Sabtu, 26 September 2026
00:37 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Museum Waja Sampai Kaputing

Museum Waja Sampai Kaputing

museum di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Museum "Waja Sampai Kaputing"
250px-Museum_Waja_Sampai_Kaputing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,14,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Museum_Waja_Sampai_Kaputing&revid=29292071&groups=_3f5289c38fda17cd76e7f331dc5b95951850b4e5&parser=parsoidKoordinat: 3°18′13.03″S 114°36′32.65″E / 3.3036194°S 114.6090694°E / -3.3036194; 114.6090694
Informasi
Didirikan pada1989
Koordinat3°18′13″S 114°36′33″E / 3.30362°S 114.60907°E / -3.30362; 114.60907
AlamatJalan Sultan Adam Kompleks Haji Andir, Kampung Kenanga Ulu RT 14
Kategori di CommonsMuseum Waja Sampai Ka Puting

Museum Waja Sampai Kaputing atau Museum Wasaka adalah sebuah museum perjuangan rakyat Kalimantan Selatan.[1] Arti dari Waja Sampai Kaputing sendiri yaitu "perjuangan yang tidak berhenti hingga tetes darah penghabisan", di mana kalimat ini merupakan motto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan.[2]

Museum ini terletak di Kompleks H. Andir, Kampung Kenanga Ulu, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.[3] Museum ini berada di tepi sungai Martapura dan berdampingan dengan Jembatan 17 Mei (Jembatan Banua Anyar), sehingga para pengunjung bisa mengakses museum ini menggunakan kelotok.[4]

Sejarah

Museum ini didirikan atas prakarsa Gubernur Kalimantan Selatan dan mendapat dukungan dari para pejuang, budayawan, seniman, sejarawan, dan masyarakat umum di Kalimantan Selatan. Pada 1989, dibentuk tim untuk melaksanakan kegiatan pendataan benda-benda bersejarah yang pernah digunakan oleh pejuang Kalimantan Selatan pada masa Perang Banjar, masa kolonial Belanda, masa Jepang dan masa Revolusi Fisik 1945-1949. Tim tersebut berhasil mengumpulkan benda-benda bersejarah untuk dijadikan koleksi museum Perjuangan Rakyat Kalimantan Selatan Waja sampai Kaputing Banjarmasin. Museum ini diresmikan oleh Gubernur Kepala Daearah Tk I Propinsi Kalimantan Selatan, Ir. H.M. Said pada 10 November 1991 bertepatan dengan Hari Pahlawan.[4]

Museum ini menempati bangunan Rumah Bubungan Tinggi (Rumah Banjar Baanjung)[5] yang telah dialihfungsikan dari hunian menjadi museum sebagai upaya konservasi bangunan tradisional.[6]

Koleksi

330px-Pistol_VOC_Museum_Wasaka.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pistol VOC koleksi Museum Wasaka di Banjarmasin.
Koleksi Museum Waja Sampai Kaputing.

Koleksi yang dipamerkan di Museum "Waja Sampai Kaputing" pada saat ini baru menyangkut benda-benda bersejarah yang digunakan para pejuang pada masa revolusi fisik di Kalimantan Selatan, di antaranya foto-foto, kepala perahu, jimat, peta lokasi pertempuran, senjata tradisional, dan senjata api yang digunakan para pejuang kemerdekaan, pakaian, dan perlengkapan penunjang pejuang lainnya yang digunakan para pejuang kemerdekaan.[4]

Waktu kunjungan

Waktu Kunjung Museum Waja Sampai Kaputing adalah sebagai berikut:[4]

  • Selasa, Rabu, dan Kamis: Pukul 08.30 - 13.30 WITA
  • Jumat : Pukul 08.30 - 10.30 WITA
  • Sabtu : Pukul 08.30 - 12.30 WITA
  • Minggu : Pukul 08.30 - 13.30 WITA
  • Senin dan libur nasional : Tutup

Sarana

Sarana museum ini dilengkapi dengan fasilitas sebagai berikut:[7]

  • Ruang Pamer Tetap
  • Ruang Penyimpanan Koleksi/ storage

Referensi

  1. ↑ Marijan, Kacung (2012) Album budaya: direktori museum Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. hlm. 560
  2. ↑ "Website Resmi Provinsi Kalimantan Selatan". kalselprov.go.id. Diakses tanggal 2024-06-05.
  3. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Banjarmasin Utara". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  4. 1 2 3 4 "Museum Waja Sampai Kaputing - Kecamatan Banjarmasin Utara". utara.banjarmasinkota.go.id. Diakses tanggal 2022-12-11.
  5. ↑ Direktori Museum Indonesia. Jakarta: Sekretariat Direktorat Jendral Kebudayaan Kemendikbud. 2012. hlm. 560–561.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Rahmawati, Maulida; Subroto, Wisnu; Mardiani, Fitri (2025-04-20). "Strategi Edukasi Cagar Budaya Kota Banjarmasin Melalui Digitalisasi Berbasis Flipbook". Jurnal Artefak. 12 (1): 17–26. doi:10.25157/ja.v12i1.17825. ISSN 2580-0027.
  7. ↑ Pedoman Museum Indonesia (PDF).{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Daerah Istimewa Yogyakarta
DKI Jakarta
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Aceh
Bengkulu
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat


Ikon rintisan

Artikel bertopik museum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan