
Pernikahan Perawan Maria adalah sebuah tema dalam seni rupa Katolik yang menggambarkan pernikahan antara Santa Perawan Maria dan Santo Yosef. Upacara pernikahan ini tidak disebutkan dalam Injil kanonik melainkan tercantum dalam beberapa sumber apokrifa dan redaksi-redaksi kemudian, terutama dalam kompilasi abad ke-14 yang berjudul Legenda Emas. Berbeda dengan banyak adegan lain dalam siklus Kehidupan Perawan Maria (seperti Kelahiran Maria dan Maria dipersembahkan ke Bait Allah), peristiwa ini bukan merupakan hari raya dalam kalender gereja, meskipun pernah dirayakan pada masa lampau.
Dalam tradisi Kristen Ortodoks Timur, adegan yang pada dasarnya sama—dengan ikonografi yang sangat mirip—dianggap sebagai penggambaran peristiwa sebelumnya, yaitu "Penyerahan Maria kepada Yosef", di mana Yosef ditetapkan sebagai pelindung Maria oleh otoritas Bait Allah.
Dalam seni rupa, tema ini dapat ditampilkan melalui beberapa adegan yang berbeda; peristiwa pertunangan Maria—yang sering kali menampilkan tongkat Yosef yang sedang berbunga—kerap digambarkan meskipun bersumber dari kisah apokrifa. Prosesi pernikahan juga terkadang ditampilkan, khususnya pada periode Abad Pertengahan Awal. Siklus fresko karya Giotto yang terkenal di Kapel Scrovegni (1303) mengisahkan peristiwa ini dalam empat adegan. Menjelang akhir Abad Pertengahan dan masa Renaisans, pertunangan dan pernikahan sering kali digambarkan sebagai satu adegan tunggal, yang memperlihatkan para pelamar yang kecewa sedang memegang tongkat mereka yang tidak berbunga atau mematahkannya.
Ketiadaan dasar kitab suci mengenai perincian peristiwa ini, serta memudarnya popularitas predella (panel lukisan di bagian bawah altar), menyebabkan tema ini tidak lagi banyak diminati pada masa Kontra-Reformasi.
Hari raya Pertunangan Perawan Maria yang Terberkati, yang kini hanya dirayakan oleh sebagian kalangan dalam Gereja Katolik, jatuh pada tanggal 23 Januari.