{2} \over (a^{2}+(b^{2}-a^{2})\cos ^{2}\beta )^{2}};\,\!} {\displaystyle K(\beta ,\lambda )={b^{2} \over (a^{2}+(b^{2}-a^{2})\cos ^{2}\beta )^{2}};\,\!}

dan kelengkungan rata-ratanya adalah

H ( β , λ ) = b ( 2 a 2 + ( b 2 − a 2 ) cos 2 ⁡ β ) 2 a ( a 2 + ( b 2 − a 2 ) cos 2 ⁡ β ) 3 / 2 . {\displaystyle H(\beta ,\lambda )={b(2a^{2}+(b^{2}-a^{2})\cos ^{2}\beta ) \over 2a(a^{2}+(b^{2}-a^{2})\cos ^{2}\beta )^{3/2}}.\,\!} {\displaystyle H(\beta ,\lambda )={b(2a^{2}+(b^{2}-a^{2})\cos ^{2}\beta ) \over 2a(a^{2}+(b^{2}-a^{2})\cos ^{2}\beta )^{3/2}}.\,\!}

Kedua kelengkungan ini selalu positif, jadi setiap titik di suatu sferoid bersifat elips.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ The computist's manual of facts, and merchant's and mechanic's calculator

Pranala luar

Elemen geometri menurut dimensi
Besaran geometri menurut dimensi
Sudut
Istilah dasar lain
Bangun berdimensi 2
Bangun berdimensi 3
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan