Rabu, 04 November 2026
10:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Rantau Selatan, Labuhanbatu

Rantau Selatan, Labuhanbatu

kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara

Bagikan:
Rantau Selatan
Peta lokasi Kecamatan Rantau Selatan
Peta lokasi Kecamatan Rantau Selatan
Koordinat: 2°05′43″N 99°51′11″E / 2.09540822°N 99.85311154°E / 2.09540822; 99.85311154
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenLabuhanbatu
Pemerintahan
 • CamatAde Ramadhiansyah Siregar, SE [1]
Populasi
 • Total75.395 jiwa
 • Kepadatan1.172/km2 (3,040/sq mi)
Kode pos
21421 - 21429
Kode Kemendagri12.10.02 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS1207210 Suntingan nilai di Wikidata
Luas64,32 km²
Kepadatan1172
Desa/kelurahan9 kelurahan
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Rantau_Selatan%2C_Labuhanbatu&revid=29382327&groups=_0a5e2d0cc92def728791ad36c320c9af5d8f7316&parser=parsoid

Rantau Selatan adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Labuhanbatu, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Sebelumnya, bersama dengan kecamatan Rantau Utara, merupakan bagian dari Kota Administartif Rantau Prapat. Di kecamatan ini terdapat 2 Sekolah Menengah Atas yaitu SMA Negeri 1 Rantau Selatan di keluarahan Pardamean dan SMA Negeri 2 Rantau Selatan di kelurahan Sioldengan. Pada tahun 2021, jumlah penduduk kecamatan ini sebanyak 75.395 jiwa, dengan kepadatan 1.172 jiwa/km².[2]

Wilayah administrasi

Kecamatan Rantau Selatan terdiri dari 9 kelurahan, yakni:

  • Kelurahan Bakaran Batu
  • Kelurahan Danobale
  • Kelurahan Lobu Sona
  • Kelurahan Perdamean
  • Kelurahan Sidorejo
  • Kelurahan Sigambal
  • Kelurahan Sioldengan
  • Kelurahan Ujung Bandar
  • Kelurahan Urung Kompas

Demografi

Suku bangsa

Penduduk kecamatan Rantau Selatan memiliki latar belakang suku bangsa yang berbeda-beda, yang didominasi oleh suku Batak dan Jawa. Data Badan Pusat Statistik dari hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010, persentasi penduduk kecamatan ini berdasarkan suku bangsa yakni suku Batak sebanyak 59,66%. Suku Batak dalam Sensus 2010 di Labuhanbatu sebagian besar adalah Batak Angkola, Toba, Mandailing, dan sebagian Karo dan Pakpak.[3] Penduduk dari suku Jawa sebanyak 34,18%, kemudian Melayu sebanyak 1,82%, Minangkabau sebanyak 0,60%, Aceh sebanyak 0,16%. Suku lain sebanyak 3,58%, termasuk Tionghoa, Nias, Bugis, Sunda, dan lainnya.[3]

Agama

Mayoritas penduduk Kecamatan Rantau Selatan memeluk agama Islam. Berdasarkan komposisi agama penduduk, Desa Lobu Sona merupakan desa dengan tingkat keberagaman tertinggi di Kecamatan Rantau Selatan. Adapun desa-desa lainnya cenderung lebih homogen, dengan penduduk beragama Islam mendominasi lebih dari 90% di sebagian besar desa.[4]

Pada tahun 2021, di Kecamatan Rantau Selatan terdapat 57 masjid, 45 musala, 22 gereja Protestan, 1 gereja Katolik dan 2 vihara.[2]

Agama di Kecamatan Rantau Selatan (2024)[4]
Agama Persen
Islam
  
89,18%
Kristen Protestan
  
9,43%
Kristen Katolik
  
0,75%
Hindu
  
0,00%
Buddha
  
0,63%
Konghucu
  
0,00%
Kepercayaan terhadap Tuhan YME
  
0,01%

Referensi

  1. ↑ "Danramil 08/RP Silahturahmi dengan Camat dan Lurah se-Kecamatan Rantau Selatan". utamanews.com. 31 Januari 2024.
  2. 1 2 3 "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2022" (pdf). www.labuhanbatukab.bps.go.id. hlm. 6, 59, 148. Diakses tanggal 17 Maret 2022.
  3. 1 2 "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2018" (pdf). northsumatrainvest.id. 2018. hlm. 64. Diakses tanggal 17 Maret 2022.
  4. 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 15 Juni 2026.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan