Selasa, 20 Oktober 2026
12:40 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Orang-orang Indo-Arya

Orang-orang Indo-Arya

suku bangsa

Bagikan:
Artikel ini adalah bagian dari seri:
Topik Indo-Eropa
250px-Indo-European_migrations.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Bangsa Indo-Arya mengacu pada dua arti menurut pembagian waktu, yaitu bangsa Indo-Arya Kuno dan Indo-Arya Modern. Bangsa Indo-Arya Kuno adalah penggembala dan keturunannya yang bermigrasi dari Asia Tengah ke Asia Selatan pada milenium kedua SM. memperkenalkan bahasa Proto-Indo-Arya dan turunannya, yang terkenal adalah bahasa Sanskerta dan bahasa-bahasa Prakerta.[1][2] Bangsa Indo-Arya Modern mengacu hanya pada penutur jati bahasa-bahasa Indo-Arya modern.

Sejarah

250px-Indo-Iranian_origins.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kebudayaan-kebudayaan arkeologis yang berkaitan dengan migrasi Indo-Iran (menurut EIEC). Kebudayaan Andronovo, Baktria–Margiana, dan Yaz sering dikaitkan dengan migrasi Indo-Iran. Kebudayaan GGC, Kuburan H, Timbunan Tembaga, OCP, dan PGW adalah kandidat kebudayaan arkeologis yang berhubungan dengan Migrasi Indo-Arya.

Pengenalan bahasa Indo-Arya di anak benua India adalah hasil dari migrasi Indo-Arya dari Asia Tengah ke anak benua India utara (kini Bangladesh, Bhutan, India, Afghanistan, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka modern). Migrasi ini dimulai sekitar 1.800 SM, setelah penemuan kereta perang, dan membawa bahasa-bahasa Indo-Arya ke Syam (lihat Superstratum Indo-Arya di Mitanni) dan mungkin Asia Dalam (lihat Wusun).[3]

Bangsa Proto-Indo-Iran, leluhur dari bangsa Indo-Arya, berhubungan dengan kebudayaan Sintashta (2100–1800 SM),[4][5] dan kebudayaan Andronovo,[3] yang berkembang sekitar tahun 1800-1400 SM di stepa di sekitar Laut Aral, kini Kazakhstan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Bahasa Proto-Indo-Arya mulai terpisah pada sekitar 1800–1600 SM dari bahasa Proto-Indo-Iran,[6] penuturnya bergerak ke selatan melalui kebudayaan Baktria–Margiana, sebelah selatan kebudayaan Andronovo, menyerap beberapa keyakinan dan tradisi keagamaan khas mereka dari Baktria–Margiana, dan kemudian bermigrasi lebih jauh ke selatan ke Syam dan barat laut India.[7][1] Migrasi bahasa Indo-Arya adalah bagian dari penyebaran rumpun bahasa Indo-Eropa yang lebih besar dari tanah air Proto-Indo-Eropa di stepa Pontus-Kaspia yang dimulai pada milenium ke-4 SM.[1][8][9] Kebudayaan GGC, Kuburan H, Timbunan Tembaga, OCP, dan PGW kemungkinan merupakan kebudayaan yang berhubungan dengan bangsa Proto-Indo-Arya.

Bangsa Indo-Arya Kuno disatukan oleh norma-norma budaya dan bahasa yang sama, yang disebut sebagai aryā, yang berarti "bangsawan." Difusi budaya dan bahasa ini terjadi oleh sistem patron-klien, yang memungkinkan penyerapan dan akulturasi kelompok lain ke dalam budaya ini, dan menjelaskan pengaruh kuat pada budaya lain yang berinteraksi dengannya.

Sementara penutur bahasa Indo-Arya sebagian besar terdapat di bagian utara India, tetapi secara genetika, semua orang Asia Selatan di seluruh anak benua India adalah keturunan dari campuran pemburu-pengumpul Asia Selatan, pemburu-pengumpul Iran, dan penggembala padang rumput Asia Tengah dalam proporsi yang beragam.[10][11] Selain itu, penutur bahasa Austroasiatik dan Sino-Tibet berkontribusi pada pembentukan genetika penduduk Asia Selatan.[12]

Paham Aryanisme Pribumi menyebarkan gagasan bahwa bangsa Indo-Arya adalah penduduk asli anak benua India, dan bahwa bahasa Indo-Eropa menyebar dari sana ke Asia Tengah dan Eropa. Dukungan modern untuk pemahaman ini berdasarkan ideologi politik, dan tidak memiliki dasar dalam data objektif dan keilmuan arus utama yang ilmiah.[13][14][15][16][17]

Daftar suku bangsa Indo-Arya Kuno

Daftar suku bangsa Indo-Arya Modern

Indo-Arya modern
250px-Major_Indo-Aryan_languages.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta tahun 1978 menunjukkan letak persebaran penutur bahasa-bahasa utama Indo-Arya. (Urdu dikategorikan sebagai bagian dari Hindi. Romani, Domari, dan Lomavren berada di luar cakupan peta.) Daerah bertitik/bergaris menunjukkan di mana multibahasa umum dipakai.
  Tengah
  Dardik
  Timur
  Utara
  Barat
Jumlah populasi
~1,5 miliar
Daerah dengan populasi signifikan
 Indialebih 911 juta[18]
 Pakistanlebih 233 juta[19]
 Bangladeshlebih 160 juta[20]
   Nepallebih 26 juta
 Sri Lankalebih 14 juta
 Myanmarlebih 1 juta
 Mauritiuslebih 725.400
 Maladewalebih 300.000[21]
 Bhutanlebih 240.000
Bahasa
Rumpun bahasa Indo-Arya
Agama
Agama Darma (kebanyakan Hindu; dengan minoritas Buddha, Sikh, dan Jain), Islam, Kristen, dan beberapa non-agamis seperti ateis/agnostik

Lihat juga

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 3 Anthony 2007.
  2. ↑ Erdosy 2012.
  3. 1 2 Anthony 2009, hlm. 49. sfn error: tanpa target: CITEREFAnthony2009 (bantuan)
  4. ↑ Anthony 2007, hlm. 390 (fig. 15.9), 405–411.
  5. ↑ Kuz'mina 2007, hlm. 222.
  6. ↑ Anthony 2007, hlm. 408.
  7. ↑ George Erdosy (1995). "The Indo-Aryans of Ancient South Asia: Language, Material Culture and Ethnicity", p. 279
  8. ↑ Johannes Krause mit Thomas Trappe: Die Reise unserer Gene. Eine Geschichte über uns und unsere Vorfahren. Propyläen Verlag, Berlin 2019, p. 148 ff.
  9. ↑ "All Indo-European Languages May Have Originated From This One Place". IFLScience (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Reich et al. 2009.
  11. ↑ Narasimhan et al. 2019. sfn error: tanpa target: CITEREFNarasimhan_et_al.2019 (bantuan)
  12. ↑ Basu et al. 2016.
  13. ↑ Witzel 2001, hlm. 95.
  14. ↑ Jamison 2006.
  15. ↑ Guha 2007, hlm. 341.
  16. ↑ Fosse 2005, hlm. 438.
  17. ↑ Olson 2016, hlm. 136. sfn error: tanpa target: CITEREFOlson2016 (bantuan)
  18. ↑ "India". The World Factbook. 16 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ "Pakistan". The World Factbook. 4 Februari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ "Bangladesh". The World Factbook. 4 Februari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ "Population of Lhotshampas in Bhutan". UNHCR. 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Oktober 2012. Diakses tanggal 23 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan