Kamis, 05 November 2026
07:20 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Protostoma

Protostoma

Bagikan:
Protostoma
250px-Protostomia2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Subkerajaan: Eumetazoa
Klad: ParaHoxozoa
Klad: Bilateria
Klad: Nephrozoa
(tanpa takson): Protostomia
Superfilum
Artikel takson sembarang

Protostoma (dari Yunani: mulut pertama) adalah salah satu klad hewan. Bersama deuterostoma dan beberapa filum kecil, protostoma membentuk Bilateria, yang terutama terdiri atas binatang dengan simetri bilateral dan tiga lapisan nutfah. Perbedaan utama antara deuterostoma dan protostoma terletak pada perkembangan embrio.

250px-Protovsdeuterostomes.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Pada hewan yang paling tidak sekompleks cacing tanah, embrio membentuk lekukan (blastopora) pada satu sisi, yang terus menekuk membentuk arkenteron, fase pertama pada pertumbuhan saluran pencernaan. Pada deuterostoma, lekukan asal itu menjadi anus sementara saluran pencernaan kemudian membentuk lubang lain, yang membentuk mulut. Protostoma dinamakan demikian karena dulu dianggap bahwa pada embrio mereka, lekukan membentuk mulut sedangkan anus terbentuk kemudian, pada lubang yang dibuat dari ujung saluran pencernaan lainnya. Namun, penelitian baru-baru ini, menunjukkan bahwa pada protostoma, pinggiran lekukan mendekat ke tengah, membuat lubang pada ujung-ujung yang menjadi mulut dan anus.[1]

Akan tetapi ide ini mendapat tantangan, karena platyhelminthes, suatu kelompok yang membentuk grup saudara dari hewan bilateria lain., memiliki satu mulut tanpa ada anus. Gen-gen yang digunakan pada konstruksi embrionik dari mulut ini sama seperti yang diekspresikan di sekitar mulut protostoma.[2]

Ada perbedaan signifikan lain antara pola perkembangan protostoma dengan deuterostoma

  • Kebanyakan protostoma merupakan schizocoelomata, yang berarti suatu massa solid dari mesoderm embrionik terbagi kemudian membentuk coelom. Beberapa, seperti Priapulida, tidak mempunyai coelom, tetapi mereka mungkin diturunkan dari moyang schizocoelomata. Di pihak lain semua deuterostoma yang dikenal adalah enterocoeli, yang artinya coelom terbentuk dari kantung melintang dari arkenteron yang kemudian menjadi rongga terpisah.
  • Dalam protostoma sejumlah filum mengalami apa yang disebut pembelahan spiral (spiral cleavage) yang bersifat menentukan, yaitu akan jadi apa sel-sel nantinya ditentukan saat mereka terbentuk. Hal ini kontras dengan deuterostoma yang memiliki pembelahan radial yang bersifat tidak menentukan.

Data molekuler saat ini memberi petunjuk bahwa hewan protostoma dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama:

dan juga sejumlah takson minor dengan keterkaitan basal atau tidak pasti.

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Arendt, D.; Technau, U.; Wittbrodt, J. (4 Januari 2001). "Evolution of the bilaterian larval foregut". Nature. 409: 81–85. doi:10.1038/35051075. Diakses tanggal 2008-07-14.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hejnol, Andreas; Martindale, Mark Q. (20 November 2008). "Acoel development indicates the independent evolution of the bilaterian mouth and anus". Nature. 456. doi:10.1038/nature07309.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Filum yang masih hidup dalam kerajaan Animalia
A
n
i
m
a
l
i
a
Diploblast
(Eumetazoa)
ParaHoxozoa
Planulozoa
Bilateria
(Triploblast)
  • (lihat di bawah↓)
Bilateria
Xenacoelomorpha
N
e
p
h
r
o
z
o
a
Deuterostomia
Ambulacraria
P
r
o
t
o
s
t
o
m
i
a
Ecdysozoa
Scalidophora
N+L+P
Nematoida
L+P
Panarthropoda
Tactopoda
S
p
i
r
a
l
i
a
Gnathifera¹
Platytrochozoa
R+M
Mesozoa
Rouphozoa¹
Lophotrochozoa
A+N
Lophophorata
Bryozoa
Brachiozoa
----
Kelompok utama
dalam filum
Filum dengan ≥5000 spesies yang masih hidup dicetak tebal
Lihat pula
Diploblast
Monoblastozoa (nomen dubium)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan