Minggu, 27 September 2026
08:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
PAL Indonesia

PAL Indonesia

perusahaan asal Indonesia

PT PAL Indonesia
250px-PT-PAL.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-PT_PAL_Jan_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor pusat di Surabaya
JenisAnak usaha
IndustrIMaritim
Kantor pusat
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Kaharuddin Djenod[1]
(Direktur Utama)
Didit Herdiawan (Komisaris Utama)
Produk
  • Kapal
  • Alat apung
  • Peralatan pembangkit listrik
  • Peralatan industri minyak dan gas
  • Turbin
  • Peralatan permesinan
Layanan
  • Pemeliharaan dan perbaikan kapal
  • Manajemen kapal
  • Pengawakan dan penyewaan kapal
  • Agen pengapalan
  • Perencanaan perawatan kapal
PendapatanRp 1,631 triliun (2019)[2]
Rp 94,30 miliar (2019)[2]
Total asetRp 6,501 triliun (2019)[2]
Total ekuitasRp 324,52 miliar (2019)[2]
Jumlah karyawan
1.027 (2019)[2]
IndukLen Industri

PT PAL Indonesia (Persero) adalah anak usaha Len Industri yang bergerak di bidang pembuatan kapal. Melalui anak usahanya, perusahaan ini juga menyediakan jasa manajemen kapal, pengawakan dan penyewaan kapal, agen pengapalan, dan perencanaan perawatan kapal. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini pun memiliki kantor perwakilan di Jakarta.[2][3]

Sejarah

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1939 dengan nama Marine Establishment (ME). Pada tanggal 27 Desember 1949, ME diserahkan ke pemerintah Indonesia dan namanya diubah menjadi "Graving Dock dan Penataran TNI Angkatan Laut" (PAL). Pada tahun 1978, status PAL diubah menjadi perusahaan umum dengan nama "Perum Dok dan Galangan Kapal".[4] Pada tahun 1983, dengan lisensi dari Friedrich Lurssen Werft asal Jerman, perusahaan ini mulai memproduksi Kapal Patroli Cepat (KPC) sepanjang 28 meter dan 57 meter. Pada tahun yang sama, sebagai bagian dari program alih teknologi dari Jepang, perusahaan ini mulai memproduksi kapal tanker seberat 3.500 DWT dan kapal Caraka Jaya seberat 3.000 DWT.

Pada tahun 1985, status perusahaan ini resmi diubah menjadi persero dengan nama "PT PAL Indonesia",[5] dan Menristek Bacharuddin Jusuf Habibie ditunjuk sebagai direktur utama. Pada tahun 1986, perusahaan ini membagi bisnisnya ke dalam empat divisi, yakni Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan, Divisi Kapal Perang, Divisi Kapal Niaga, dan Divisi Rekayasa Umum. Pada tahun 1994, perusahaan ini mendapat kontrak produksi dua unit kapal kargo kering seberat 18.500 DWT dari Stephenson Clarke Ltd. asal Inggris. Pada tahun 1995, perusahaan ini memperoleh kontrak produksi empat unit kapal muatan curah terbuka seberat 42.000 DWT dari Reederei F. Laeisz asal Jerman. Selain itu, perusahaan ini juga mendapat kontrak produksi kapal tanker minyak seberat 17.500 DWT dari AVL Maritime SA asal Jepang. Pada tahun yang sama, perusahaan ini berhasil mengembangkan kapal muatan curah dengan berat hingga 50.000 DWT, yang kemudian diberi nama "Star 50". Pada tahun 2012, sesuai dengan Undang-Undang nomor 16 tahun 2012, perusahaan ini mendapat penugasan sebagai Integrator Utama untuk Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) Matra Laut.[2][3] Pada tanggal 12 Januari 2022, pemerintah resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Len Industri, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN yang bergerak di bidang industri pertahanan.[6]

Organisasi

Dewan Direksi

Terhitung sejak 10 Juli 2024[7] susunan Direksi PT PAL Indonesia saat ini adalah sebagai berikut :

Produksi

Kapal Angkatan Laut

330px-KRI_Banjarmasin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LPD KRI Banjarmasin
330px-KRI_SINGA-651.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapal Patroli KRI SINGA 651

Kapal Dagang

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". PT PAL Indonesia. Diakses tanggal 24 Desember 2021.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2019" (PDF). PT PAL Indonesia. Diakses tanggal 24 Desember 2021.
  3. 1 2 "Profil Perusahaan". PT PAL Indonesia. Diakses tanggal 24 Desember 2021.
  4. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 1978" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 24 Desember 2021.
  5. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 4 tahun 1980" (PDF). Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Diakses tanggal 24 Desember 2021.
  6. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 5 tahun 2022" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik indonesia. Diakses tanggal 19 Januari 2022.
  7. ↑ "PT PAL Indonesia Umumkan Penggantian Direktur Produksi" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-10-25.
  8. ↑ First Steel Cutting Kapal Cepat Rudal 60 Meter (KCR-60M) & Keel Laying Kapal Tug Boat 2400HP
  9. ↑ Indonesian Shipyard PT PAL cuts first steel of new 60m Fast Missile Craft KCR-60M
  10. ↑ 2013, PT.PAL Serahkan KCR dan 2 Buah Tug Boat Pesanan TNI-AL
  11. ↑ Franz-Stefan Gady (2016-03-29). "South Korea Launches First Indonesian Stealth Submarine". The Diplomat. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-02.

Pranala luar

Mantan badan usaha milik negara di Indonesia (daftar)
Menjadi anak usaha
BUMN lain
Digabung ke/dengan
BUMN lain
Dijual ke swasta
Diubah statusnya
Dibubarkan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan