Selasa, 13 Oktober 2026
16:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Carang madu

Carang madu

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Carang madu
250px-Carang_Madu_khas_Welahan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Carang madu pink khas Welahan
Nama lainSarang Madu
SajianCamilan
Tempat asalIndonesia
DaerahWelahan, Jepara, Jawa Tengah
Dibuat olehNy. Yoe Lan Nio
Suhu penyajianSuhu ruang
Bahan utamaSantan
Tepung Beras
250px-30._Carang_madu_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
carang madu yang bukan dari Welahan

Carang madu (bahasa Jawa:ꦱꦫꦁꦩꦢꦸ, translit. Sarang madu) adalah penganan renyah berbentuk kumpulan lembaran mirip carang atau ranting bambu, dengan diolesi madu (sesuatu yang berasa manis) di atasnya. Kue ini dibuat dari bahan santan, tepung beras, dan gula. Kue ini semakin langka dan menjadi makan oleh-oleh khas Pati dan Jepara. Dua wilayah ini menjadi produsen carang madu masih bertahan hingga saat ini.[1] Carang madu memiliki ciri terdapat toping gula berwarna merah muda, biasanya toping ini menggunakan gula jawa yang dicairkan dan dijadikan olesan toping di atasnya.

Etimologi

Carang Madu berasal dari bahasa jawa: carang yang bermakna "ranting bambu", karena bentuk makanan ini seperti sebab bentuknya semrawut alias tidak beraturan seperti ranting bambu.[butuh rujukan]

Tradisi

Carang madu adalah makanan tradisional bagi masyarakat keturunan Tiongkok di Welahan. Jajanan ini diburu untuk dijadikan oleh-oleh para pengunjung luar kota Jepara yang sedang Imlek, Ceng Beng. Sedangkan bagi muslim di Welahan, Jalanan ini menjadi bagian dari nasi berkat untuk setiap hajatan.[butuh rujukan]

Bahan

250 gram Tepung beras, 1 gelas santan, margarin secukupnya, pewarna makanan merah muda (pink),[2] 200 gram gula pasir.

Cara pembuatan

campur gula pasir dan pewarna makanan pink sampai rata, lalu sisihkan. Campur bahan bahan di atas (santan dan tepung beras) kemudian aduk sampai rata dan tercampur. Panaskan margarine lalu tuang adonan membentuk sarang burung.Goreng sembari di balik sampai matang di kedua sisinya. Angkat dan tiriskan. Dinginkan sebentar, lalu siram carang madu yang sudah jadi dengan gula berwarna tadi. Taruh dalam wadah seperti toples untuk menjaga kerenyahannya. Jajanan carang madu siap disajikan.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ "Sarang Burung Madu si Camilan Langka". detikfood. 13 April 2009. Diakses tanggal 15 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ https://www.masakandapurku.com/2015/09/resep-membuat-carang-madu-khas-jepara.html?m=1
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan