Kabupaten Labuhanbatu | |
|---|---|
| Transkripsi bahasa daerah | |
| • Abjad Jawi | کابوڤاتين لابوهن باتو |
| • Surat Batak | ᯂᯅᯮᯇᯖᯩᯉ᯲ ᯞᯅᯮᯂᯉ᯲ᯅᯖᯮ |
| Motto: Ika Bina En Pabolo Kita Bangun dan Perbaiki | |
![]() Peta Kabupaten Labuhanbatu | |
| Koordinat: 2°16′00″N 100°06′00″E / 2.26667°N 100.1°E / 2.26667; 100.1 | |
| Negara | |
| Provinsi | Sumatera Utara |
| Tanggal berdiri | 24 November 1956[1] |
| Dasar hukum | UU No. 21 Tahun 2024[1] |
| Hari jadi | 17 Oktober 1945 |
| Ibu kota | Rantau Prapat |
| Jumlah satuan pemerintahan | Daftar
|
| Pemerintahan | |
| • Bupati | Maya Hasmita |
| • Wakil Bupati | Jamri |
| • Sekretaris Daerah | M. Yusuf Siagian |
| • Ketua DPRD | Arjan Pribadi Ritonga |
| Luas | |
| • Total | 2.156 km2 (832 sq mi) |
| Populasi | |
| • Total | 511.704 |
| • Kepadatan | 240/km2 (610/sq mi) |
| Demografi | |
| • Agama | |
| • Bahasa | Indonesia (resmi), Batak (Batak Toba dan Batak Angkola), Melayu (Melayu Bilah–Panai), dan Jawa |
| • IPM | tinggi [5] |
| Zona waktu | UTC+07:00 (WIB) |
| Kode pos | 21411 - 21473 |
| Kode BPS | |
| Kode area telepon | 0624 |
| Pelat kendaraan | BK xxxx Y |
| Kode Kemendagri | 12.10 |
| APBD | Rp 1.447.190.000.000,- (2024)[6] |
| PAD | Rp 220.480.000.000,- (2024)[6] |
| DAU | Rp 703.270.785.000,- (2024)[7] |
| DAK | Rp 269.822.028.000,- (2024)[8] |
| Situs web | www.labuhanbatukab.go.id |
Kabupaten Labuhanbatu (Abjad Jawi: کابوڤاتين لابوهن باتو; Surat Batak: ᯂᯅᯮᯇᯖᯩᯉ᯲ ᯞᯅᯮᯂᯉ᯲ᯅᯖᯮ) adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.[9][10] Ibu kota kabupaten ini terletak di Rantau Prapat. Pada tahun 2022, penduduk Kabupaten Labuhanbatu berjumlah 508.024 jiwa, dengan kepadatan 240 jiwa/km2[11] dan pada pertengahan 2024, jumlah penduduk Kabupaten Labuhanbatu sebanyak 511.704 jiwa.[3]
Kabupaten Labuhanbatu terkenal dengan hasil perkebunan kelapa sawit dan karet. Kabupaten Labuhanbatu mempunyai kedudukan yang cukup strategis, yaitu berada pada jalur lintas timur Sumatra dan berada pada persimpangan menuju Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau, yang menghubungkan pusat-pusat perkembangan wilayah di Sumatra dan Jawa serta mempunyai akses yang memadai ke luar negeri karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Dua kesultanan besar pernah berdiri di sini, yakni Kesultanan Bilah yang beribu kota di Negeri Lama dan Kesultanan Panai yang beribu kota di Labuhan Bilik. Kabupaten Labuhanbatu adalah salah satu daerah strategis di Provinsi Sumatera Utara yang dikenal sebagai pusat ekonomi penting di jalur lintas timur Sumatra. Kabupaten ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkebunan dan perdagangan.
Geografi
Pada mulanya luas kabupaten ini adalah 9.223,18 km² atau setara dengan 12,87% dari luas wilayah Provinsi Sumatera Utara. Sebagai kabupaten terluas kedua setelah Kabupaten Tapanuli Selatan, sedangkan jumlah penduduknya sebanyak 1.431.605 jiwa pada tahun 2007. Kabupaten Labuhanbatu terletak pada koordinat 10 260–20 110 Lintang Utara dan 910 010–950 530 Bujur Timur. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, maka luas kabupaten ini menjadi 2.561,38 km² dan penduduknya sebanyak 493.899 jiwa pada tahun 2020.[11] Pada tahun 2003 kabupaten ini menjadi salah satu daerah kabupaten/kota dengan ekonomi terbaik se-Indonesia.
Batas Wilayah
| Utara | Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Selat Malaka |
|---|---|
| Timur | Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau |
| Selatan | Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara |
| Barat | Kabupaten Labuhanbatu Utara |
Pemerintahan
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Bupati menjadi pemimpin tertinggi di lingkungan pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu. Bupati Labuhanbatu bertanggung jawab kepada Gubernur Provinsi Sumatera Utara atas wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Saat ini, bupati atau kepala daerah yang menjabat di Kabupaten Labuhanbatu ialah Maya Hasmita, didampingi wakil bupati Jamri. Mereka menang pada pemilihan umum Bupati Labuhanbatu 2024. Maya Hasmita menjadi Bupati definitif Kabupaten Labuhanbatu yang ke-21. Maya Hasmita dan Jamri dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di DKI Jakarta, untuk periode jabatan 2025-2030.[12]
| No. | Bupati | Mulai jabatan | Akhir jabatan | Prd. | Wakil Bupati | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 21 | Maya Hasmita | 20 Februari 2025 | Petahana | 21 (2024) |
Jamri | ||
Dewan Perwakilan
Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dalam tiga periode terakhir.
| Partai Politik | Jumlah Kursi dalam Periode | |||
|---|---|---|---|---|
| 2014–2019[13] | 2019–2024[14] | 2024–2029 | ||
| PKB | 3 | |||
| Gerindra | 4 | |||
| PDI-P | 6 | |||
| Golkar | 5 | |||
| NasDem | 3 | |||
| Gelora | (baru) 1 | |||
| PKS | 1 | |||
| Hanura | 5 | |||
| PAN | 3 | |||
| PBB | 2 | |||
| Demokrat | 6 | |||
| Perindo | (baru) 4 | |||
| PPP | 5 | |||
| Berkarya | (baru) 1 | |||
| PKPI | 2 | |||
| Jumlah Anggota | 45 | |||
| Jumlah Partai | 12 | |||
Kecamatan

Pada mulanya, jumlah kecamatan di kabupaten ini adalah 22 kecamatan. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, maka jumlah kecamatan di kabupaten ini menjadi 9 kecamatan. Berikut nama-nama kecamatan tersebut:
- Bilah Barat
- Bilah Hilir
- Bilah Hulu
- Panai Hilir
- Panai Hulu
- Panai Tengah
- Pangkatan
- Rantau Selatan
- Rantau Utara
Pemekaran kabupaten
Sejak 24 Juni 2008, jumlah kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu berkurang dengan adanya pemekaran dari kabupaten ini, yaitu melalui pembentukan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kabupaten Labuhanbatu Utara
Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Demografi
Suku Bangsa

Penduduk Kabupaten Labuhanbatu memiliki latar belakang yang berbeda-beda atau multietnis. Berbagai suku bangsa bercampur di sini, namun suku asli kabupaten ini ialah suku Melayu meskipun suku Batak telah lama menjadi bagian penting dari masyarakat Labuhanbatu. Kini, suku Batak menjadi suku mayoritas di Kabupaten Labuhanbatu dan hidup berdampingan bersama suku Melayu, suku Jawa, dan suku lainnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dari hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010, sebanyak 44,43% penduduk Kabupaten Labuhanbatu berasal dari suku Batak. Subsuku Batak dalam sensus 2010 di Kabupaten Labuhanbatu diantaranya yaitu Batak Toba, Batak Angkola, Batak Mandailing, dan beberapa dari Batak Pakpak dan Batak Karo.[15]
| Suku bangsa di Kabupaten Labuhanbatu (2010)[16] | ||||
|---|---|---|---|---|
| Suku bangsa | Persen | |||
| Batak | 44,43% | |||
| Jawa | 40,51% | |||
| Melayu | 8,18% | |||
| Lainnya | 5,67% | |||
| Minangkabau | 0,96% | |||
| Aceh | 0,25% | |||
Kemudian, penduduk dari suku Jawa sebanyak 40,51%, suku Melayu sebanyak 8,18% yang kebanyakan berada di Kecamatan Panai Tengah, Kecamatan Panai Hilir, Kecamatan Panai Hulu, dan Kecamatan Bilah Hilir. Kemudian penduduk dari orang Minangkabau sebanyak 0,96%, suku Aceh sebanyak 0,25%, dan suku lain sebanyak 5,67%, termasuk orang Tionghoa, suku Nias, dan lainnya.[15]
Agama


Selain suku bangsa yang berbeda-beda, keyakinan dan agama yang dianut masyarakat Kabupaten Labuhanbatu juga beragam. Dari hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010, sebagian besar penduduk Kabupaten Labuhanbatu menganut agama Islam. Penduduk yang menganut agama Islam sebanyak 82,92%, umumnya dianut oleh etnis Batak (Batak Angkola dan Batak Mandailing), Melayu, Jawa, Minangkabau, dan Aceh. Sementara penduduk yang menganut agama Kekristenan yakni 15,11%, di mana Kekristenan Protestan sebanyak 13,95% dan Kekristenan Katolik sebanyak 1,16%.[4] Agama Kekristenan kebanyakan dianut oleh warga Batak (Batak Toba, Batak Karo, dan Batak Simalungun), Nias, dan sebagian Tionghoa.
Penduduk yang menganut agama Buddha sebanyak 1,60%, umumnya adalah warga Tionghoa yang kebanyakan berada di Kecamatan Rantau Utara. Kemudian, sebagian kecil menganut agama Hindu yakni 0,01% dan lainnya sebanyak 0,36%.[4] Untuk sarana rumah ibadah di Kabupaten Labuhanbatu hingga tahun 2021, terdapat 553 masjid, 265 musala, 260 gereja Kekristenan (226 gereja Kekristenan Protestan dan 34 gereja Kekristenan Katolik), dan 12 wihara.[11]
Pendidikan
Saat ini di Kabupaten Labuhanbatu memiliki setidaknya 239 sekolah dasar, 33 sekolah menengah pertama, dan 15 sekolah menengah atas yang semuanya berstatus negeri menurut BPS kabupaten ini, serta 3 perguruan tinggi swasta:
- STMIK Mulia Darma
- Universitas Labuhanbatu (ULB)
- Universitas Islam Labuhan Batu (UNISLA)
- Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu (UNIVA)
- STITA Al-Bukhary
- AKBID IKABINA Labuhanbatu
Transportasi
Laut
- Pelabuhan Tanjung Sarang Elang, di Kecamatan Panai Hulu
- Pelabuhan Sei Berombang, di Kecamatan Panai Hilir
Pariwisata
Objek Wisata
- Pemandian Alam Aek Pala, di Kecamatan Bilah Barat.
- Air Terjun Linggahara (Air Terjun Baru), di Kecamatan Rantau Selatan.
- Pulau Sikantan, di Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu.
- Aek Sirao-rao, di Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu.
- Wisata Tugu Juang 45, di Kelurahan Lobu Sona, Kecamatan Rantau Selatan.
- Air Terjun Sampuran, di Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara.
- Alam Bandar Kumbul Bumi Perkemahan, di Kecamatan Bilah Barat.
- Pantai Indah Alam Lestari (Pantai Kahona), di Kecamatan Panai Hilir.
- Air Terjun Batu Licin, di Kelurahan Lobu Sona, Kecamatan Rantau Selatan.
- Air Terjun Talsim, Aek Matio, di Kecamatan Rantau Utara.
- Aek Makkusaksak/sak-sak, di Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu.
- Puncak Bukit Torpis.
Referensi
- 1 2 "Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2024 tentang Kabupaten Labuhanbatu di Provinsi Sumatera Utara" (PDF). Lembaran Negara Republik Indonesia. 2024-07-02. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2024-07-15. Diakses tanggal 2024-07-15.
- ↑ "Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008 menyatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengurangi luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu". ww1.legalitas.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-09. Diakses tanggal 2020-06-09.
- 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 November 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Labuhan Batu". www.sp2010.bps.go.id. BPS. Diakses tanggal 18 Juni 2020.
- ↑ "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2025". www.sumut.bps.go.id. Diakses tanggal 6 Maret 2026.
- 1 2 "Postur APBD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2024". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ "Rincian Dana Transfer Umum T.A 2024 Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ "Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer Ke Daerah T.A 2024 Provinsi Sumatera Utara". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). hlm. 27. Diakses tanggal 23 November 2024.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Désémber 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|archive-date= - ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- 1 2 3 "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2023" (pdf). www.labuhanbatukab.bps.go.id. hlm. 6, 62, 148. Diakses tanggal 12 September 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Jaya11, Mustaqim Indra (13 September 2021). "Akhirnya, Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Dilantik, Edy Rahmayadi Singgung Duit APBD". Tribunnews.com. Diakses tanggal 17 Maret 2022.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Labuhanbatu Periode 2014-2019
- ↑ "Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Labuhanbatu 2019-2024". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-01-10. Diakses tanggal 2020-05-18.
- 1 2 "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2018" (pdf). northsumatrainvest.id. 2018. hlm. 64. Diakses tanggal 17 Maret 2022.
- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 10 Januari 2025.
Lihat pula
Pranala luar
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
| ||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
