Rabu, 30 September 2026
11:19 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Kertas Leces

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Kertas Leces (Persero)
JenisPerusahaan perseroan
IndustrIKertas
Dibubarkan20 Februari 2023 (2023-2-20)
Status akhirDinyatakan bangkrut dan dibubarkan
PemilikPemerintah Indonesia

PT Kertas Leces (Persero) (bahasa Belanda:N.V. Papierfabriek Letjes) adalah bekas badan usaha milik negara Indonesia yang berkantor pusat di Leces, Kabupaten Probolinggo dan bergerak di bidang produksi kertas. Perusahaan ini dinyatakan pailit pada 25 September 2018[1] dan resmi dibubarkan lewat PP No. 9 Tahun 2023 pada 20 Februari 2023.[2]

Sejarah

Awal mula

330px-Papierfabriek_Letjes%2C_bij_Probolinggo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pabrik Kertas Leces pada masa Hindia Belanda

Kertas Leces adalah pabrik kertas tertua kedua di Indonesia, setelah pabrik Kertas Padalarang, karena telah berdiri sejak masa penjajahan Belanda, tepatnya tahun 1939 dan mulai beroperasi tahun 1940 dengan kapasitas produksi sebesar 10 ton/hari, menghasilkan kertas print yang diproses dari bahan baku jerami dan dilakukan proses pensodaan.

Pada tahun 1959, perusahaan ini resmi dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia,[3] dan pada tahun 1961, status perusahaan ini diubah menjadi perusahaan negara dengan nama PN Kertas Leces.[4] Pada tahun 1982, status perusahaan ini kembali diubah menjadi persero.[5]

Setelah dipegang oleh pemerintah Indonesia, Kertas Leces mengalami perkembangan pembangunan fisik melalui empat tahapan yang dimulai pada tahun 1960 dan berakhir tahun 1986, sehingga menghasilkan pabrik kertas dan pulp terintegrasi.

Pemberhentian operasi

Pada bulan Mei 2010, Kertas Leces berhenti beroperasi, karena Perusahaan Gas Negara (PGN) menghentikan pasokan gasnya, sebab Kertas Leces sudah menunggak tagihan sebesar Rp41 miliar.[6][7]

Pada tanggal 4 Juni 2012, Kertas Leces mulai beroperasi kembali, dengan memanfaatkan bahan baku yang masih tersisa di pabrik, untuk memproduksi kertas jenis Medium Liner, Kertas HVS untuk buku tulis, dan Kertas Tissue, MG Paper, dengan perkiraan jumlah produksi ± 5.000 Ton/bulan.[8] Namun, setelah cukup lama terlilit masalah keuangan, Kertas Leces akhirnya dinyatakan pailit atau bangkrut oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada tanggal 25 September 2018.[1]

Perusahaan ini sebelumnya juga pernah mendapat suntikan dana talangan dari Perusahaan Pengelola Aset sebesar Rp38,5 miliar.

Produksi

Kapasitas produksi perusahaan ini dulu sebesar 640 ton/hari dan menghasilkan berbagai jenis kertas seperti: kertas HVS, HVO, kertas industri, copying paper, dan newsprint paper.

Kertas Leces adalah salah satu pabrik kertas di Indonesia yang telah dapat memproduksi kertas dengan memanfaatkan kertas daur ulang dan limbah tebu sebagai bahan mentahnya. Inilah upaya Kertas Leces untuk menuju perusahaan dengan eco-label.

Kertas Leces juga berkomitmen untuk menjaga kondisi lingkungan sekitarnya dengan meminimalkan proses-proses kimia yang berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, berbagai proses produksi juga dikontrol menggunakan komputer berteknologi tinggi untuk menjamin kualitas produksi yang stabil dan maksimal.

Referensi

  1. 1 2 Septiadi, Anggar (25 September 2018). Winarto, Yudho (ed.). "Pengadilan putuskan Kertas Leces kini berstatus pailit". Kontan.co.id. Diakses tanggal 20 Januari 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hayat, Wiji Nur (22 Februari 2023). "Breaking! Selain Merpati, Jokowi Bubarkan Kertas Leces". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 17 Mei 2023.
  3. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 1959" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 16 Juni 2022.
  4. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 137 tahun 1961" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 16 Juni 2022.
  5. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 1982" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 16 Juni 2022.
  6. ↑ David Priyasidharta (10 April 2012). "Bayar Gaji Karyawan, PT Kertas Leces Jual Aset". Tempo.co. Tempo.Co. Diakses tanggal 14 Juli 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ Surabaya Post Online (12 April 2012). "Pabrik Kertas Leces Bangkrut". Surabaya Post Online. Diakses tanggal 14 Juli 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Humas PTKL (12 Juni 2012). "PT. Kertas Leces Beroperasi Kembali". Situs Resmi BUMN. Diakses tanggal 1 Agustus 2012.[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Mantan badan usaha milik negara di Indonesia (daftar)
Menjadi anak usaha
BUMN lain
Digabung ke/dengan
BUMN lain
Dijual ke swasta
Diubah statusnya
Dibubarkan


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan