Jumat, 30 Oktober 2026
00:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Sayur betik

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Sayur Betik
Tempat asalIndonesia
DaerahJepara, Jawa Tengah

Sayur Betik adalah masakan khas dari salah satu kota yang ada di Jawa Tengah yaitu dari Kabupaten Jepara ini memiliki sajian yang bisa menjadi pilihan untuk menu sehari-hari. Masakan asal Jepara ini menggunakan pepaya muda dan daging tetelan sebagai bahan utamanya.

Bahan

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Sayur Betik[1] adalah pepaya muda yang dipotong korek api, daging tetelan, daun salam, daun jeruk yang dibuang tulang daunnya, batang serai, garam, gula pasir, air asam, santan, dan minyak untuk menumis.

Bumbu Halus

Bumbu Sayur Betik adalah bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kluwak, merica, jinten bubuk, kunyit, dan kencur.

Cara membuat

Rebus daging dalam 1.000 ml air sampai empuk, Saring dan ukur kaldunya 750 ml. Panaskan minyak, Tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk, dan serai sampai harum. Masukkan daging. Aduk rata. Tambahkan pepaya. Aduk rata. Tuang kaldu daging. Masak sampai mendidih. Masukkan garam dan gula. Aduk rata. Tuang santan. Masak sambil diaduk sampai mendidih dan matang. Tambahkan air asam menjelang diangkat. Aduk rata. Sajikan.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-07. Diakses tanggal 2013-11-07.
60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai

Pranala luar

Daftar kuliner khas dari Jepara
Masakan
Sambal
Salad
Kuluban • Brayo • Lato • Kerayanan • Janganan
Minuman
Jajan Pasar
Oleh-Oleh


Ikon rintisan

Artikel bertopik masakan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan