Netralitas artikel ini dipertanyakan. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Jangan hapus pesan ini sampai kondisi untuk melakukannya terpenuhi. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Beberapa atau seluruh referensi dari artikel ini mungkin tidak dapat dipercaya kebenarannya. Bantulah dengan memberikan referensi yang lebih baik atau dengan memeriksa apakah referensi telah memenuhi syarat sebagai referensi tepercaya. Referensi yang tidak benar dapat dihapus sewaktu-waktu. |
| Gunung Kawi | |
|---|---|
| Titik tertinggi | |
| Ketinggian | 2.551 m (8.369 ft)[1] |
| Koordinat | 7°55′S 112°27′E / 7.92°S 112.45°E / -7.92; 112.45 |
| Penamaan | |
| Nama lokal | ꦒꦸꦤꦸꦁꦏꦮꦶ (Jawa) |
| Geografi | |
| Geologi | |
| Usia batuan | Holosen |
| Jenis gunung | Gunung berapi kerucut |
| Busur vulkanik | Busur Sunda |
Gunung Kawi adalah sebuah gunung berapi yang sudah lama tidak aktif, berada di sebelah barat daya Kabupaten Malang, berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Tidak ada catatan sejarah mengenai letusan gunung berapi ini.[1] Gunung ini cukup dikenal karena adanya tempat ziarah Pesarean Gunung Kawi.
Gunung kawi memiliki banyak sebutan, di antaranya Gunung Putri Tidur, karena jika dipandang dari sisi sebelah timur, tepatnya dari arah Kota Malang, dan sisi barat dari Kota Kesamben, Wlingi, Blitar, Gunung Kawi terlihat seperti wanita yang sedang tidur, lengkap dengan kepala berada di sebelah selatan sampai dada dan kaki yang menjuntai ke arah utara.
Banyak yang salah sangka dengan menyebutnya Gunung Butak, karena sejatinya Gunung Butak itu sendiri merupakan puncak tertinggi Gunung Kawi.[2] Memiliki pemandangan pegunungan di sekelilingnya yang sangat indah, juga pemandangan perkotaan yang menarik, dari Kota Batu di sebelah utara, Kota Malang sampai Kepanjen di sebelah timur, pemandangan asri bendungan Sutami di sisi selatan, serta Wlingi, Kabupaten Blitar. Di sisi barat dengan pemandangan perkebunan teh Sirah Kencong.
Banyak jalur pendakian yang bisa di lewati untuk menikmati keindahan Gunung Kawi ini, di antaranya:
- Jalur Panderman, Kota Batu.
- Jalur Mrinci. Kota Batu.
- Jalur Precet, Wagir, Kabupaten Malang.
- Jalur Kucur, Dau, Kabupaten Malang.
- Jalur Kraton Gunung Kawi.
- Jalur Kebun teh Sirah Kencong, Wlingi, Blitar.

Terdapat mata air yang berada di bawah puncak, tepatnya di area camping ground Sabana Kawi.
Galeri
- Pemandangan Gunung Kawi pada tahun 1865-1872 (litografi berdasarkan lukisan oleh Abraham Salm).
Lihat pula
Referensi
- https://sv.wikipedia.org/wiki/Kategori:Pegunungan_Gajahmungkur[pranala nonaktif permanen]
- https://sv.wikipedia.org/wiki/Gunung_Kawi Diarsipkan 2022-09-13 di Wayback Machine
| Gunung |
| |
|---|---|---|
| Pantai |
| |
| Air terjun | ||
| Gua | ||
| Sejarah | ||
| Taman dan hutan | ||
| Jawa |
|
|---|---|
| Bali | |
| Sumatra | |
| Kalimantan | |
- 1 2 "Kawi-Butak". Global Volcanism Program. Institusi Smithsonian.
- ↑ "Rekomendasi Kemping Seru di Malang Dari Gunung Hingga Pantai". Liputan6. 11 Februari 2023. Diakses tanggal 5 Mei 2025.
Artikel bertopik gunung di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
