Rabu, 21 Oktober 2026
17:04 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Suku Dekkan

Suku Dekkan

komunitas suku-geografi

Bagikan:
Suku Dekkan
250px-Portrait_of_Burhan_Nizam_Shah_II.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jumlah populasi
11.747.400 (2011)[1]
Daerah dengan populasi signifikan
India • Arab Saudi • Pakistan • Uni Emirat Arab • Amerika Serikat • Britania Raya • Kanada • Turki
Bahasa
Urdu Dekkan
Agama
Islam
Mayoritas
Sunni (Sufi)
Minoritas
Syiah (menc. Ismailisme dan Syiah Dua Belas Imam)
Kelompok etnik terkait
Muslim Tamil • Muslim Andhra • Muslim Marathi • Muslim Hyderabad • Muhajir • Komunitas Muslim India lainnya

Suku Dekkan adalah sebuah komunitas suku-agama Indo-Arya beragama Islam berbahasa Dekkan yang menghuni atau berasal dari daerah Dekkan di Asia Selatan.[2] Komunitas ini berawal dari peralihan ibu kota Kesultanan Delhi dari Delhi ke Daulatabad pada 1327 selama masa pemerintahan Muhammad bin Tughluq.[3] Garis keturunan lebih lanjut juga dapat diketahui dari Muslim imigran yang disebut sebagai Afaqi,[4] juga dikenal sebagai Pardesi yang datang dari Asia Tengah, Irak dan Iran dan telah bermukim di daerah Dekkan pada masa Kesultanan Bahmani (1347). Migrasi populasi Muslim berbahasa Hindavi ke Dekkan dan kawin campur dengan Hindu setempat yang pindah agama ke Islam,[5] menyebabkan terbentuknya komunitas Muslim berbahasa Hindustan, dikenal sebagai suku Dekkan, yang akan memainkan peranan penting dalam politik daerah Dekkan.[6] Bahasa mereka, bahasa Dekkan, timbul sebagai bahasa prestise linguistik dan budaya pada masa Kesultnana Bahmani, lebih lanjut berkembang pada masa Kesultanan-kesultanan Dekkan.[7]

Setelah keruntuhan kaum Bahmani, periode Kesultanan Dekkan menandai zaman keemasan bagi budaya Dekkan, terutama dalam seni rupa, bahasa, dan arsitektur.[8] Suku Dekkan menjadi minoritas signifikan di negara-negara bagian Dekkan yaitu Maharashtra, Telangana, Andhra Pradesh, Karnataka, Tamil Nadu, dan Kerala, dan menjadi mayoritas di kota-kota tua yaitu Hyderabad dan Aurangabad.[9][10] Setelah Pemisahan India dan aneksasi Hyderabad, komunitas diaspora besar terbentuk di luar daerah Dekkan, khususnya di Pakistan, di mana mereka membentuk porsi signifikan minoritas berbahasa Urdu, Muhajir.[11]

Suku Dekkan lebih lanjut lagi terbagi dalam berbagai kelompok, terutama Hyderabadi (dari Negara Bagian Hyderabad), Mysori (dari negara bagian Mysore), dan Madrasi (dari negara bagian Madras) (meliputi Muslim Kurnool, Nellore, Guntur, Chennai). Bahasa Dekkan adalah bahasa ibu bagi sebagian besar Muslim di negara bagian Maharashtra, Goa, Karnataka, Telangana, Andhra Pradesh, dan dituturkan oleh sebagian Muslim dari Kerala dan Tamil Nadu.

Referensi

  1. ↑ "Deccani population statistics, 2011".
  2. ↑ "Kya ba so ba – Learning to speak south-indian urdu". www.zanyoutbursts.com. Diakses tanggal 2016-03-18.
  3. ↑ Aggarwal, Dr Malti Malik and Mala. Social Science (dalam bahasa Inggris). New Saraswati House India Pvt Ltd. ISBN 978-93-5199-083-3.
  4. ↑ "Āfāqī | people | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-10-25.
  5. ↑ Eaton, Richard Maxwell (2015-03-08). The Sufis of Bijapur, 1300-1700: Social Roles of Sufis in Medieval India (dalam bahasa Inggris). Princeton University Press. ISBN 978-1-4008-6815-5.
  6. ↑ Burton, J. (Februari 1968). "V. N. Misra and M. S. Mate Indian prehistory: 1964. (Deccan College Building Centenary and Silver Jubilee Series, No.32.) xxiii, 264 pp. Poona: Deccan college postgraduate and Research Institute, 1965. Rs.15". Bulletin of the School of Oriental and African Studies. 31 (1): 162–164. doi:10.1017/s0041977x00113035. ISSN 0041-977X. S2CID 161064253.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Bahmani sultanate | historical Muslim state, India". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 2016-03-18.
  8. ↑ "Sultans of Deccan India, 1500-1700 Opulence and Fantasy | The Metropolitan Museum of Art". metmuseum.org. Diakses tanggal 2016-03-18.
  9. ↑ "Urdu is the 2nd most spoken language in 5 states". The Siasat Daily (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2019-09-02. Diakses tanggal 2021-03-04.
  10. ↑ Eaton, Richard Maxwell (1996). Sufis of Bijapur, 1300 - 1700 : social roles of Sufis in medieval India (Edisi 2nd). New Delhi: Munshiram Manoharlal Publ. hlm. 41. ISBN 978-8121507400. Diakses tanggal 11 Mei 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Leonard, Karen Isaksen (2007-01-01). Locating Home: India's Hyderabadis Abroad (dalam bahasa Inggris). Stanford University Press. ISBN 9780804754422.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan